Friday, September 14, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Es Juss Raya Sudirman Kraksaan

Posted: 14 Sep 2018 04:11 PM PDT

Jika anda menyukai minuman sehat dan alami dari buah-buahan, tempat ini menjadi salah satu warung yang patut anda coba. Ya,,Warung Es Juss Raya Sudirman. Warung ini berlokasi di JL. Raya Panglima Sudirman, itulah kenapa namanya menjadi Juss Raya Sudirman. Aneka buah tersaji sebagai bahan baku pembuatan juss, mulai dari jeruk, nanas, nangka, apukat, tomat, wortel, dan mix buah.

Lokasi yang sangat strategis di jalan pantura memudahkan anda untuk mencicipi minuman ini, ditambah lagi dengan harga yang sangat terjangkau, anda cukup merogoh kocek anda Rp.2.500 untuk satu gelas jus 1 rasa dan Rp. 3.000 untuk rasa mix buah. Pelayanan dan pembuatan di depan konsumen menjamin kebersihan dan kesegaran buah yang anda mau, dan satu hal lagi TANPA PEMANIS BUATAN.

So, tunggu apa lagi...Kesegaran minuman buah hanya di
ES JUSS RAYA SUDIRMAN
Jl. Raya Panglima Sudirman 357 Kraksaan, Telp. 0335-845821...

Warung Bu Tun

Posted: 14 Sep 2018 04:10 PM PDT


Kalau anda sedang jalan-jalan sore atau malam dan ingin mencoba gorengan tahu isi dan tahu petis coba saja datang ke jln kadang jati dekat kantor samsat kraksaan pas di lampu lalu lintas kadang jati kraksaan . mumpung lagi musim nonton bareng bisa ni buat alternatif snacknya . kalau dibilang topmarkotoplah karena petisnya enak dan banyak, mau coba silakan datang saja ke bu tun pasti pas buka jam sore sampai malam

Warung HJ Sumik

Posted: 14 Sep 2018 04:09 PM PDT



Warung Hj sumik jln raya kraksaan tempatnya dari arah kraksaan ke paiton jadi ketika anda mau pulang dari kraksaan ke situbondo jangan lupa mampir ke sini kalau kemalaman tapi bisa juga cuba menu sotonya juga jangan lupa di mampiri . Warung ini bukanya jam sore saja ehmm menu-menu yang ada seperti nasi goreng ,mei goreng n capjay tapi yang paling dominan banyak pengunjung yang suka sekali dengan menu nasi gorengnya iseng-iseng kami pun mencoba ehmmm maksyisss ... pas banget tapi menu khas hj Sumik adalah sate jeroan ayam nya itulohh yang bikin pas sama nasi gorengnya tanpa sate jerooan rasanya tidak mantap makannya para pengunjung banyak yang pesan nasi goreng plus jeroannya juga ehmmm tapi tenang bagi pendatang atau pengunjung yang tidak suka jeroan bisa di ganting telur dadar goreng tinggal
pesan saja sama bu Hj sumik pasti top dah

W@po Pondok Lesehan" nasi jagung"

Posted: 14 Sep 2018 04:09 PM PDT



Kraksaan(30/06)Pukul 05.00 sore bila anda melintasi Jl. Yos Sudarso No.157 tepatnya di desa Kraksaan Wetan di depan Kantor SKB kraksaan( PINDAH KE GANG KRAJAN ) pasti anda akan menemukan orang-orang yang berjajar menunggu antrian nasi jagung . Ya disitulah warga sedang antri menunggu taningan " sajian dari mbak neneng " yang dengan setia membungkuskan nasi jagung buat pelanggang yang menunggu . Dengan hidangan sambal trasi, ikan kelotok " ikan asin" dan urap - urap " sayuran seperti kacang panjang, kecamba yang ditaburi kelapa parut" dan nasi jagung tentunya ,tak sengaja kami melewati warung mbak neneng pada pukul 10 malam , mbak neneng "sapaan akrabnya "sudah berkemas -kemas karena nasi yang dia jual sudah habis .Bagi Anda yang doyan " suka " sama nasi jagung jangan lewatkan monggo mampir ke W@po Pondok lesehan di jamin makyosss










NB : NASI JAGUNG PINDAH TEMPAT YAITU BERADA DI GANG KRAJAN



Kraksaan online memberikan hak bagi warga kraksaan dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi dalam membagi berita dan foto yang terjadi di sekitar kota kraksaan seperti daerah patokan , semampir , Kandangjati kulon, sidomukti dan kraksaan wetan dan juga tidak menutup kemungkinan daerah daerah se-kabupaten probolinggo mari bersama memajukan kota kraksaan dan kabupaten probolinggo bersama sama kirimkan berita dan foto anda ke e-mail kraxsan.online@gmail.com trima kasih

Mie Ayam Pajarakan

Posted: 14 Sep 2018 04:09 PM PDT

Kraksaan(09/07) Mie Ayam Pajarakan .Ehm.. Bila Anda melintas ke jl. Raya pajarkan - kraksaan jangan lupa mampir ke rumah makan "mie ayam pajarkan" disamping di sajikan dengan taburan ayam ada tambahan extra yaitu lontong plus pentol (besar/kecil) tinggal pilih .Banyak warga terutama warga pajarakan sekitarnya namun ada juga yang dari warga paiton yang sempat mampir ke rumah makan mie ayam pajarakan , selain tempatnya mudah dicari yaitu didepan pasar pajarakan, mudah dilihat jadi tunggu apa lagi , Bagi Anda yang mania mie bisa referinsi di daftar menu kuliner anda.(ary)






Kraksaan online memberikan hak bagi warga kraksaan dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi dalam membagi berita dan foto yang terjadi di sekitar kota kraksaan seperti daerah patokan , semampir , Kandangjati kulon, sidomukti dan kraksaan wetan dan juga tidak menutup kemungkinan daerah daerah se-kabupaten probolinggo mari bersama memajukan kota kraksaan dan kabupaten probolinggo bersama sama kirimkan berita dan foto anda ke e-mail kraxsan.online@gmail.com trima kasih

SAMO DUO

Posted: 14 Sep 2018 04:09 PM PDT


Kraksaan (21/09) Masakan padang ehmmm ... kita tidak usah jauh jauh ke kota padang atau ke kota lainnya . Kraksaan juga sudah ada warung yang menyedikan masakan padang tepatnya di jl Panglima sudirman kota kraksaan tepatnya di depan kantor pegadaian cabang kraksaan . Namanya "SAMO DUO Masakan Padang " menu yang saya coba saat itu ikan kerapunya , jeroan ayam dan ikan gripang , seperti biasa masakan ini di temani sambalnya yang pedas tapi mantap , namanya saja masakan padang . Penasaran ya datang saja ke warung SAMO DUO








Kraksaan online memberikan hak bagi warga kraksaan dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi dalam membagi berita dan foto yang terjadi di sekitar kota kraksaan seperti daerah patokan , semampir , Kandangjati kulon, sidomukti dan kraksaan wetan dan juga tidak menutup kemungkinan daerah daerah se-kabupaten probolinggo mari bersama memajukan kota kraksaan dan kabupaten probolinggo bersama sama kirimkan berita dan foto anda ke e-mail kraxsan.online@gmail.com trima kasih

Bakso Permata

Posted: 14 Sep 2018 04:08 PM PDT



Lokasi : disebelah kiri Dealer Yamaha, kraksaan

baksonya pas banget komposisi dagingnya, walaupun ukuran tidak sebesar bakso tennes
Es Teh dan Es Jeruknya pas, buat yg suka panas tinggal request

