Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Thursday, May 10, 2018

Pemkab Canangkan BBGRM XV dan HKG PKK ke-46

Pemkab Canangkan BBGRM XV dan HKG PKK ke-46


kraksaan online


Posted: 09 May 2018 04:32 PM PDT

KRAKSAANONLINE.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46 Tahun 2018 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (9/5/2018).

Pencanangan ini ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Probolinggo Happy didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ny. Tri Juningsih Tjahjo Widodo dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Tahun ini, pencanangan BBGRM XV mengambil tema "Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Tingkatkan Peran Serta Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan". Sementara peringatan HKG PKK ke-46 mengambil tema Kerukunan Dalam Keluarga dan Lingkungan Untuk Mewujudkan Indonesia Damai.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala SKPD, Camat dan Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Probolinggo. Hadir pula para pengurus TP PKK Kabupaten Probolinggo, Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan peran aktif serta melestarikan budaya gotong royong sebagai kekuatan membangun desa. Serta menjadikan gotong royong masyarakat dan pemberdayaan kesejahteraan keluarga sebagai momentum kebersamaan dalam menuju masyarakat yang sejahtera.

"Sasarannya meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat, peran aktif masyarakat dalam pembangunan, kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan serta meningkatnya rasa memiliki dan rasa tanggung jawab terhadap hasil-hasil pembangunan di Kabupaten Probolinggo," ungkapnya.

Menurut Heri, BBGRM tahun 2018 dilaksanakan selama 1 (satu) bulan pada bulan Mei 2018 mulai 1 Mei hingga akhir Juni 2018 dikarenakan adanya bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah. Tempat pelaksanaan kegiatan BBGRM di desa dan kelurahan se-Kabupaten Probolinggo.

"Terdapat 4 (empat) bidang kegiatan yang telah dilaksanakan di desa meliputi bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, bidang sosial budaya dan agama serta bidang lingkungan," tegasnya.

Sementara Plt Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ny. Tri Juningsih Tjahjo Widodo saat membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo menyampaikan melalui momentum peringatan HKG PKK diharapkan segenap jajaran TP PKK senantiasa bahu membahu bersama masyarakat untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh keluarga di Indonesia, bahwa keluarga dan lingkungan harus dapat menjadi benteng utama dan pertama untuk menciptakan kondisi masyarakat yang aman, nyaman, tentram dan damai.

"Jika kita dapat menciptakan kondisi tentram dan damai di masyarakat, maka akan tercipta kondisi Indonesia yang damai pula. Untuk itulah melalui tema HKG PKK Ke-46 ini, saya ingin mendorong kita semua jajaran TP PKK agar senantiasa memberikan contoh nyata dan keteladanan dalam ikut serta menciptakan kerukunan keluarga dan lingkungan kita untuk secara bersama-sama turut mewujudkan Indonesia yang aman, nyaman, tentram dan damai, " ungkapnya.

Sedangkan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Probolinggo Happy mengatakan BBGRM menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan semuanya akan arti penting gotong royong, terutama bagi para generasi muda selaku pengemban amanah tongkat perjuangan bangsa di masa yang akan datang.

"Semangat gotong royong sebagai warisan budaya leluhur perlu dilestarikan dan diwujudkan pada semua sektor kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai gotong royong sedini mungkin perlu ditanamkan kepada anak-anak dan generasi muda kita, baik melalui pendidikan maupun praktek-praktek kegiatan yang nyata dan bukan sekedar wacana," katanya.

Dengan BBGRM ini Happy berharap semua elemen masyarakat bisa berperan serta dan bersama-sama melaksanakan gerakan gotong royong dalam setiap pelaksanaan pembangunan desa.

"Khusus kepada Camat dan Kepala Desa untuk satu bulan ke depan minimal, saya minta untuk membudayakan gotong royong di lingkungan masing-masing serta lebih mengedepankan pendekatan gotong royong dalam setiap penyelesaian permasalahan pembangunan, baik yang bersifat fisik maupun non fisik," terangnya.

Terkait peringatan HKG PKK ke-46, Happy menerangkan bahwa tema yang dipilih mengingatkan semua betapa besar dan strategisnya peran PKK dalam mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang damai dan sejahtera. Karena terwujudnya kesejahteraan dalam keluarga akan melahirkan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang harmonis, rukun dan damai.

"Untuk itu perlu adanya dukungan terhadap gerakan PKK agar bisa lebih optimal dalam mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kaum perempuan dan penggiat PKK yang tanpa lelah dengan penuh semangat melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat, " pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan beberapa penghargaan. Meliputi pemenang Lomba Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Berprestasi Tingkat Kabupaten Probolinggo Tahun 2018. Juara 1 Fikri Ridlo Abdillah dari Kecamatan Gading, juara 2 Endang dari Kecamatan Wonomerto dan juara 3 Eka Wahyudi dari Kecamatan Gending.