Pilihan :
- Tahu isi bakso buat yang mau nambah
- Lontong juga tersedia buat yang kelaparan he.he
- Krupuk juga tersedia buat yg maniak krupuk






Kraksaan online memberikan hak bagi warga kraksaan dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi dalam membagi berita dan foto yang terjadi di sekitar kota kraksaan seperti daerah patokan , semampir , Kandangjati kulon, sidomukti dan kraksaan wetan dan juga tidak menutup kemungkinan daerah daerah se-kabupaten probolinggo mari bersama memajukan kota kraksaan dan kabupaten probolinggo bersama sama kirimkan berita dan foto anda ke e-mail kraxsan.online@gmail.com trima kasih

STMJ ASSIFA

Posted: 14 Sep 2018 04:08 PM PDT


Kraksaan-(kraksaan-online.com)Badan capek, lesu , tidak semangat, malas ngapa ngapin berarti anda kurang stamina .....jrengg .....datang saja ke ASSIFA depan kampung arab jl juanda . Tempat ini sangat ramai pada malam hari kebanyakan yang nongkrong disini warga keturuan arab ( YEK "sebutan warga kraksaan) . Tempat pas dipinggiran jalan ..jadi kalau anda mencari STMJ bisa mampir ke ASSIFFA di jamin top cerr (ary)

Kraksaan online memberikan hak bagi warga kraksaan dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi dalam membagi berita dan foto yang terjadi di sekitar kota kraksaan seperti daerah patokan , semampir , Kandangjati kulon, sidomukti dan kraksaan wetan dan juga tidak menutup kemungkinan daerah daerah se-kabupaten probolinggo mari bersama memajukan kota kraksaan dan kabupaten probolinggo bersama sama kirimkan berita dan foto anda ke e-mail kraxsan.online@gmail.com trima kasih

BAKSO RUSUK

Posted: 14 Sep 2018 04:07 PM PDT


Kraksaan(24/08) Kota kraksaan betul betul akan menyuguhkan beberapa kuliner kuliner dengan inovasi baru contohnya munculnya bakso rusuk tepatnya di jalan yos sudarso kraksaan wetan ,di Gang krajan di daerah kraksaan wetan atau gang pertama dari arah lampu merah masuk ke jalan arah ke kali buntu atau apabila anda dari arah kali buntu maka letak bakso rusuk ini di gang ke 2 . Di kraksaan wetan sudah mempunyai kuliner primadona yang pertma W@po Pondok Lesehan" nasi jagung"yang tetap menjadi primadona masyrakat kraksaan wetan dan kini muncul primadona baru bakso rusuk yang tidak kalah juga banyak penggemarnya .


Terutama pas lagi berbuka puasa ehmmm tidak bisa di banyangakan semua kuliner tersebut penuh dengan pengunjung Sendok dan garpu tentunya tidak akan "menolong" untuk dapat menikmati bakso rusuk secara maksimal. Anda harus mencoba memakai kedua tangan agar potongan daging yang menempel di tulang bisa Anda habiskan dengan "tuntas".Bila anda penasaran langsung saja ke TKP di jamin top markotop bakso rusuknya(ary)



Kraksaan online memberikan hak bagi warga kraksaan dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi dalam membagi berita dan foto yang terjadi di sekitar kota kraksaan seperti daerah patokan , semampir , Kandangjati kulon, sidomukti dan kraksaan wetan dan juga tidak menutup kemungkinan daerah daerah se-kabupaten probolinggo mari bersama memajukan kota kraksaan dan kabupaten probolinggo bersama sama kirimkan berita dan foto anda ke e-mail kraxsan.online@gmail.com trima kasih

Tinggal Menunggu, Path Bakal Tutup Usia?

Posted: 14 Sep 2018 04:05 PM PDT





JAKARTA,Media sosial berbagi momen yang sempat hits di Indonesia, Path, dikabarkan akan ditutup. Jika memang benar, ini artinya Path tak lagi bisa diakses dan dipakai pengguna di seluruh dunia.

Seperti dilansir dari situs Liputan6.com Path sendiri belum mengumumkan apakah mereka benar-benar akan menutup aplikasinya. Namun, kabar kalau Path akan tutup usia sudah lebih dulu beredar lewat Twitter.



Di linimasa, terungkap kalau Path memang bakal ditutup. Informasi ini berasal dari salah satu akun pengguna Twitter @wowadit, ia menyampaikan kalau media sosial yang identik dengan warna merah menyala itu akan berhenti.


Di dalam tangkapan gambar yang dibagikan @wowadit, tampak pengumuman Path kepada pengguna yang menjelaskan kalau media sosial ini benar-benar akan ditutup.

Pengumuman itu juga disertai embel-embel "The Last Goodbye". Tampaknya, pengumuman ini ditampilkan kepada pengguna yang masih memakai aplikasi Path.



"Kami dengan sangat menyesal harus menginformasikan kalau Path akan segera berhenti beroperasi. Silakan kunjungi situs ini untuk detail terkait restore atau refund," tulis pihak Path.

Belum bisa dipastikan, apakah pengumuman itu menandakan Path benar-benar ditutup secara utuh, atau 'ditutup' dan akan berganti ke wajah baru.

Yang pasti, kabar akan ditutupnya Path menyisakan 'duka' yang mendalam bagi pengguna dan mantan penggunanya.

Wajar saja, Path sempat menjadi salah satu media sosial kesayangan di Indonesia. Bahkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan basis pengguna Path terbanyak.



Pada Maret 2018, CEO Path Dave Morin masih tampak 'aktif' dengan media sosial besutannya.

Hal tersebut tampak dari dampak kasus penyalahgunaan puluhan juta data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica.

Media sosial yang identik dengan warna merah ini, langsung mengambil langkah besar agar kejadian serupa tak bakal menimpa mereka.

Pendiri dan CEO Path Dave Morin lewat akun Twitter-nya, @davemorin, berkata kalau dirinya juga sudah dibendung banyak permintaan pengguna agar Path bisa menjaga keamanan data pribadi pengguna.

Karenanya, ia pun mempertimbangkan untuk membentengi media sosialnya dengan merombak aplikasi lebih baik lagi. Sekadar diketahui, Path memang cuma hadir dalam versi aplikasi, baik itu untuk versi iOS dan Android.



Unggahan Dave tersebut sontak menerima ratusan balas dan di-like hingga ribuan kali, tak terkecuali mantan Director of Engineering Path Mike DiCarlo dan beberapa angel investor lainnya.

Mereka bahkan seolah ingin berkolaborasi dan bakal menggelontorkan investasi terkait rencana Dave untuk merombak Path.

Skandal yang menimpa Facebook bisa dibilang paling buruk di sepanjang sejarah perusahaan. Bagaimana tidak, data yang disalahgunakan ternyata diperlukan untuk pemenangan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).

Buntut dari skandal tersebut, para pengguna Facebook kadung kesal dan khawatir karena mereka bisa saja menjadi korban. Para pengguna pun berbondong-bondong menyerukan tagar #deletefacebook di Twitter.

Pada momen ini, Path sebetulnya bisa mengambil peluang besar. Mereka bisa saja membangun ulang aplikasi dengan tingkat perlindungan dan keamanan data yang lebih baik. Dari situlah, para pengguna Facebook (mungkin) bakal beralih ke Path.

Untuk informasi, Path didirikan sejak 2010. Awalnya, Path menjadi media sosial jurnal untuk berbagi foto dan berkirim pesan. Layanan tersebut memungkinkan pengguna bisa berbagi momen ke 500 teman.



Di Indonesia sendiri, Path mengantongi basis pengguna yang besar. Sayang, popularitas Path mulai menurun. Meski begitu, Path masih memiliki pengguna setia.

Path pada 2015 diakuisisi oleh Daum Kakao, salah satu perusahaan teknologi besar asal Korea Selatan. Sayang, nilai akuisisi perusahaan tidak pernah diungkap hingga saat ini.

Masa kejayaan Path sendiri bisa dibilang berlangsung sejak 2013. Bagaimana tidak, Dave menyebutkan media sosial miliknya sempat dibuka sebanyak 1 miliar kali oleh lebih dari 12 juta pengguna di seluruh dunia.

Ini berkat kemudahan terhubung dan menambahkan teman melalui akun Twitter, Gmail, dan daftar kontak dalam ponsel. Selain itu akan ada 12 layanan baru yang akan terintegrasi dengan Path, yakni Over, PicCollage, PicMix, Papelook, Mill, Manga Camera, Otaku, PicFrame, PicStitch, QordPress, Viddy, dan Strava.(*)

Source : liputan6.com
REKOMENDASI PEMBACA :

Seleksi Bersama PT Permodalan Nasional Madani , Cek Jadwalnya

Posted: 14 Sep 2018 07:35 AM PDT










Open Recruitment Apoteker dan Customer Service Di Rumah Sakit Graha Sehat

Posted: 14 Sep 2018 06:24 AM PDT








Nahas , Pekerja Kuli Bangunan Tertabrak Truk Tebu Hingga Terseret 20 Meter

Posted: 14 Sep 2018 03:03 AM PDT

KRAKSAAN , Kembali jalur pantura Kabupaten Probolinggo. Jumat siang (14/9), motor terlibat tabrakan dengan sebuah truk tebu di jalan raya depan pabrik rokok Sampoerna, Kraksaan.



Peristiwa nahas itu dialami oleh Mulyadi (35), warga Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Kuli bangunan itu meregang nyawa usai terseret truk sejauh sekitar 20 KM di Jalan Raya Kraksan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Informasi yang dihimpun, siang itu Mulyadi dibonceng Sucipto, 64, warga Desa Selogudik, Kecamatan Pajarakan. Mereka mengendarai motor Honda Supra Nopol W 3362 FT.Keduanya merupakan pekerja bangunan di pabrik Djarum Kraksaan.



Salah satu saksi mata, Andika, 32, teman kerja korban mengatakan, kecelakaan nahas itu terjadi saat menyeberang di jalan raya Kraksaan hendak ke arah timur. Namun nahas, ada truk muatan tebu yang dikemudikan Khaerul Anam, 25, Warga Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron dari arah timur ke barat menabraknya.


"Hendak menyalip, tiba-tiba ada truk yang membawa muatan tebu, sehingga benturan tidak bisa dihindari ,"ungkap Andika.

Akibatnya dari benturan itu, korban Mulyadi terjatuh dan sempat terseret sejauh sekitar 20 meter. Korban Mulyadi tewas di TKP. Sedangkan, korban Sucipto tampak luka serius dengan kondisi kaki patah. Korban pun langsung dilarikan ke kamar mayat dan IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan.



Sementara Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa mengtakan, untuk sementara, selain mengamankan dua barang bukti (BB), pihaknya juga masih melakukan olah TKP.

"Kami mengumpulkan sumber keterangan dari para saksi. Sedangkan untuk kedua korban pengendara sepeda motor langsung dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sopir truknya sudah kami amankan untuk dimintai keterangan," jelasnya.(*)

REKOMENDASI PEMBACA :

Pemkab Sosialisasikan Implementasi Integrasi E-Planning Dengan E-Budgeting APBD 2019

Posted: 14 Sep 2018 01:55 AM PDT

KRAKSAAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Keuangan Daerah memberikan sosialisasi implementasi integrasi e-planning dengan e-budgeting APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2019, Kamis dan Jum'at (13-14/9/2018).



Kegiatan ini diikuti oleh 90 orang peserta terdiri dari seluruh staf ahli, asisten, Kepala OPD, Camat, Lurah dan Tim Integrasi E-Planning dengan E-Budgeting APBD Kabupaten Probolinggo. Sebagai narasumber hadir Kepala BPKP Perwakilan Jawa Timur dan Kepala Sub Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah III Kementerian Dalam Negeri Republin Indonesia.

Dalam sosialisasi yang dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Probolinggo Achmad Arif ini, hadir pula Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum yang banyak memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah di Kabupaten Probolinggo.



"Mari bersama-sama berkomitmen, korupsi tidak, integritas yes. Sekali lagi korupsi tidak, integritas yes," kata Tjahjo Widodo memimpin yel-yel yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah.

Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono mengungkapkan kegiatan ini didasarkan kepada Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nomor 123 Tahun 2017/PRJ-007D3/02/2017 tanggal 24 Agustus 2017 pada pasal 3 butir d yakni pelaksanaan koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi melalui kegiatan workshop implementasi aplikasi SIMDA perencanaan pada Pemerintah Daerah serta Surat Bupati Probolinggo Nomor R.700/34/426.70/2018 Tentang Penerapan Aplikasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Kabupaten Probolinggo Tahun 2018-2019.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pembekalan kepada seluruh OPD dan Pemangku Kebijakan Penyusunan APBD 2019 dengan pendekatan integrasi E-Planning dan E-Budgeting," ungkapnya.



Sedangkan Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Probolinggo Achmad Arif mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam rangka mengawali dan memulai tahapan proses penganggaran tahun 2019. Kegiatan ini memiliki makna strategis sebagai langkah awal penyusunan APBD tahun anggaran 2019.

"Saya mengajak kepada semua yang hadir supaya membangun komitmen bersama untuk melakukan yang terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah yang diawali dengan penyusunan APBD. Desentralisasi pengelolaan keuangan daerah merupakan amanah reformasi di bidang otonomi daerah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan partisipatif," katanya.

Menurut Arif, dengan berbagai regulasi yang ada, pengelolaan keuangan daerah dimaksudkan agar sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah mulai dari penyusunan dan perencanaan anggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, akuntansi dan pelaporannya semaksimal mungkin berorientasi kepada kepentingan publik, pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

"Indikator utama untuk mengukur kualitas pengelolaan keuangan daerah antara lain ketepatan penyelesaian APBD, tingginya penyerapan APBD, ketepatan penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan kualitas opini pemeriksaan BPK. Dari data penetapan APBD 5 (lima) tahun terakhir, kita tidak pernah melewati batas waktu yang ditetapkan, bahkan selalu di 5 (lima) besar sehingga berdampak diterimanya Dana Insentif Daerah (DID) dan terbebas sanksi administratif tidak direalisasikan Hak Keuangan Kepala Daerah dan atau DPRD," jelasnya.



Lebih lanjut Arif menerangkan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri dalam menetapkan pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2019 ini dapat ditetapkan lebih cepat dibandingkan tahun anggaran 2018. Tujuan ditetapkannya pedoman ini lebih awal untuk memberikan waktu yang cukup bagi pemerintah daerah dalam menyusun APBD tahun anggaran 2019 sebagaimana yang diharapkan.

"Mengingat APBD sebagai salah satu instrumen penting dalam menggerakkan perekonomian daerah maupun nasional, maka disamping pentingnya pemahaman peranan APBD dalam konteks pembangunan daerah, perlu penyelarasannya dengan kebijakan pembangunan nasional. Dengan demikian, kebijakan dan program daerah sejalan dengan kebijakan dan program nasional sehingga terjadi sinergitas dan sinkronisasi antara perekonomian daerah dan nasional," terangnya.