Lomba Evaluasi Desa Berhasil Tahun 2018, juara 1 Desa Blado Kulon Kecamatan Tegalsiwalan, juara 2 Desa Tempuran Kecamatan Bantaran, juara 3 Desa Kedungrejoso Kecamatan Kotaanyar, juara harapan 1 Desa Jangur Kecamatan Sumberasih, juara harapan 2 Desa Tanjungsari Kecamatan Krejengan dan juara harapan 3 Desa Kertonegoro Kecamatan Pakuniran.

Selanjutnya penghargaan dalam HKG PKK ke-46. Penghargaan kepada kader 15 tahun tanpa putus. Iva Saniati dari Desa Bulang Kecamatan Gending mengabdi selama 36 tahun, Rohaini dari Desa Sumber Kledung Kecamatan Tegalsiwalan mengabdi selama 27 tahun dan Wiwik Wijayati dari Desa Wonokerso Kecamatan Sumber mengabdi selama 26 tahun.

Lomba Penyuluhan di Meja 4 (Pokja IV), juara 1 Yuarini Puryantini dari Posyandu Anggrek Desa Karangren Kecamatan Pajarakan, juara 2 Sutji Amilda A dari Posyandu Teratai Desa Dungun Kecamatan Tongas dan juara 3 Rani Hadi Wulandari dari Posyandu Anggrek Desa Glagah Kecamatan Pakuniran.

Serta pemenang Lomba PHBS Tahun 2017, juara 1 Desa Randujalak Kecamatan Besuk, juara 2 Desa Randupitu Kecamatan Gending, juara 3 Desa Gading Wetan Kecamatan Gading, juara haraoan 1 Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan dan juara harapan 2 Desa Banyuanyar Tengah Kecamatan Banyuanyar. (Zidni Ilham)

Wednesday, May 9, 2018

Desiminasi Teknologi Budidaya Dan Pembenihan Wader

Desiminasi Teknologi Budidaya Dan Pembenihan Wader


kraksaan online


Posted: 08 May 2018 05:10 PM PDT
DRINGU,KRAKSAANONLINE.COM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo, Selasa (8/5/2018) menggelar kegiatan bertajuk desiminasi teknologi budidaya air tawar berupa budidaya wader. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang peserta dari unsur pembudidaya dari Balai Benih Ikan (BBI) Banyuanyar dan Kolam Peragaan dan Pemasaran Ikan (PPI) Diskan Kabupaten Probolinggo.

Selama desiminasi teknologi budidaya air tawar ini, para pembudidaya mendapatkan materi tentang teknik budidaya wader dari narasumber yang berasal dari UPT PBAT (Pengembangan Budidaya Air Tawar) Umbulan.

Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya Hari Pur Sulistiono mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh stok ikan yang mulai habis. Apalagi karena penangkapan yang tidak sesuai atau kegiatan yang merusak kelangsungan ikan.

"Hal inilah yang mengakibatkan jumlah ikan wader semakin lama semakin menurun. Oleh karena itu perlu dibudidayakan ikan wader sehingga tidak tergantung lagi dari produk alam," katanya.

Menurut Ipung, panggilan akrab Hari Pur Sulistiono, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan menyebarkan teknik budidaya dan pembenihan wader. Sekaligus mencegah kelangkaan benih ikan wader di Kabupaten Probolinggo.

"Para peserta ini rata-rata adalah para pembudidaya lele dan nila. Karena budidaya wader tidak beda jauh dengan lele dan nila. Kendalanya, karena sesuatu yang baru, wader suka kepada air yang mengalir, sehingga memerlukan air yang banyak, " tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini Ipung mengharapkan agar ke depan muncul pembudidaya wader sehingga tidak ada lagi penangkapan liar dengan menggunakan strom listrik dan beralih menjadi pembudidaya wader.

"Kalau tidak dibudidayakan dengan baik maka lama-lama keberadaan wader di Kabupaten Probolinggo bisa habis. Padahal prospek pemasarannya sangat bagus sekali. Terutama dalam memenuhi permintaan dari luar daerah yang bisa mencapai 1-3,5 kwintal per hari, " pungkasnya. (Zidni Ilham)
Posted: 08 May 2018 05:04 PM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM – Siapa sangka selain memiliki lautan pasir bromo, Kabupaten Probolinggo juga mempunyai hamparan luas savana (padang rumput) yang eksotis. Savana Sikasur namanya, kemolekan savana yang terletak di kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang (gunung Argopuro) itu bakal menjadi ikon destinasi wisata baru di Kabupaten Probolinggo.

Oleh karena itu sebagai langkah awal dan pengumpulan data, tim ekspedisi Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Kabupaten Probolinggo (eksekutif, legislatif dan KPH Probolinggo) bersama-sama lakukan ekspedisi perdana mengunjungi savana sikasur, Sabtu (05/05/2018) pagi.

Hal ini dilakukan setelah pihak Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo meyakinkan bahwa titik koordinat padang rumput yang masih dihuni oleh beberapa jenis satwa liar dan berpagar vegetasi langka itu masih termasuk dalam wilayah KPH Probolinggo/wilayah administratif Kabupaten Probolinggo.

BACA : 

Savana Sikasur Dipastikan Berada Di Wilayah Kabupaten Probolinggo


Dengan memanfaatkan transportasi ojek wisata yang telah lama tersedia di desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Tim yang terdiri dari berbagai unsur pimpinan di Kabupaten Probolinggo itu pun menerabas ekstrimnya medan terjal sepanjang jalur Baderan-Sikasur dengan jarak 20,9 kilometer.


untuk mencapai lokasi yang diinginkan tersebut bukanlah perkara mudah, trek menanjak berbatu, penuh halang rintang berupa ranting semak dan ilalang liar merupakan karakter jalur yang harus dilalui tim khusus itu. Bagi penggemar olahraga motor trail tentu jalur semacam ini menjanjikan kenikmatan tersendiri, namun bagi para pejabat yang sudah cukup berumur ini tentu akan menjadi "sesuatu" dan pengalaman tersendiri.

Setelah tiga setengah jam lamanya menerabas pekat hutan belantara, tim akhirnya menjejakkan langkah nya di hamparan padang rumput yang luas nya belum pernah terukur itu. Decak kagum pun seakan tak sanggup mereka sembunyikan ketika menikmati pesona alam yang belum banyak di ketahui umum itu.


Hal ini juga diungkapkan oleh Wahid Nurrahman, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo yang juga tergabung dalam tim ekspedisi khusus ini. "Dari usia kanak-kanak saya sudah sering mendengar adanya puncak Rengganis, Taman Hidup, dan Savana Sikasur di kawasan Gunung Argopuro ini, namun baru setelah berusia setengah abad saya baru bisa menikmati keindahan panorama ini," ungkap Wahid Nurrahman.

Melihat keindahan alam yang belum ia saksikan ini, pihaknya optimis jika potensi ini dikemas dan ditata dengan apik tanpa merusak alam yang ada, maka besar kemungkinan akan menarik minat investor untuk berinvestasi pada sektor pariwisata di Kabupaten Probolinggo.

Dengan memperbanyak opsi destinasi wisata, lanjut Wahid, setidaknya ada dua hal yang dapat disasar yaitu meningkatkan jumlah kunjungan wisata serta akan memperlama waktu tinggal wisatawan di Kabupaten Probolinggo.

"Kami sudah merencanakan pada saat pembahasan APBD 2018 yang lalu. Kami harap pada tahun 2019, semua program wisata yang sudah diprogram oleh Disporaparbud bisa kita genjot bersama," tandasnya.


Hal ini juga diamini oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Sidik Widjanarko yang saat itu bertindak sebagai pimpinan ekspedisi. Ia mengemukakan percepatan pengembangan sektor wisata menjadi program prioritas bagi Pemkab Probolinggo.

"Setelah pengembangan wisata danau di kecamatan Tiris beberapa waktu lalu, kami kini fokus pada program B4 yaitu Bremi dengan air terjun, Taman Hidup dan Sikasur, Bromo dengan P30 nya, kemudian Bentar dengan konekting pulau Gili Ketapang dan pulau cinta, serta pengembangan wisata Bhinor," jelas pria berkumis tebal ini.


Terkait pada savana sikasur, Sidik mengutarakan juga tertarik pada pengembangan Ojek wisata di Kecamatan Krucil. Dengan adanya tambahan savana Sikasur dalam wilayah KPH Probolinggo tentu akan melengkapi desain destinasi wisata yang saat ini sedang di kembangkan di kecamatan Krucil yaitu pengembangan wisata air terjun Guyangan dan Darungan serta pembuatan menara pandang di sekitar Taman hidup.

"Ojek wisata hanya sampai air terjun dan taman hidup saja, sedangkan untuk menuju puncak Rengganis dan savana Sikasur, pengunjung harus trekking atau hiking," tegasnya.