Sehubungan telah ditetapkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2019, Arif mengajak kepada segenap Kepala OPD dan Camat agar berkomitmen untuk memperhatikan jadwal dan tahapan proses penyusunan, pembahasan dan penetapan APBD tahun anggaran 2019 dan secara substansial APBD tetap diorientasikan pada upaya pemenuhan kepentingan masyarakat yang bersifat inklusif dan untuk mempercepat penetapan APBD dengan memperhatikan jadwal dan tahapan proses yang ada.

"Penyusunan KUA dan PPAS harus berpedoman pada RKPD tahun 2019 dan prioritas pembangunan nasional dalam RKP tahun 2019 dengan memperhatikan prioritas pembangunan daerah dan kemampuan keuangan daerah," tegasnya. (Zidni Ilham)

REKOMENDASI PEMBACA :

Kapolres Probolinggo Peduli Penderita Polio Melitis di Krejengan

Posted: 14 Sep 2018 07:36 AM PDT


KREJENGAN, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad mendatangi seorang anak yang diduga menderita Polio Melitis atau penyakit lumpuh layu di Dusun Krajan, Desa Dawuhan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres bermaksud menyerahkan tali asih dan kursi roda pada Seto Stario yang masih usia 12 tahun putra dari Pasangan Suwono dan Wasiatun.



Kemudian Kapolres memerintahkan Dokpol untuk mengecek kesehatan anak itu. Hasilnya mengejutkan. Karena terdapat suara Dengkur paru-paru.

Tanpa pikir panjang, Kapolres langsung menggendong anak tersebut dan membawanya berobat ke rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan dengan menggunakan mobil Ambulans milik Dokpol.

"Kami bawa dulu ya, untuk berobat. Doakan semoga anak ini cepat sembuh," kata Kapolres AKBP Fadly kepada warga sekitar rumah itu, Jum'at (14/9).



Ambulans melaju dengan kencang menuju RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sesampainya, Kapolres dan Dokpol Aiptu Hendro menggotongnya ke Klinik Rehabilitasi Medik dan di bantu Kapolsek Krejengan IPTU Yuliana untuk mendapat perawatan.

Dokter dengan cepat langsung melakukan pemeriksaan terhadap Satrio . Setelah pihak dokter melakukan pemeriksaan, Satrio diputuskan untuk dijalani perawatan medis terhadap paru-paru.

"Pasien harus terapi nafas dan parunya dulu, baru menegakkan diagnosa untuk kelainan lainnya," ungkap dr Adi Nugroho.(*)

REKOMENDASI PEMBACA :

Kunjungi Wisata Pulau Sumenep, Pemkab Jajaki Paket Wisata Dengan Gunung Bromo

Posted: 14 Sep 2018 05:43 AM PDT

PROBOLINGGO, Sebagai tindak lanjut usulan kerjasama yang diajukan oleh Konsorsium Travel Jawa Timur (EJTCA), Pemkab Probolinggo melalui fasilitasi Dinas Pemuda, Olah Raga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud), Kamis (13/9/2018) mengunjungi dua pulau di Kabupaten Sumenep yang rencananya akan dijadikan satu paket destinasi wisata bersama Gunung Bromo. Dua pulau tersebut adalah Pulau Gili Labak dan Pantai Sembilan Pulau Gili Genting.




Peninjauan ke dua pulau tersebut diikuti oleh perwakilan dari Dinas Perhubungan, Diskominfo, Bappeda, Bagian Hukum dan Bagian Pemerintahan, Bappeda dan Diskominfo. Tujuannya adalah untuk melihat langsung potensinya dan apakah layak untuk menjadi satu paket dengan Gunung Bromo.

Untuk sampai ke dua pulau tersebut, rombongan memanfaatkan sarana transportasi Kapal Cepat Marina Srikandi 1. Dengan kapal cepat berkapasitas 78 perjalanan menuju Gili Labak ditempuh selama 2 jam. Di pulau yang dihuni 37 Kepala Keluarga (KK) ini wisatawan disuguhi beningnya air laut dan keindahan pantai dengan pasir putihnya.




Dari Gili Labak perjalanan dilanjutkan ke Gili Genting dengan jarak tempuh 20 menit perjalanan dengan kapal cepat dari Gili Labak. Gili Genting terkenal dengan keindahan pantainya yang diberi nama Pantai Sembilan. Sama dengan Gili Labak, di Pantai Sembilan wisatawan bisa menikmati keindahan laut dan pantai dengan pasir putihnya.
Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko menjelaskan, kunjungan tim ini untuk melihat seberapa layak potensi pada dua objek wisata pantai tersebut untuk dijadikan satu paket wisata bersama Gunung Bromo. Sejauh mana kesiapan kedua destinasi wisata itu untuk menerima kunjungan wisatawan selepas dari Gunung Bromo.

SIni juga merupakan bagian dari promosi wisata Gunung Bromo agar semakin membooming dan diminati masyarakat luas. Pihak konsorsium akan turut mempromosikan objek wisata Gunung Bromo secara cuma-cuma. "Tentunya kami akan mendorong paket wisata lainnya yang ada di Kabupaten Probolinggo agar lebih berkembang dan dikenal secara luas sehingga mampu memberikan kontribusi pada daerah dan masyarakat," jelasnya.




Perwakilan konsorsium travel Jawa Timur Fadel menyampaikan, paket destinasi wisata Gunung Bromo dan dua pulau di Kabupaten Sumenep merupakan bagian pengembangan paket destinasi wisata terbaru di Jawa Timur. Dimana dua pulau di Kabupaten Sumenep tergolong wisata baru dan perlu dukungan obyek wisata yang sudah dikenal seperti Gunung Bromo.(y0nO)

REKOMENDASI PEMBACA :

Petani Warga Kramat Agung Terima Ratusan Bantuan Alsintan Secara Simbolis

Posted: 13 Sep 2018 09:47 PM PDT

BANTARAN, Dalam rangka meningkatkan produksi tanaman pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo menerima ratusan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) pra panen dan pasca panen dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.




Bantuan alsintan yang diterima meliputi handsprayer electric sebanyak 100 unit, traktor roda 2 rotari sebanyak 25 unit, traktor roda 2 impala sebanyak 10 unit, cultivator sebanyak 60 unit, pompa air portabel 3 dim sebanyak 50 unit, power threser sebanyak 5 unit, power threser multiguna sebanyak 5 unit dan corn sheller sebanyak 5 unit.

Kamis (13/9/2018), DKPP Kabupaten Probolinggo menyerahkan bantuan ratusan alsintan tersebut secara simbolis kepada para penerima yang tersebar di Kabupaten Probolinggo di Desa Kramat Agung Kecamatan Bantaran. Penyerahan bantuan alsintan ini dilakukan bersamaan dengan peresmian rehabilitasi rumah pompa berikut prasarananya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI.




Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Muh Happy, anggota IV BPK-RI Rizal Djalil, anggota Komisi IX DPR RI Faisol Riza, Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI Dody Krispratmadi, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI Bustanul Arifin Cahya dan Kepala Balai Besar Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Ditjen Tanaman Pangan Kementan RI Tri Susetyo.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bambang Suprayitno mengungkapkan pemberian bantuan alsintan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dam produktifitas serta mengurangi kehilangan hasil pertanian.

"Selain itu mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja sehingga dengan adanya bantuan alsintan ini para petani bisa melakukan penanaman serempak. Disamping itu, jika ada serangan hama penyakit bisa segera diatasi dan dikendalikan secara dini," katanya.