Sementara Administratur/Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Probolinggo, Tubagus Aep Sapiudin menambahkan, selain berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan PAD sektor wisata, pihaknya akan mensuport Pemkab Probolinggo untuk terus menciptakan ikon wisata di Kabupaten Probolinggo.

"Ada dukungan positif juga oleh warga masyarakat, pengembangan destinasi wisata ini diharapkan untuk di kelola secara maksimal baik oleh Pemkab maupun investor sehingga akan menarik minat wisatawan dan tentu akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat lokal," pungkas Tubagus.

Setelah berkeliling dan melihat sekitar savana sikasur, tim ekspedisi pun tidak berlama-lama dan segera bergegas menyudahi kegiatan tersebut. Begitu banyak pekerjaan rumah menunggu untuk mereka kerjakan. Tim khusus Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Kabupaten Probolinggo adalah salah satu bentuk ikhtiar Pemkab Probolinggo.

Tak terhitung berapa banyak waktu, tenaga dan pikiran yang telah mereka korbankan. Ekspedisi sikasur adalah salah satu dari ekspedisi-ekspedisi lain yang telah mereka lakukan. Demi satu tujuan yaitu terwujudnya Kabupaten Probolinggo yang Baldatun, Toyyibatun, Warobbun Ghofur. (hendra)
Posted: 08 May 2018 04:44 PM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM – Savana (padang rumput) Sikasur yang berada di Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang (gunung Argopuro) dipastikan berada di wilayah KPH Probolinggo/wilayah administratif Kabupaten Probolinggo.

Hal ini diungkap oleh Administratur/Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Probolinggo, Tubagus Aep Sapiudin saat memantau langsung status tatabatas dan kondisi sebenarnya savana Sikasur bersama tim ekspedisi Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Kabupaten Probolinggo, Sabtu 05/05/2018 siang.

"Status tatabatas Sikasur ini dapat di ketahui secara jelas dengan memanfaatkan aplikasi program pemetaan yang bernama Arcgis Esri. Titik koordinat yang sudah kita tandai dengan alat GPS map ini, nanti bisa kita lihat di aplikasi Arcgis tersebut," kata Tubagus.


Berdasarkan koordinat yang tertera pada GPSmap, kawasan ini terletak pada 7° 58′ LS dan 113° 37′ BT. Untuk di ketahui bahwa kegiatan penandaan koordinat tersebut diperkirakan berada di tengah-tengah kawasan savana sikasur, yaitu diantara puing reruntuhan bangunan kolonial belanda yang berada tepat diatas sungai Kolbu.

Seiring adanya polemik dan perdebatan yang mewarnai status keberadaan savana yang belum terukur secara jelas ini, Tubagus menegaskan bahwa apa yang sedang dilakukan itu bukan hanya semata-mata untuk menentukan status tatabatas saja. Namun pihaknya sedang serius berkontribusi pada sektor wisata dalam rangka peningkatan PAD Kabupaten Probolinggo.


"Setelah kita pastikan status dan batas – batas pada kawasan ini, Segera akan kita input via Google, sehingga tidak ada lagi perbedaan persepsi lagi. Jadi kawasan ini adalah berada di wilayah KPH Probolinggo, bukan daerah lain," tegas pria asal Jawa Barat ini.

"Melihat adanya potensi ini, kami bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan melangkah bersama dalam rangka menciptakan ikon wisata yang menjadi kedambaan di Kabupaten Probolinggo," tandasnya. (hendra)

Sunday, April 29, 2018

 Baksos Pelayanan KB MOP/MOW Berjalan Lancar & Sukses

Baksos Pelayanan KB MOP/MOW Berjalan Lancar & Sukses


kraksaan online


Posted: 29 Apr 2018 09:24 AM PDT
KRAKSAANONLINE.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo bersama tim Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan bakti sosial (baksos) Pelayanan KB MOP (Metoda Operasi Pria) dan MOW (Metoda Operasi Wanita) masal di Rumah Sakit Umum Daerah Waluyo Djati Kraksaan, Minggu (29/04/2018) pagi.

BACA :

Pemkab Siapkan Baksos Pelayanan KB MOP Dan MOW


Selain bekerjasama dengan RSUD Waluyo Djati, PMI dan beberapa OPD terkait lainnya, baksos dalam rangka memperingati Hari jadi kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke 272 ini juga bersinergi dengan program KB dan Kesehatan Komando Distrik Militer (Kodim) 0820 Probolinggo.

Sejak awal pelaksanaannya pada pukul 07.00 WIB, pelayanan Kontrasepsi mantap (kontap) MOP dan MOW ini berjalan lancar, aman dan profesional. Banyaknya personil yang terlibat dalam baksos ini turut membantu lancarnya mobilisasi akseptor dalam alur pelayanan.

Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto sangat mengapresiasi semangat dan kinerja seluruh tim yang terlibat dalam baksos tersebut. "Terimakasih atas kerjasama seluruh pihak yang telah membantu sesuai dengan tupoksinya sehingga secara umum seluruh proses pelayanan berjalan lancar dan aman. Mulai dari pengiriman akseptor, pendaftaran, pemeriksaan awal dan persiapan operasi, sampai dengan pasca operasi dan mobilisasi akseptor menuju ruang pulih sadar," ungkap Anang.

Anang menjelaskan bahwa metode operasi yang dilakukan oleh tim dokter BPPKB Provinsi Jawa Timur bukan metode anastasi umum melainkan operasi caesar ringan. Jadi waktu yang dibutuhkan akseptor untuk pulih sadar pasca operasi tidak terlalu lama yakni sekitar 15-30 menit tergantung kondisi akseptor. "Selama waktu pulih sadar itu mereka selalu di pantau oleh tim dokter dan petugas medis lainnya yang berjaga si ruang pulih sadar," jelasnya

Lebih lanjut Anang mengemukakan, pasca baksos MOW/MOP ini pihaknya tengah menyiapkan langkah selanjutnya untuk memfollow up kondisi akseptor pasca operasi. Langkah ini adalah untuk menjamin kondisi kesehatan akseptor agar segera pulih dan hasil operasi sesuai sesuai dengan harapan. "Petugas kami akan mengunjungi masing-masing rumah akseptor untuk melihat perkembanganya sesudah operasi," tandasnya.

Sementara menurut keterangan Sugianto, Kepala Humas RSUD Waluyo Djati Kraksaan bahwa jumlah akseptor yang dilayani sudah sesuai target yang ditentukan. Minimal 150 akseptor MOW yang harus terlayani dalam baksos tersebut.

"Total keseluruhan yang kami layani hari ini adalah sebanyak 160 akseptor dengan rincian akseptor MOW sebanyak 151 orang dan akseptor MOP sebanyak 9 orang," jelas Sugianto.

Sugianto menambahkan, sampai H-1 pelaksanaan baksos sebenarnya jumlah pendaftar mencapai 179 akseptor. Namun karena adanya hal-hal yang tidak bisa dihindarkan, maka 19 orang tersebut menggagalkan rencananya.

"Hal ini sudah kami prediksi sebelumnya yaitu ketidak hadiran sebanyak 10%. Tapi alhamdulillah semua yang hadir bisa kita layani dengan baik, bahkan akseptor MOP yang sebelumnya terdata 7 orang naik menjadi 9 orang," pungkasnya.

Sukanah (43) warga desa Jangkang Kecamatan Tiris, adalah salah satu akseptor KB suntik yang hari ini berencana untuk menggunakan MOW. Ibu 4 anak ini mengatakan bahwa sebelumnya adalah akseptor KB suntik, karena memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan usia yang sudah cukup tua ia disarankan untuk ikut MOW.

"InsyaAllah saya dan suami sudah siap dan mantap ikut MOW, mengingat usia saya kalau hamil lagi resikonya tinggi," kata Sukanah, tersenyum. (hendra)
Posted: 29 Apr 2018 09:19 AM PDT
KRAKSAANONLINE.COM – Sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Probolinggo "Ngopi Bareng" di tengah ramainya gelaran Kabupaten Probolinggo Expo 2018 di stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Sabtu (28/04/2018) malam.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono ini dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Wahid Nurrahman, dan diikuti oleh perwakilan Kepala Desa serta pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Probolinggo.

Ngopi Bareng ini terbagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok pertama ngopi bareng di stand Kecamatan Krucil di sisi selatan panggung hiburan, dan kelompok kedua ngopi bareng di stand Asosiasi Pengusaha Kopi Kabupaten Probolinggo yang terletak di sisi utara punggung hiburan.

Dua stand tersebut memang sama-sama menyajikan produk unggulan berkualitas berupa seduhan kopi lokal Kabupaten Probolinggo. Selama mereka mengikuti pameran Expo ini, semua produk kopi yang di tawarkan dijual dengan harga promo.

Soeparwiyono berharap kegiatan ini akan menarik minat pengunjung untuk turut mencicipi cita rasa khas yang dimiliki kopi lokal Kabupaten Probolinggo. Sebagai seorang pecinta kopi tentu tidak sulit bagi Soeparwiyono untuk menilai kualitas kopi yang sedang dinikmatinya saat itu.