Menurut Bambang, apabila petani tidak mempunyai obat hama wereng bisa segera meminta bantuan kepada DKPP Kabupaten Probolinggo melalui pestisida penyangga. "Cara pemberiannya melalui kelompok dan pengaplikasiannya secara bersama-sama atau serentak melakukan penyemprotan," jelasnya.

Bambang menerangkan ada kewajiban yang harus dilakukan bagi para penerima bantuan alsintan. Penerima bantuan ini harus mengutamakan kepentingan kelompok dalam pemanfaatan alsintan. Penerima alsintan juga wajib melakukan perawatan traktor.

"Untuk mendukung biaya perawatan, maka kelompok dapat menyewakan bantuan ini kepada anggota kelompoknya. Hasil dari biaya sewa ini, sebagian harus disisihkan untuk biaya perawatan. Apabila bantuan ini tidak digunakan berdasarkan laporan dan pengamatan dari UPTD, maka kami mempunyai hak untuk merealokasi kepada kelompok yang lain," terangnya.

Lebih lanjut Bambang meminta kepada para petani agar jangan pernah meninggalkan alsintannya di tengah sawah ketika pekerjaannya belum selesai. Hal ini sangat penting untuk menghindari supaya alsintan tersebut tidak hilang.




"Idealnya, alsintan yang dirawat dengan baik dan digunakan sesuai prosedur akan bertahan hingga sampai 5 tahun. Dan bagi petani yang tidak mampu menjaga alsintan yang diterima dengan baik bahkan sampai hilang karena kurangnya hati-hati, jika mengusulkan lagi tidak akan menjadi prioritas," tegasnya.

Melalui pemberian bantuan ini Bambang mengharapkan agar pertanian di Kabupaten Probolinggo bisa meningkat baik dari produksi maupun produktifitasnya. "Serta bisa segera tanam serentak untuk mengurangi serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani," harapnya. (Zidni Ilham)
REKOMENDASI PEMBACA :

Thursday, September 13, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Temukan Potensi Desa Untuk Wujudkan Wonomerto Bangkit

Posted: 13 Sep 2018 03:45 PM PDT

WONOMERTO,Saat ini, masyarakat Kecamatan Wonomerto tengah berupaya untuk bangkit dari keterpurukan (ekonomi dan kemiskinan), bangkit dari ketertinggalan (masalah pelayanan dasar umum masyarakat dan kapasitas SDM) serta bangkit dari ketidakberdayaan (sosial budaya dan lain sebagainya). Demi mewujudkan hal tersebut, maka Pemerintah Kecamatan Wonomerto mengusung tagline "Kecamatan Wonomerto Bangkit".



"Selama ini angka perkawinan dini dan angka perceraian masih tinggi, keamanan dan ketertiban masih belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat, masyarakat masih belum mampu mengeksplorasi potensi yang dimilikinya, tingkat pendidikan dan kesehatan yang masih rendah serta masalah kemiskinan masyarakat. Semua ini menjadi masalah utama dan harus segera dicarikan solusi agar masyarakat Kecamatan Wonomerto bisa bangkit," kata Camat Wonomerto Taufik Alami.

Untuk menjawab semua permasalahan tersebut jelas Taufik, maka masyarakat harus bisa menggali potensi dan memanfaatkannya walaupun sekecil apapun peluangnya. Salah satunya PHP (Pengolahan Hasil Pertanian) berupa potensi kacang tanah yang banyak ditanam oleh masyarakat Kecamatan Wonomerto. Serta melakukan pengembangan sektor peternakan melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).



"Kami mewajibkan setiap desa melakukan pengembangan peternakan yang dikelola oleh Dana Desa (DD). Seperti penggemukan sapi, ternak ayam pedaging dan kelinci sesuai dengan potensi desanya masing-masing," jelasnya.

Menurut Taufik, ke depan pihaknya berencana menjadikan Kecamatan Wonomerto sebagai sentra penghasil sapi di Kabupaten Probolinggo. Oleh karenanya tiap desa minimal harus menganggarkan 10 ekor sapi. Sehingga dari 11 desa yang ada di Kecamatan Wonomerto akan ada usaha sebanyak 110 ekor sapi.

"Untuk tahun 2019 mendatang, cakupannya akan lebih besar lagi. Karena bukan sebatas desa, tetapi setiap dusun minimal harus ada 10 ekor sapi. Jumlah ini belum termasuk sapi-sapi yang dipelihara secara mandiri oleh masyarakat. Sehingga diharapkan nanti minimal akan ada 1000 ekor sapi. Untuk sementara yang sudah jalan ada 6 (enam) desa meliputi Desa Sepuhgembol, Pohsangit Lor, Pohsangit Ngisor, Pohsangit Tengah, Tunggak Cerme dan Jrebeng," terangnya.



Dengan banyaknya sektor peternakan terang Taufik, maka otomatis akan membutuhkan pakan ternak. Nantinya kebutukan pakan ternak ini akan dipenuhi melalui BUMDes. Sementara saat ini masyarakat masih melakukan budidaya sapi melalui pemberian pakan hijau-hijauan. Jika hal ini dibiarkan maka lambat laun rumput akan habis dan tanah menjadi gersang.

"Solusinya adalah dengan teknis pembuatan pakan ternak yang baik. Atas dasar itulah saya mengajak para kepala desa dan perwakilan pemerintah desa berkunjung ke BBLM (Balai Besar Latihan Masyarakat) Jogjakarta di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menjamin salah satunya pengolahan pakan ternak," terangnya.

Untuk melihat keseriusan dari para kepala desa kata Taufik, maka pihaknya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo mengajukan permohonan kepada BBLM Jogjakarta untuk mengadakan pelatihan olahan pakan ternak di Kecamatan Wonomerto. Ternyata permohonan ini disetujui dan pelatihan sendiri dilakukan selama 5 (lima) hari pada 23 hingga 28 Agustus 2018 lalu.

"Pelatihan pembuatan olahan pakan ternak ini diikuti oleh 30 orang peserta dari 7 (tujuh) desa. Dari situ para peternak mendapatkan ilmu membuat pakan ternak. Limbah kacang tanah baik batang maupun kulitnya yang biasanya dibakar bisa menjadi campuran pakan ternak. Hal ini menjadi salah satu potensi dari Desa Pohsangit Lor. Selain itu janggel jagung dan jerami kering juga bisa diolah. Semua bahan ini dijadikan tepung dan dicampur air untuk minuman ternak," ungkapnya.



Dari pelatihan ini ungkap Taufik, ke depan peternak dalam memberikan pakan tidak terlalu dominan kepada hijau-hijauan sehingga secara tidak langsung bisa merubah mindset peternak. Harapannya, peternak bisa memanfaatkan limbah yang terbuang. Sebab apabila diolah dengan baik maka bahan-bahan ini akan menjadi pakan ternak yang sehat. "Olahan pakan ternak ini sudah teruji mampu menghasilkan volume yang lebih banyak dan lebih cepat. Hijau-hijauan itu tetap karena memang dibutuhkan sebagai seratnya," katanya.

Taufik menambahkan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pola teknik pembuatan pakan ternak. Ini adalah solusi untuk mengatasi kelangkaan kebutuhan pakan. Harapan ke depan tetap terbentuk kandang komunal. Sebab otomatis masyarakat menempatkan ternaknya di suatu kandang bersama yang bisa dijaga bersama-sama. Nantinya biogasnya juga bisa dimanfaatkan bersama-sama pula. Semua ini merupakan wujud dari semangat gotong royong masyarakat dalam mengentaskan masalah sosial.

"Kalau sudah ada kandang komunal, masyarakat tidak perlu lagi tidur sama sapinya. Dari aspek kesehatan, masyarakat akan lebih sehat karena di dapurnya sudah tidak ada sapi. Dari aspek etika, sudah tidak ada lagi bau kotoran sapi dan lalat pembawa penyakit," tambahnya.

Apabila semua program ini berjalan dengan baik tambah Taufik, maka suplay daging sapi Kabupaten Probolinggo bisa dipenuhi dari Kecamatan Wonomerto. Sehingga ke depan akan masuk pada program pembibitan sapi dan tidak lagi pada penggemukan. Dengan demikian diperlukan sebuah pasar hewan lokal dan pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Wonomerto yang dikelola oleh BUMDes bersama oleh semua desa.

"Jika semua program ini bisa direalisasikan dengan baik, maka masyarakat di Kecamatan Wonomerto betul-betul bisa bangkit dari keterpurukan. Dengan semakin banyaknya sapi, maka otomatis lahan yang ditanami pohon hijau-hijauan semakin luas. Termasuk memanfaatkan lahan yang rusak bekas galian pembuatan batu bata. Lahan-lahan yang sudah dalam ini bisa diberi kotoran sapi yang selanjutnya bisa ditanami pohon hijau-hijauan," pungkasnya.



Sementara Julianto dari BBLM Jogjakarta menyampaikan bahwa pihak BBLM akan menjadikan Kecamatan Wonomerto sebagai salah satu pilot project pengembangan pakan ternak dan budidaya penggemukan sapi di Indonesia.

"Kami sangat tertarik dengan rencana dan program yang digagas oleh Bapak Camat Wonomerto bersama para kepala desanya. Kami menganggap ini sebagai hal yang serius dan layak diperhatikan oleh Kementerian Desa dan PDTT. Semoga ada dukungan penuh dari beberapa OPD terkait di Kabupaten Probolinggo. Karena untuk BUMDes sejatinya memang berangkat dari bawah," katanya. (Zidni Ilham)

REKOMENDASI PEMBACA :

Nahas Hendak Berlibur Ke Bali , Pemotor Terlindas Truk Di Banjar Sari

Posted: 13 Sep 2018 02:22 AM PDT

Foto : ILK Probolinggo ( Arif Baresi )

PROBOLINGGO,Dua pengendara motor dilindas truk di Jalur Pantura Probolinggo, Jawa Timur. Akibat kejadian ini, seorang pemotor di antaranya tewas mengenaskan di tempat kejadian, sementara seorang lainnya luka parah. Hingga kini polisi masih memburu sopir truk yang diduga tidak mengetahui telah melindas premotor dan langsung tancap gas melanjutkan perjalanan.



Nahas dialami oleh Roni Junaidi Ihsan (33) warga Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Pemotor yang hendak berlibur ke Bali ini meregang nyawa usai dilindas truk di jalan raya Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/9/2018).

Menurut salah satu saksi mata, Agus, kecelakaan ini bermula ketika kedua korban dengan mengendarai motor bebek bernomor polisi DK 5529 KJ, melaju dari arah barat. Keduanya berencana hendak ke Pulau Bali.



Ketika di tempat kejadian, korban diduga kaget lantaran di depannya ada sebuah kendaraan pribadi yang mengerem mendadak. "Pengemudi (Deni) terjatuh ke kiri, dan yang dibonceng (Roni) terjatuh ke arah kanan ,nahasnya langsung disambar oleh sebuah truk gandeng yang muncul dari arah jalur searah. Akibatnya tubuh korban terlindas roda bagian kiri belakang truk sehingga tewas seketika,truknya langsung maju. Sepertinya dia tidak tahu kalau habis melindas orang " ucap Agus.

Polisi dan warga yang mendapat laporan, segera mengevakuasi korban tewas ke RSUD Tongas untuk divisum. Sementara korban luka juga ikut dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus kecelakaan ini, termasuk memburu sopir truk yang melindas korban hingga tewas.

Menurut Kasatlantas Polres Kota Probolinggo, AKP Alpogohan, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui secara pasti insiden itu. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban ke Pos Lantas terdekat.



"Kami masih mengumpulkan data-datanya dari para saksi, karena lakalantas ini melibatkan tiga kendaraan, tapi yang berada di TKP hanya sepeda yang kendarai oleh korban," tegasnya.

Menurut AKP Alpogohan, pihaknya agak kesulitan mengembangkan kejadian tersebut di karena truk gandeng yang melindas tubuh korban tetap melaju seusai kejadian. "Kami kesulitan untuk melakukan pengejaran, kalau ciri-ciri kendaraan yang menabrak tidak diketahui," Imbuhnya. (*)

REKOMENDASI PEMBACA :




Wednesday, September 12, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


SKB Kraksaan Gelar Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Bagi Pendidik PAUD

Posted: 12 Sep 2018 05:00 PM PDT

KRAKSAAN,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) mendapatkan alokasi anggaran dana APBN dari Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan (diklat) berjenjang tingkat dasar bagi pendidik PAUD atau diklat guru pendamping muda di Kabupaten Probolinggo.



Tahun ini Kabupaten Probolinggo mendapatkan kuota sebanyak 7 (tujuh) angkatan yang masing-masing diikuti oleh 40 orang peserta. Demi efisiensi dan efektifnya pelaksanaan diklat ini, maka pelaksananya dilakukan oleh 3 (tiga) instansi. Yakni, wilayah barat 2 (dua) angkatan oleh Himpaudi Kabupaten Probolinggo, wilayah tengah 2 (dua) angkatan oleh TK Negeri Pembina dan wilayah timur 3 (tiga) angkatan oleh SKB Kraksaan.

Senin hingga Sabtu (10-15/9/2018), SKB Kraksaan menggelar diklat berjenjang dasar bagi pendidik PAUD angkatan 3. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina ini diikuti oleh 40 orang peserta dari Kecamatan Kotaanyar, Paiton, Pakuniran, Besuk, Kraksaan, Pajarakan, Krejengan dan Gading.



Selama kegiatan, para pendidik PAUD ini mendapatkan beberapa materi meliputi kebijakan GTK PAUD, konsep dasar PAUD, perkembangan anak, pengenalan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), cara belajar anak usia dini, perencanaan pembelajaran, penilaian perkembangan anak, kesehatan dan gizi anak usia dini, komunikasi dalam pengasuhan serta etika dan karakter pendidik PAUD.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan diklat berjenjang dasar bagi pendidik PAUD angkatan 3 oleh SKB Kraksaan merupakan diklat terakhir dari total 7 (tujuh) angkatan. "Alhamdulillah Kabupaten Probolinggo mendapatkan alokasi 7 angkatan dengan total peserta 280 orang pendidik PAUD yang pendidikannya masih SMA," katanya.

Menurut Dewi, kegiatan ini dilakukan agar pendidik PAUD memiliki kompetensi sebagai pendidik PAUD. Meliputi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial. Bagi mereka yang telah memiliki sertifikat diklat dasar dapat mengikuti diklat lanjutan.



"Melalui diklat dasar ini diharapkan para pendidik PAUD semakin memenuhi kompetensinya sebagai pendidik sehingga kita dapat menenuhi standar nasional pendidikan anak usia dini sebagaimana yang diamanatkan dalam Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) RI Nomor 137 tahun 2014," harapnya.

Sementara Kepala SKB Kraksaan Herry Eko Purnomo mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk membekali guru-guru PAUD, khususnya yang masih berijazah kualifikasi SMA agar nantinya memperoleh materi pembelajaran tentang PAUD. "Serta untuk meningkatkan kompetensi para pendidik PAUD. Dimana hal ini menjadi salah satu syarat untuk akreditasi lembaga PAUD pendidik bertugas," ungkapnya.