"Kopi kita memiliki cita rasa yang luar biasa, tidak kalah dengan kopi-kopi daerah lain. Rasanya yang mantap belum pernah saya temui pada kopi mana pun, walau hanya disajikan dengan metode "tubruk", namun tetap tidak mengurangi karakter rasanya yang mewah," ungkapnya saat menikmati secangkir kopi arabika Krucil.

Soeparwiyono mengapresiasi munculnya pengusaha muda yang konsen dalam mengembangkan produk olahan kopi lokal Kabupaten Probolinggo khususnya di Kecamatan Krucil. Untuk itu Pemkab Probolinggo akan berikan support penuh.

"Artinya ada potensi pengembangan ekonomi kreatif dalam hal ini, oleh sebab itu dalam waktu dekat InsyaAllah akan diadakan acara launching kopi lokal Kabupaten Probolinggo agar kopi kita lebih dikenal masyarakat luas. Harapannya dapat mengangkat perekonomian masyarakat dan berimbas ke wilayah lain," tandasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wahid Nurahman mengemukakan bahwa pihaknya juga berniat untuk mempromosikan kopi Krucil yang kian hari makin diminati, tidak hanya lokal saja namun juga dari luar Kabupaten Probolinggo. "Ibarat gayung bersambut, dan memang sudah sepatutnya kita mensuport penuh segala potensi yang kita miliki agar warga masyarakat mampu berdaulat atas daerahnya sendiri," jelasnya.

"Diharapkan produk kopi ini bisa terus berkembang dan dapatnya menjadi sektor penunjang pada program pengembangan wisata khususnya di Kecamatan Krucil," pungkasnya.(hendra)

Saturday, April 28, 2018

 Lagi, Pemkab Probolinggo Raih Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Tingkat JATIM

Lagi, Pemkab Probolinggo Raih Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Tingkat JATIM


kraksaan online


Posted: 27 Apr 2018 04:27 PM PDT
SURABAYA,KRAKSAANONLINE.COM  – 2 (dua) hari setelah menerima penghargaan Prestasi Kinerja dengan Status Sangat Tinggi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2016 dari Kementerian Dalam Negeri RI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali menerima penghargaan serupa untuk tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo itu diterima oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M,Hum pada upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke XXII Tingkat Provinsi Jawa Timur di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (27/4/2017) pagi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Kabupaten Probolinggo atas kinerjanya berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2017 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016 dengan status "Sangat Tinggi."

Pada sambutannya Gubernur Soekarwo menyampaikan selamat sekaligus ucapan terima kasih atas prestasi tingkat nasional yang dicapai Kabupaten Probolinggo bersama beberapa daerah lainnya.

Usai upacara Pj. Bupati Probolinggo R.Tjahjo Widodo melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Tutug Edi Utomo Pj mengatakan penghargaan tersebut merupakan prestasi seluruh jajaran pemerintah daerah dan rakyat Kabupaten Probolinggo.

"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergitas seluruh jajaran pemerintah, legislatif serta partisipasi aktif tokoh dan masyarakat Kabupaten Probolinggo," terangnya. (y0no)

Monday, April 23, 2018

Para Pedagang Pasar Semampir Sambut Bunda Tantri

Para Pedagang Pasar Semampir Sambut Bunda Tantri


kraksaan online


Posted: 23 Apr 2018 05:03 AM PDT
Rombongan Paslon HATI di sambut sangat meriah oleh pedagang di pasar semampir

KRAKSAANONLINE.COM - Paslon Hati (pasangan cabup Hj Tantri dan cawabup, H Timbul) hari Senin (23/4/2018) sekitar 08.00 wib hingga pukul 10.30 wib, bersama anggota DPR RI Komisi VIII, Drs H Hasan Aminuddin Msi, dan bersama Tim Hati lintas partai, H Hasan Irsyat Golkar, H Jon Junaedi, Gerindra, H Suhud PDIP, H Ismail Nasdem, kader Demokrat H Tri Purwadi, dan juga turut ikut ratusan relawan Hati, blusukan ke pasar Semampir Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Rombongan paslon HATI disambut dengan baik dan penuh antusias, pasalnya tim kampaye HATI tidak hanya mengenalkan diri kepada pedagang tapi juga berbagi kebahagian dan rejeki dengan membeli sejumlah barang dagangan para pedagang di pasar semampir.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pedagang, Hj Khalik, menyatakan bangga pasar Semampir dihadiri calon Bupati, Hj Tantri dan Wakilnya, H Timbul. Sehingga calon Bupati incumbent Hj Tantri-H Timbul Prihanjoko yang mempunyai nomer urut 1, benar-benar peduli terhadap kehidupan pedagang.

Dua tahun lalu, kata nyonya Hj Khalik, pasar Semampir direhab total berlantai dua dan menjadikan pasar Semampir terlihat megah, bersih dan indah.

"Kalau ibu Hj Tantri dan H Timbul sudah terbukti kerjanya selama 5 tahun menjabat Bupati. Jadi tidak perlu cari calon bupati yang lain. Ya bunda Tantri saja yang dipilih lagi, agar pembangunan ke depan bertambah bagus dan rakyat tambah sejahtera,"ungkapnya.

Tentu saja banyak harapan besar yang di curahkan para pedagang dari sisi ekonomi maupun dari sisi perkembangan Kabupaten Probolinggo kedepanya dengan kembali HATI memimpin  kembali pada hasil pilkada kedepan.(ridwan)
Posted: 23 Apr 2018 05:02 AM PDT

SURABAYA,KRAKSAANONLINE.COM -Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama 11 Kabupaten dan Kota lainnya di Jawa Timur mengikuti pra evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di ruang rapat Binaloka Pemprov Jatim, Minggu (22/4/2018) malam.

Dua belas Kabupaten dan Kota di Jawa Timur tersebut, tahun ini dinilai oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB) memiliki komitmen yang tinggi dalam perencanaan dan penganggaran yang selaras serasi dengan RPJMD masing-masing daerah.

Selain itu, mereka dinilai telah mampu merumuskan indikator output dan outcome yang smart dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan 10 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur memperoleh nilai BB (sangat baik) sedangkang Kabupaten Banyuwangi memperoleh nilai A (memuaskan).

Pemkab Probolinggo meraih nilai BB dari hasil evaluasi SAKIP tahun 2017 dan membuahkan penghargaan yang diterima tanggal 31 Januari 2018 di Nusa Dua Bali.

KemenPAN dan RB tadi malam mengumpulkan mereka untuk memberikan tantangan berikutnya, antara lain penerapan SAKIP di OPD dan Kecamatan yang diintegrasikan dengan pengembangan Zona Integritas (ZI) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Deputi Pengawasan dan Akuntabilitas KemenPAN dan RB, Mohammad Ateh menganjurkan agar 12 Kabupaten/Kota yang telah baik ini memiliki tekad untuk menjadi lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan publik dengan menerapkan konsep SAKIP, ZI, dan WBK secara terintegrasi, dan dilakukan terus menerus sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat.

"Saya memberi tantangan Sakip, ZI dan WBK ini khususnya untuk Kecamatan, dan tim evaluasi kami akan datang lagi sekitar Agustus-September tahun ini untuk mengevaluasi kinerja daerah" katanya.

Sementara itu, Pj. Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Dinas Kominfo) Tutug Edi Utomo menyatakan akan menindaklanjuti arahan KemenPAN dan RB, menunjuk serta mendampingi RSUD Waluyojati Kraksaan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kominfo, Kecamatan Dringu dan Sumberasih sebagai OPD dan Kecamatan sasaran ZI dan WBK.

"Semoga berkat hidayah Allah SWT kami mampu merealisasikan zona integritas dan wilayah bebas korupsi dalam implementasi SAKIP," pungkasnya.(*)

Posted: 22 Apr 2018 04:57 PM PDT

KRAKSAANONLINE.COM - Bentrokan yang terjadi antara Tim Pemenangan Paslon Nomer Urut 2 ( A. Malik Haramain – H. Muhammad Muzayyan) dengan Kepala Desa Rangkang, Sulaiman berbuntut panjang. Tim pemenangan paslon MMC, melaporkan aksi koboi Sulaiman jumat malam lalu (20/4/2018) ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Kabupaten Probolinggo.

Aksi Sulaiman dianggap menghalang-halangi proses kampanye, yang dilakukan calon nomor urut dua itu. Padahal Sulaiman dalam kapasitasnya sebagai Kades, tidak berhak melarang atau mencegah kampanye Paslon, maka atas tindakan itu tim paslon dua melaporkan Sulaiman. Minggu (22/4/2018).

BACA :

Ini Tanggapan Dari Tim Paslon Tentang Kericuhan Di Rangkang


Hanya saja menurut Divisi Hukum dan Penindakan Gakkumdu Kabupaetn Probolinggo, Fathul Qorib , menjelaskan pihaknya masih menindaklanjuti aduan tim kampanye paslon yang diusung oleh PKB – Demokrat itu, lantaran ada syarat formil yang tidak terpenuhi. 