Menurut Eko, pembelajaran setiap angkatan dalam kegiatan ini sebanyak 48 jam pelajaran. Kemudian dilanjutkan tugas mandiri di lapangan sebanyak 210 jam mata pelajaran. Salah satunya melakukan kunjungan ke desa untuk advokasi agar Dana Desa (DD) bisa dialokasikan ke gugus PAUD yang ada di sekitarnya.

"Mereka juga harus membuat makalah yang harus dikumpulkan setelah 30 hari melakukan tugas di lapangan. Makalah ini dikumpulkan sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI," jelasnya.



Dalam kegiatan ini pemateri berasal dari Dispendik Kabupaten Probolinggo, Pamong Belajar SKB Kraksaan, Praktisi PAUD, Himpaudi Kabupaten Probolinggo, Pelatih Calon Pelatih (PHP) serta tim pendamping yang dilatih tahun 2018.

"Melalui kegiatan ini diharapkan para pendidik PAUD ini bisa mengaplikasikan apa yang didapat di lapangan maupun tatap muka ke lembaganya masing-masing. Setidaknya mereka paham konsep dasar PAUD, perkembangan anak, pengenalan ABK, cara belajar anak usia dini, penilaian perkembangan anak, kesehatan dan gizi anak usia dini, komunikasi dalam pengasuhan serta etika dan karakter pendidik PAUD," pungkasnya. (Zidni Ilham)

REKOMENDASI PEMBACA :

23 Mahasiswa/i Ikuti Seleksi Penerima Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Kaum Dhuafa

Posted: 12 Sep 2018 04:27 PM PDT

KRAKSAAN, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Rabu (12/9/2018) melakukan seleksi penerima beasiswa pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kaum dhuafa. Beasiswa pendidikan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) ini disambut dengan sangat antusias oleh para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo.



Para mahasiswa ini berasal Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong Kraksaan, STIH (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum) Zainul Hasan Genggong, Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton, Universitas Terbuka (UT) dan STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Muhammadiyah Probolinggo.

"Beasiswa pendidikan melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana ini bertujuan untuk membantu biaya pendidikan mahasiswa dari keluarga kaum dhuafa hingga menyandang gelar sarjana," kata Ketua Baznas Kabupaten Probolinggpo H Ahmad Muzammil.



Pada tahap awal seleksi ini diikuti oleh 23 orang mahasiswa dan mahasiswi. Mereka mengirimkan biodata pribadi dan foto copy KK (Kartu Keluarga). Selanjutnya tim Baznas Kabupaten Probolinggo melakukan survey lapangan berdasarkan kondisi keluarga yang sebenarnya.

"Dari hasil survey ini, ternyata hanya 18 orang mahasiswa saja yang memenuhi kriteria fakir dan miskin. Selanjunya mereka mengikuti pengarahan dan tes wawancara untuk menentukan 10 orang mahasiswa yang benar-benar layak menerima beasiswa pendikan dari Baznas Kabupaten Probolinggo," jelasnya.

Dalam tes wawancara ini, ada beberapa materi pertanyaan yang disampaikan oleh beberapa tim penguji. Seperti pemahaman tentang Baznas, keahlian yang dimiliki, pengalaman dalam berorganisasi serta pengetahuan secara umum. Rata-rata mahasiswa menjalani tes wawancara tidak sampai 30 menit.



"Syarat untuk mendapatkan beasiswa pendidikan ini sangatlah mudah sekali. Salah satunya mahasiswa harus warga Kabupaten Probolinggo dan dari keluarga tidak mampu. Selain itu, dalam keluarga tidak ada yang sarjana maupun mendapatkan beasiswa pendidikan dari lembaga lainnya," jelasnya.

Menurut Muzammil, program Satu Keluarga Satu Sarjana melalui beasiswa pendidikan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dari masyaramat melalui peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia). Karena jika SDM meningkat, maka secara otomatis akan dapat mengangkat taraf kehidupan dari keluarganya.

"Selain itu, untuk membantu masyarakat tidak mampu dalam menempuh pendidikannya di perguruan tinggi sampai tuntas. Disamping juga membantu mensukseskan program-program Baznas Kabupaten Probolinggo. Oleh karenanya, penerima beasiswa pendidikan ini harus berasal dari kaum dhuafa," tegasnya.

Lebih lanjut Muzammil meminta agar para mahasiswa yang nantinya terpilih sebagai penerima beasiswa agar mampu membawa naik baik Kabupaten Probolinggo. "Nantinya para penerima beasiswa ini harus membantu mensukseskan program Satu Keluarga Satu Sarjana dan aktif terlibat dalam setiap kegiatan Baznas Kabupaten Probolinggo," tegasnya.



Melalui pemberian beasiswa pendidikan ini Muzammil mengharapkan agar bisa membantu meringankan beban penderitaan dari para kaum dhuafa yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi terkendala biaya.

"Setidaknya para mahasiswa ini bisa lebih mengenal tentang manfaat zakat dan infaq. Paling tidak mahasiswa bisa memahami tentang pengelolaan zakat dan infaq/shodakoh di Baznas Kabupaten Probolinggo," pungkasnya. (Zidni Ilham)

REKOMENDASI PEMBACA :

Lowongan kerja pasuruan, JNE buka kesempatan kerja Sales Counter Officer , batas akhir 20 September 2018

Posted: 12 Sep 2018 04:51 PM PDT










Lowongan Kerja Perusahaan Jalan Tol, Batas Akhir 19 September 2018

Posted: 12 Sep 2018 04:50 PM PDT









Lowongan kerja paiton, dibutuhkan segera welder paling lambat 21 September 2018

Posted: 12 Sep 2018 04:54 PM PDT





Kirim lamaran lengkap ke :
PT CATUR KARSA INKRISUBA
Jl. Raya Randumerak No 6 Paiton
Atau email : recruitment@cki.co.id
Paling lambat 21 September 2018





Lowongan Kerja Paiton, Dibutuhkan Segera Machining paling lambat 21 September 2018

Posted: 12 Sep 2018 04:54 PM PDT

DIBUTUHKAN SEGERA 

MACHINING




Kualifikasi
  • Mampu mengoperasikan mesin bubut, milling dan scrap
  • Mampu membaca gambar kerja dan menguasai alat ukur
  • Berpengalaman 3 Tahun

Kirim lamaran lengkap ke :
PT CATUR KARSA INKRISUBA
Jl. Raya Randumerak No 6 Paiton
Atau email : recruitment@cki.co.id
Paling lambat 21 September 2018



Tuesday, September 11, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Pawai Obor Dan Atraksi Meriahkan Tahun Baru Islam 1440 H

Posted: 10 Sep 2018 08:44 PM PDT

SUKAPURA,Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah kerap dirayakan oleh ummat Islam diberbagai daerah. Demikian halnya di Kecamatan Sukapura. Pemerintah Kecamatan Sukapura bersinergi dengan Pemerintahan Desa se Kecamatan Sukapura menyelenggarakan Pawai Obor, Senin (10/9/2018). Pawai yang dimulai pukul 19.00 WIB itu diawali di di Rest Area Kecamatan Sukapura.



Masyarakat Sukapura khususnya generasi mudanya nampak antusias mengikuti pawai obor tersebut. Perayaan kali ini dikemas lebih meriah dibanding tahun tahun yang lalu. Arak-arakan ribuan peserta pawai obor diiringi dengan lantunan Sholawat Nabi di sepanjang perjalanan.
Pawai obor ini cukup menarik perhatian wisatawan asing bahkan ada yang ikut serta langsung sebagai perserta. Yang menarik adalah penyulutan api obor besar yang terbuat dari rangkaian bambu dengan ketinggian 10 meter dikelilingi dengan serabut kelapa sebagai sumber jalannya api hingga menjalar menuju obor yang berada di puncaknya.