BACA :

Buntut Kericuhan Tim Kampaye MMC Dengan Kades Rangkang


" Betul, sudah ada laporan dari Tim MMC kemarin (Sabtu,21/4/). Mereka melaporkan kepada kami terkait aksi Kades Rangkang, Sulaiman, namun surat dari tim MMC masih belum lengkap, sehingga masih dalam tindak lanjut," ungkapnya.

BACA :

Video Kericuhan Kades Rangkang dengan Salah Satu Tim Kampaye Palson No 2


Terkait hal itu, pihaknya menjamin bakal segera menyelesaikan laporan itu jika tim MMC datang kembali dan melengkapi laporan itu ke Sentra Gakkumdu."kami menunggu laporan apapun asal jika itu berkaitan dengan pelanggaran Pilkada" pungkasnya.(iwan)
Posted: 22 Apr 2018 10:04 PM PDT

KRAKSAANONLINE.COM - Dalam momentum Hari Jadi ke – 272 tahun 2018 Kabupaten Probolinggo, diharapkan mampu mewujudkan cita-cita luhur, yakni Kabupaten Probolinggo semakin maju dan berkembang menuju Kabupaten yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo Tjahjo Widodo, SH, M.Hum saat menghadiri malam puncak resepsi Hari Jadi ke 272 Kabupaten Probolinggo (Harjakapro ke 272), di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Sabtu (21/04/2018) malam.

"Mari kita lestarikan bersama-sama apapun yang sudah kita raih dan kita miliki agar menjadi catatan sejarah yang akan menginspirasi generasi-generasi berikutnya," kata Tjahjo Widodo dalam sambutannya.

Tjahjo Widodo mengungkapkan ia telah banyak bertemu dan menyapa masyarakat Kabupaten Probolinggo dengan segala potensi yang dimiliki, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Menurut Tjahjo, masyarakat Kabupaten Probolinggo adalah masyarakat yang gigih dan penuh kreatifitas.

"Produk-produk kita ini sangat layak jual bahkan kualitasnya sudah sangat bersaing dalam pasar internasional. Salah satu produk ekspor Kabupaten Probolinggo "bawang rajang" home industri masyarakat Kecamatan Dringu itu kualitasnya tinggi," ungkapnya.

Lebih lanjut Tjahjo Widodo mengutarakan, salah satu syarat agar pertumbuhan ekonomi suatu daerah itu mampu berkembang pesat ialah dengan menghadirkan investor dan membuka peluang bagi mereka untuk menanamkan usahanya di tengah Kabupaten Probolinggo.

"Mari kita promosikan bersama setiap hasil karya masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi agar masyarakat luas makin mengenal produk kita, menghargai serta tertarik untuk membeli," tandasnya.
Terselenggaranya malam puncak resepsi Harjakapro ke 272 tahun 2018 tersebut merupakan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama Forum CSR PT. Paiton Energy yang terdiri dari PT. PJB, PT. YTL Jawa Power, PT. POMI, dan UBJOM Paiton 9.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Tri Juningsih, Sekda Kabupaten Probolinggo, pejabat Forkopimda, jajaran DPRD Kabupaten Probolinggo, Kepala Bakorwil dan segenap pejabat OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Sementara Kepala Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko, selaku panitia penyelenggara peringatan Harjakapro ke – 272 tahun 2018 memaparkan secara keseluruhan rangkaian kegiatan Harjakapro kali ini.

Dalam rangka Harjakapro ke – 272, sebelum pelaksanaan giat malam resepsi ini, beberapa kegiatan juga telah kami laksanakan sebelumnya antara lain donor darah, lomba olahraga tradisional, upacara bendera, ziarah makam Kyai Djoyolelono dan Kyai Djojonegoro, tasyakuran Harjakapro tahun 2018 di Pendopo Kabupaten Probolinggo serta Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Probolinggo.
Lebih lanjut Sidik memaparkan masih ada beberapa kegiatan lainnya yang sudah menunggu, yaitu kegiatan Perempuan Bersholawat, dan Gerakan Hidup Sehat yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 dan 26 April di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, pihaknya kini sedang menyiapkan kegiatan lainnya yaitu Pameran Pembangunan Kabupaten Probolinggo pada tanggal 27-29 April yang akan dipusatkan di stadion Gelar Merdeka, dilanjutkan lomba pencak silat di Gedung Olahraga Gelora Merdeka dan giat MOP 29 di rumah sakit Tongan pada tanggal 29 April 2018.

"Sedangkan sebagai penutup kegiatan, kami sedang menyiapkan event motocross pada tanggal 05-06 Mei ke depan. Event ini sebagai pengganti paralayang, yang tidak bisa dilaksanakan karena faktor cuaca yang kurang memenuhi persyaratan," pungkasnya.(hendra)