Camat Sukapura Yulius Christian dan Kepala Desa Sukapura Budi Cahyono serta Kyai Mahsar sebagai ulama setempat secara simbolis penyulutkan api obor besar melalui sumbu yang terbuat dari serabut kelapa disaksikan para peserta pawai obor. Usai penyulutan obor besar dilanjutkan dengan atraksi api persembahan oleh Cukup, perangkat Desa Sukapura.
Kepala Desa Sukapura Budi Cahyono menyampaikan, pawai obor dalam rangka memperingati tahun baru Islam yang bertema Padang Ati ini dilaksanakan untuk mengisi tahun baru dengan kegiatan positif dan meninggalkan kebiasaan buruk setiap perayaan tersebut.

Menurut Camat Sukapura Yulius Christian, meskipun kepercayaaan yang dianut masyarakat Sukapura cukup beragam namun kerukunan antar umat beragama selalu terjalin dengan baik. "Masyarakat saling menghargai dan memiliki nilai gotong royong yang kuat. Momentum perayaan tahun baru Islam 1 Muharram ini juga menjadi daya tarik wisatawan," ujarnya.(y0no)

REKOMENDASI PEMBACA :

Cegah Stunting, DPPKB Optimalkan Pengasuhan 1000 HPK

Posted: 10 Sep 2018 04:38 PM PDT

DRINGU,Sebagai upaya untuk mencegah stunting, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo terus berupaya untuk mengoptimalkan pengasuhan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan).



"Upaya ini dilakukan mengingat latar belakang Kabupaten Probolinggo termasuk wilayah yang banyak kasus stunting. Oleh karenanya ada beberapa desa yang dibuat model Kampung KB dengan alasan desanya masuk kategori stunting," kata Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Herman Hidayat.

Demi mencegah stunting tersebut ujar Herman, DPPKB Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan beberapa langkah. Diantaranya, penyuluhan terkait stunting yang dilakukan oleh kader KB di desa dan mendata bayi dibawah 2 tahun (baduta) sebagai sasaran pencegahan stunting.



"Serta program dan promosi untuk menempelkan stiker Ayo Cegah Stunting pada rumah yang ada badutanya. Itulah beberapa langkah yang sudah dilakukan oleh tenaga penyuluh lini lapangan mulai dari tingkat kecamatan, desa hingga RT/RW se-Kabupaten Probolinggo," jelasnya.

Menurut Herman, DPPKB Kabupaten Probolinggo mempunyai peranan yang cukup strategis dalam rangka pencegahan meningkatnya kasus stunting di dalam masyarakat. Karena sebelum kasus stunting mencuat, program yang disampaikan kepada masyarakat sasarannya mencakup ayah, ibu hamil, bayi, remaja, dewasa dan orang tua dalam rangka pasangan usia subur (PUS) dan lanjut usia (lansia).

"Kami memiliki kegiatan yang bisa untuk mengintervensi terhadap sasaran tersebut. Semua ini dilakukan secara berjenjang oleh petugas lini lapangan," tegasnya.

Seandainya pengelolaan kegiatan itu dapat berjalan dengan baik tegas Herman, maka target stunting ini bisa dikurangi atau diturunkan pada kasus-kasus yang akan datang. Seperti halnya peran penyuluh selama ini yang sudah terbukti mampu untuk melakukan pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui peningkatan kesertaan ber-KB pada masyarakat.



"Kalau dilihat dari aspek sasaran, maka program dan kegiatan DPPKB Kabupaten Probolinggo itu tidak hanya mengurangi atau menurunkan laju pertumbuhan penduduk saja, tetapi juga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.

Dalam draf RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Probolinggo terang Herman, DPPKB Kabupaten Probolinggo masuk dalam sasaran pengendalian penduduk. Padahal seharusnya aspek kesehatan juga bisa masuk didalamnya.

"Karena jika edukasi atau penyuluhan dilakukan secara optimal terhadap masyarakat mulai cara pengasuhan yang baik, pemberian gizi yang seimbang, peningkatan usia nikah, pengaturan jarak kelahiran dan pengaturan jumlah anak," tambahnya.

Herman menambahkan, semua itu akan bermuara pada derajat kesehatan penduduk. Dalam arti ayah, ibu hamil, bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Kenyataan itu sudah tidak bisa terbantahkan lagi.



"Masalah kesehatan tidak hanya ditangani oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) saja. Keterlibatan semua pihak termasuk DPPKB sangat membantu untuk menyadarkan perilaku masyarakat dalam membangun keluarga yang sejahtera. Karena sejahtera tidak bisa diukur dari material saja, tetapi juga aspek kesehatan," pungkasnya. (Zidni Ilham)

REKOMENDASI PEMBACA :

Tingkatkan Kesadaran Dalam Berkendara, Polresta Gelar Operasi Rutin

Posted: 10 Sep 2018 04:43 PM PDT

PROBOLINGGO,Salah satu dampak positif adanya program operasi lalu lintas oleh Kepolisian RI, yaitu dapat memberikan kesadaran untuk para pengguna kendaraan bermotor agar selalu mengedepankan berperilaku tertib di jalanan dan melengkapi persyaratan dalam berkendara. Hal itu sangatlah penting mengingat keselamatan pengendara pada saat berada di jalan merupakan hal yang harus diutamakan oleh setiap pengguna jalan.



Kegiatan operasi ini secara intensif terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Probolinggo disetiap waktu. Hal ini yang Nampak saat satuan ini menggelar operasi penertiban di ruas jalan Panglima Sudirman tepatnya samping hotel Ratna kota Probolinggo Senin (10/9/18).

Kegiatan operasi yang mengambil fokus pada pada pemeriksaan kelengkapan berkendara ini dihadiri oleh KBO Ipda Rojo Kanit Patroli Ipda Bambang H serta sejumlah anggota Satlantas Polresta Probolinggo.



"Kami berupaya memberi penyuluhan kepada masyarakat pemilik kendaraan untuk selalu patuh dan tertib di jalan raya. Begitu juga dengan kepemilikan dokumen berkendara seperti STNK dan SIM yang wajib dipegang saat berkendara."Ujar Ipda Rojo KBO Satlantas Polresta Probolinggo

Dalam giat operasi yang berlangsung selama satu jam lebih ini, anggota Satlantas Polresta Probolinggo berhasil menjaring sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor roda dua, karena dalam operasi ini di fokuskan menindak pelanggar khusus roda dua.

Terjadi sesuatu hal yang cukup menarik pada saat pelaksanaan kegiatan operasi ini, pelanggar yang sudah kena tilang secara diam diam mengambil sepedanya yang udah di sita polisi dan di bawa lari, beruntung atas kesigapan anggota pelanggar dapat di amankan .



Ditempat berbeda AKP alpogohan SH, Kasatlantas Polresta Probolinggo saat dikonfirmasi terkait kegiatan satuannya mengatakan bahwa giat operasi ini merupakan hal rutin dan bertujuan sebagai shock therapy terhadap pemilik kendaraan agar selalu memenuhi apa yang menjadi persyaratan dalam berkendara.
"Adanya pelanggaran termasuk laka lantas lebih banyak disebabkan kurangnya kepatuhan pengendara saat dijalan dan tidak didukung kelengkapan berkendara seperti yang telah ditentukan,". tegasnya.(*)

REKOMENDASI PEMBACA: