Friday, January 17, 2020

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Lowongan Kerja Pasuruan : Open Recruitment PT Cheil Jedang Indonesia

Posted: 17 Jan 2020 04:11 PM PST


Info Lowongan Kerja Probolinggo : Dibutuhkan Kasir Mini Market di Paiton

Posted: 17 Jan 2020 02:18 AM PST


Becek Akibat Hujan, Warga Sumberbendo Gotong Royong Padatkan Jalan Desa

Posted: 17 Jan 2020 04:18 PM PST


SUMBERASIH – Warga masyarakat Dusun Krajan Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih bersama Pemerintah Desa Sumberbendo dan Forkopimka Sumberasih kerja bakti dan gotong royong melakukan pemadatan dan meratakan jalan desa yang becek karena hujan, Jum'at (17/1/2020) pagi.

Kegiatan yang melibatkan kurang lebih 25 orang warga masyarakat tersebut dihadiri oleh Camat Sumberasih Rachmad Hidayanto dan Forkopimka Sumberasih serta Kepala Desa Sumberbendo bersama Perangkat Desa Sumberbendo.

"Alhamdulillah, warga Dusun Krajan Desa Sumberbendo kompak untuk melakukan kerja bakti meratakan jalan desa yang memang becek akibat diguyur hujan deras. Rencananya kerja bakti akan dilanjutkan pada hari Minggu mendatang untuk melibatkan seluruh warga masyarakat," kata Camat Sumberasih Rachmad Hidayanto.

Menurut Rachmad, kerja bakti ini difokuskan kepada jalan desa sepanjang 200 meter yang terdampak luapan Dam Sumberkare yang membawa lumpur dan memenuhi jalan desa sehingga tidak bisa dilalui oleh warga Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih.

"Penyebabnya karena saluran pembuangan air tidak mampu menampung luapan air waktu hujan deras hari Selasa sore sebelumnya. Rencananya nanti akan ada peningkatan jalan desa yang sudah masuk dalam APBDes 2020 berupa rabat dan pembuatan drainase," jelasnya.

Rachmad menerangkan kegiatan kerja bakti ini bertujuan untuk menormalkan kembali jalan desa yang tertutup lumpur banjir sehingga dapat kembali dilewati oleh warga dan aktifitas warga menjadi normal kembali.

"Harapannya agar warga juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan desa, khususnya kegiatan gotong royong untuk lingkungan serta berharap warga untuk tidak membuang segala bentuk sampah di saluran air atau drainase yang berpotensi menghambat saluran air," harapnya. (Syamsul)


Friday, January 10, 2020

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Gus Miftah Akan Hadir di Probolinggo

Posted: 10 Jan 2020 12:41 PM PST

Gus Miftah, Ulama yang menuntun Deddy Corbuzier menjadi Mualaf, dijadwalkan akan hadir di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Dai yang memiliki nama panjang, Miftah Maulana Habiburrahman ini, direncanakan hadir di acara pengajian akbar 'Grogol Bermunajat', di Dusun Grogol Desa Kalisalam Kecamatan Dringu, pada Kamis 23 Januari 2020 sekitar pukul 19.00.

"Insyallah, kita hadirkan Gus Miftah dalam acara Grogol Bermunajat pada Kamis 23 Januari 2020,"jelas Koordinator Publikasi Grogol Bermunajat, Saifullah pada Kantor Berita RMOL Jatim, Sabtu (11/10) siang.

Menurut Saifullah, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kepolisian Resor Probolinggo untuk pengamanan acara pengajian akbar Grogol Bermunajat.

"Alhamdulillah, segala sesuatunya sudah kita siapkan dengan matang. Baik itu keamanannya dan tempat acaranya. Apalagi, kita juga libatkan temen-temen Ansor-Banser,"ungkapnya.

Saiful yang juga pengurus PC GP Ansor Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo ini menyatakan, dengan adanya Grogol Bermunajat tersebut, mengajak masyarakat dan pemuda milenial untuk bersholawat bersama di awal tahun 2020.

Artinya, kegiatan Grogol Bermunajat tersebut, setidaknya mendoakan Kabupaten Probolinggo di 325 desa dan 5 kelurahan serta 24 kecamatan tetap aman dan kondusif. 

"Dengan begitu, mari kita bersama-sama hadiri dan ikuti pengajian akbar bersama Gus Miftah,"pungkasnya. (sip)

Monday, January 6, 2020

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


PORTAL PROBOLINGGO : Pemkab Gelar Apel Kesiapan Armada Penanganan Bencana

Posted: 06 Jan 2020 01:45 AM PST


KRAKSAAN – Sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana di wilayah Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar apel kesiapan armada penanganan bencana di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (6/1/2020) pagi.

Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini melibatkan kendaraan Team Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Probolinggo dari BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Kesehatan, RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan RSUD Tongas.

Usai apel kesiapan armada penanganan bencana, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait mengecek kesiapan unit armada dan kelengkapan siap siaga bencana.

Pengecekan ini dilakukan mulai dari mobil pemadam kebakaran dan kelengkapan lainnya, ambulans, gergaji tangan, perahu karet maupun alat pendukung lainnya yang harus dipastikan dalam kondisi baik. Alat-alat itu harus berfungsi dan siap digunakan bilamana terdapat bencana.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua OPD terkait yang sudah tanggap dalam menangani semua tanggap. Karena sebelumnya semua OPD terkait sudah merapatkan sehingga begitu terjadi bencana bisa on fire bergerak.

"Kekompakan dan gerak cepat inilah yang kami harapkan. Terima kasih kepada semua petugas yang ada di lapangan, inilah yang diharapkan oleh masyarakat. Pemerintah harus hadir pada keadaan apapun. Siapapun yang terdekat itulah yang bergerak dahulu. Karena memang sudah ada group WhatsApp (WA) sehingga semua bergerak dan memberikan informasi. Inilah yang harus terus dipelihara," katanya.

Menurut Wabup Timbul, sesuai dengan prediksi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) hujan ini masih tahap awal dan masih akan ada hujan yang lebih besar lagi. Oleh karena itu, jalinan komunikasi antar petugas, masyarakat, organisasi masyarakat dan TNI/Polri harus terus ditingkatkan.

"Maksimalkan sarana dan prasarana yang ada, termasuk potensi yang ada di bawah. Silahkan yang bisa komuniaksi ke bawah barangkali ada chainsaw dan truk sehingga ketika terjadi bencana tim akan lebih mudah. Karena tidak mungkin tim kabupaten langsung ke lokasi saat itu juga. Paling tidak ada penanganan awal pasca terjadinya bencana," terangnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul mengharapkan agar semua OPD segera melakukan inventarisir kembali sarana prasarana yang ada. Apabila sudah lemah segera diservice dan dilihat kembali. "Saya tidak menginginkan, ketika sedang melakukan penanganan bencana kendaraannya macet. Apabila masih memerlukan pemeliharaan segera diservice sehingga begitu dibutuhkan sudah dalam kondisi on fire," terangnya.

Wabup Timbul menambahkan sinergisitas antar OPD sangatlah penting terkait penanganan kebencanaan. Karena itu, peralatan yang dimiliki setiap OPD harus betul-betul dalam kondisi siap.

"Prinsip kami adalah ketika ada bencana pemerintah bisa hadir bersama jajaran samping dan TNI-Polri bersama-sama menghadapi bencana tersebut. Baru setelah itu dilakukan assesment apa saja yang terjadi di sana. Kalau memang memerlukan bantuan, maka nantinya akan dibantu. Kalau bisa selesai di kecamatn maka tidak perlu diberikan bantuan," pungkasnya. (Ilham)


PORTAL PROBOLINGGO | Wabup Timbul Pimpin Rakor Kesiapsiagaan Bencana

Posted: 05 Jan 2020 10:32 PM PST

KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono memimpin rapat koordinasi (rakor) kesiapsiagaan bencana di ruang kerja Wakil Bupati Probolinggo di Kantor Bupati Probolinggo, Senin (6/1/2020) pagi.

Rakor kesiapsiagaan bencana ini dihadiri oleh para Asisten dan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait penanganan bencana di Kabupaten Probolinggo. Yakni, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosial, Badan Keuangan Daerah, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan RSUD Tongas serta Bagian Humas, Protokol dan Rumah Tangga.

Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa rakor kesiapsiagaan bencana ini diperlukan untuk melakukan peninjauan kepada layanan call center 112, cek & ricek sarana dan prasarana penanganan bencana serta bloking area rawan bencana.

"Kita juga harus membangun posko bencana untuk kebutuhan koordinasi dalam memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Setidaknya ketika terjadi bencana, pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Untuk lebih mengoptimalkan dalam melakukan koordinasi, komunikasi dan penanganan gerak cepat jika terjadi bencana di Kabupaten Probolinggo. Maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo membagi dalam 3 (tiga) tim koordinasi yang dikomandoi oleh 3 (tiga) orang asisten.

Asisten Administrasi Umum menjadi komando tim koordinasi untuk wilayah Kabupaten Probolinggo bagian timur meliputi Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Krejengan, Gading, Besuk, Pakuniran dan Kotaanyar. Selanjutnya Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra memimpin tim koordinasi untuk Kabupaten Probolinggo wilayah tengah meliputi Kecamatan Tiris, Krucil, Maron, Gending, Dringu, Leces, Tegalsiwalan dan Banyuanyar.

Serta Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan memimpin tim koordinasi wilayah barat Kabupaten Probolinggo meliputi Kecamatan Sumber, Kuripan, Bantaran, Wonomerto, Sumberasih, Tongas, Lumbang dan Sukapura.

"Pembagian tim koordinasi ini sangat penting agar bisa memberikan penanganan dengan cepat ketika terjadi bencana. Sehingga masing-masing tim koordinasi bisa langsung melakukan koordinasi dengan OPD terkait, petugas dan relawan yang ada di lapangan," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi menyampaikan ketika bencana terjadi maka BPBD yang menanganinya. Selanjutnya pihaknya melakukan pemetakan untuk berkoordinasi dengan OPD terkait supaya nantinya siapa yang paling dekat bisa melakukan penanganan awal.

"Selanjutnya kami melakukan pendataan di lapangan terkait kerusakan akibat dari dampak terjadinya bencana. Setelah data kerusakan diketahui, baru kita rapatkan lagi untuk mengetahui siapa berbuat apa," katanya. (Ilham)

TRAVEL PROBOLINGGO : Alun-Alun Kota Kraksaan Semakin Di Hati

Posted: 05 Jan 2020 10:45 PM PST

KRAKSAAN – Sambut Hari Jadi ke-10 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo Tahun 2020, Alun-alun Kota Kraksaan kini nampak lebih anggun dari biasanya. Wajah baru Alun-alun Kota Kraksaan yang baru rampung direvitalisasi dengan berbagai fasilitas tambahan tersebut kini semakin membuat nyaman para pengunjungnya.


Suasana baru Alun-alun Kota Kraksaan yang kini seakan menjelma menjadi ruang terbuka hijau bagi masyarakat itu kini benar-benar terbuka tanpa penghalang pagar besi, sehingga masyarakat bebas mengaksesnya dari sisi manapun.

Fasilitas umum pun saat ini semakin lengkap dan memadai, para pengunjung yang membawa serta anak-anaknya kini terlihat semakin nyaman dan betah dengan adanya tambahan fasilitas permainan edukatif dan rekreatif pada masing-masing penjuru. Pada sisi-sisi luar alun-alun kini juga nampak anjungan minum air mineral gratis bagi pengunjung.

Corak warna yang menghiasi alun-alun sisi depan juga nampak banyak perubahan. Kombinasi warna yang kini didominasi dengan warna merah marun dan kuning tersebut membuatnya semakin "kece" dan instagramable menurut pengunjung kalangan generasi milenial.

Revitalisasi alun-alun yang dilakukan hampir secara total ini rupanya disambut antusias masyarakat Kota Kraksaan dan sekitarnya. Jumlah kunjungan yang biasanya hanya ramai pada hari libur saja, namun untuk saat ini pada hari – hari biasa pun kini Alun-alun Kota Kraksaan banyak dikunjungi masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengatakan revitalisasi Alun-alun Kota Kraksaan saat ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mantan Camat Sukapura ini mengatakan bahwa komitmen tersebut senada dengan tema Hari Jadi Kota Kraksaan saat ini yakni "Kotaku membangun tanpa henti dengan setulus hati dalam meningkatkan pemerataan pembangunan secara proporsional". Pihaknya berharap Alun-alun Kota Kraksaan bisa menjadi alternatif wisata keluarga yang murah, meriah, ramah dan nyaman.

"Inilah wajah baru Alun-alun Kota Kraksaan. Ayo datang dan nikmati keindahan suasananya, jaga fasilitas serta kebersihannya dan jadikan Alun-alun Kota Kraksaan semakin di hati," ungkapnya.(dra)

Sunday, January 5, 2020

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


PORTAL PROBOLINGGO : Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana, Pemkab Gelar Rakor Penanganan Bencana

Posted: 05 Jan 2020 05:25 AM PST



KRAKSAAN - Sebagai upaya respon dan gerak cepat dalam menyikapi dampak dari terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) penanganan bencana di ruang pertemuan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Minggu (5/1/2020) siang.

Rakor yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini diikuti oleh 20 orang terdiri dari para Asisten, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan Direktur RSUD Tongas.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan dalam rangka menghadapi dampak yang ditimbulkan oleh musim hujan beserta angin kencang dan puting beliung, diharapkan ada sinergitas diantara OPD terkait
dengan membuat group WhatsApp (WA) khusus yang anggotanya Kepala OPD yang ada
kaitannya dengan penanganan kebencanaan.

"Di saat terjadi bencana, maka OPD terdekat segera melakukan tindakan penanganan
dengan memberitahukan lewat WA group, jenis dan tempat bencana. BPBD selaku
penanggungjawab kebencanaan segera memback up kegiatan dari OPD tersebut. Setelah itu baru melakukan koordinasi," katanya.

Menurut Wabup Timbul, mengingat bencana yang sifat dan tempatnya menyebar maka BPBD segera memetakan lokasi bencana tersebut untuk membagi kepada seluruh OPD dalam hal penanganannya, sehingga tidak akan terjadi lagi penumpukan personil di satu titik lokasi bencana.

"Setelah penanganan selesai, BPBD segera menyelenggarakan rapat evaluasi dengan OPD terkait untuk mengetahui kelemahan-kelemahan saat penanganan sekaligus membahas persiapan penanganan pasca bencana," jelasnya.

Dalam rakor tersebut Wabup Timbul menekankan kepada setiap OPD agar peralatan yang dimiliki harus betul-betul dalam kondisi ready, sehingga waktu pelaksanaan penanganan bencana tidak mengalami kendala pada peralatan tersebut.

"Setiap OPD secara bergantian menyampaikan peralatan dan tenaga yang dimiliki. Dari hasil penyampaian para kepala OPD, maka dapat diketahui peralatan-peralatan yang dimiliki dalam rangka penanganan kebencanaan," terangnya.

Wabup Timbul menambahkan bahwa nantinya akan didirikan tenda untuk Posko Tanggap Bencana bersama antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Polres Probolinggo dan Kodim 0820 Probolinggo di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu.

"Saya mengharapkan agar semua Camat untuk menginventarisir peralatan yang terkait dengan kebencanaan di daerahnya seperti chainsaw, craine dan lain sebagainya. Harapannya apabila sewaktu-waktu terjadi bencana bisa gerak cepat melakukan penanganan," harapnya.

Rencananya, Senin (6/1/2020) pagi, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi sejumlah Kepala OPD terkait akan melakukan pengecekan kesiapan unit armada dan kelengkapan siap siaga bencana di Kantor Bupati Probolinggo serta melakukan peninjauan Layanan Call Center 112 Kabupaten Probolinggo. (wan)

PORTAL PROBOLINGGO | Potong Tumpeng Warnai Tasyakuran Hari Jadi ke-10 Kota Kraksaan

Posted: 05 Jan 2020 04:47 AM PST

KRAKSAAN - Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melaksanakan tasyakuran Hari Jadi ke-10 Kota Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo ke-10, Minggu (05/01/2020) pagi di aula Bin Hasan Pondok Pesantren Hati Dusun Toroyan Desa Rangkang Kabupaten Probolinggo.

Untuk menandai acara tersebut Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs H Hasan Aminuddin M.Si selaku tokoh masyarakat Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan melakukan pemotongan nasi tumpeng dan diserahkan kepada Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE.

Acara ini juga terangkai bersama
launching perusahaan asuransi syariah "sunlife sharia alexandria branch serta peringatan hari kelahiran ke-55 Drs H Hasan Aminuddin M.Si. Pada momentum tersebut Bupati Tantri beserta suami juga berkesempatan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

Hadir pula dalam tasyakuran tersebut Wakil Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko, bersama beberapa perwakilan Forkopimda Probolinggo dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH. Munir Kholili serta sejumlah pengurus jam'iyah NU, Kepala Perangkat Daerah dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam sambutannya Hasan Aminuddin mengemukakan, perubahan Kraksaan menjadi Ibukota Kabupaten Probolinggo adalah salah satu ikhtiar masyarakat dan Pemkab Probolinggo untuk mengembalikan asal muasal sejarah.

Dimana dahulu ungkap H Hasan Aminuddin, Kraksaan adalah sebuah residen atau pusat pemerintahan yang kemudian pasca kemerdekaan bergeser menjadi Kawedanan dan ibu kota bergeser ke Probolinggo. Selanjutnya ada pemisahan antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

"Kemudian lahirlah aspirasi dari segenap tokoh masyarakat, tokoh agama dan sesepuh untuk mengembalikan kembali Kecamatan Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo melalui mekanisme dan peraturan perundang-undangan harapannya agar perputaran ekonomi dan perkembangannya tidak semu antara kota dan Kabupaten Probolinggo," jelasnya.

Lebih lanjut H Hasan Aminuddin mengemukakan bahwa selama satu dekade perjalanan Kota Kraksaan patut untuk disyukuri bersama. Berubahnya Kraksaan menjadi Ibukota Kabupaten Probolinggo disebutnya sebagai berkah tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo khususnya warga Kota Kraksaan.

"Kami berharap kita dimampukan untuk selalu mengisi lembar sejarah ini dengan perbaikan-perbaikan di setiap kesalahan dan kekurangan. Isilah Kota Kraksaan ini berupa tanaman-tanaman kebijakan dan contoh yang baik bagi generasi yang akan datang," pungkasnya. (Ilman)

PORTAL PROBOLINGGO : Peringati Hari Jadi ke-10 Kota Kraksaan, Pemkab Probolinggo Ziarah Makam Kiai Ronggo

Posted: 05 Jan 2020 04:43 AM PST

Kraksaan -  Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-10 Kota Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melakukan khoul dan ziarah makam Raden KH Abdul Wahab atau Kiai Ronggo (sesepuh Kota Kraksaan) di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan, Minggu (05/01/2020) pagi.

Ziarah ini dipimpin oleh Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE didampingi suaminya yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs H Hasan Aminuddin M.Si. Turut serta dalam momentum tersebut Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko beserta Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo dan diikuti oleh anggota Forkopimda lainnya.

Hadir pula Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH. Munir Kholili, segenap pengurus PCNU Kota Kraksaan, Ketua Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan KH Sa'dullah Asy'ari dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Ziarah diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan dilanjutkan pembacaan tahlil bersama. Setelah doa bersama, dilakukan tabur bunga di atas makam Kiai Ronggo oleh Bupati Tantri beserta suami dan diikuti oleh seluruh undangan lainnya. Dalam momentum tersebut Bupati Tantri juga berkesempatan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang ada di Kelurahan Sidomukti.

Di sela-sela agenda tersebut Bupati Tantri mengatakan bahwa ziarah makam Kiai Ronggo serta tasyakuran ini merupakan agenda rutin sejak Kota Kraksaan ditetapkan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo tanggal 5 Januari 2010.

Dimana setiap momentum tersebut kata Bupati Tantri diharapkan menjadi penambah semangat bersama khususnya bagi warga masyarakat Kota Kraksaan untuk menjadikan Kota Kraksaan sebagai barometer pembangunan di Kabupaten Probolinggo.

Lebih lanjut Bupati Tantri berpesan kepada masyarakat Kota Kraksaan khususnya bahwa menjadi warga masyarakat Ibukota Kabupaten Probolinggo tentu harus memiliki kesadaran dan motivasi yang harus selalu dijaga. Salah satu contohnya adalah menjaga ketertiban dan kebersihan di wilayah Kota Kraksaan.

"Penanganan sampah dan kebersihan serta menjaga ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun juga harus ditunjang pola hidup bersih dan sehat masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban sehingga Kota Kraksaan betul-betul mampu menjadi wilayah yang bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi kecamatan lainnya. Jangan membuang sampah sembarangan apalagi di sungai atau selokan," tandasnya. (Ilham)

Saturday, January 4, 2020

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


PORTAL PROBOLINGGO : DPRD Probolinggo Sahkan Raperda Retribusi Jasa Umum | kraksaan-online.com

Posted: 03 Jan 2020 06:41 PM PST

PAJARAKAN - Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan Kedua Peraturan Daerah Kabupaten Probolinggo Nomor 05 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum (Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor) yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo memasuki tahap akhir.

Jum'at (3/1/2020) siang digelar rapat paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir (PA) Fraksi dan Penandatanganan Nota Persetujuan Bersama terhadap Raperda Tentang Perubahan Kedua Peraturan Daerah Kabupaten Probolinggo Nomor 05 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD. Dari pihak eksekutif hadir Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Serta perwakilan Forkopimda, pimpinan instansi vertikal serta BUMN/BUMD di Kabuparen Probolinggo.

Dalam PA fraksi, secara keseluruhan fraksi-fraksi di DPRD (Fraksi NasDem, Fraksi Kebangkitan Bangsa, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PPP dan Fraksi PDIP) dapat menerima dan menyetujui Raperda Tentang Perubahan Kedua Peraturan Daerah Kabupaten Probolinggo Nomor 05 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum (Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor) untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Probolinggo.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Nota Persetujuan Bersama Bupati dan Pimpinan DPRD tentang penetapan Raperda Retribusi Jasa Usaha. Penandatanganan ini dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan Pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo (Ketua Andi Suryanto Wibowo, Wakil Ketua Lukman Hakim, Wakil Ketua Oka Mahendra Jati Kusuma dan Wakil Ketua Jon Junaidi)

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dalam sambutannya mengharapkan dengan ditetapkannya Perda Tentang Retribusi Jasa Umum ini dapat lebih meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

"Retribusi pengujian kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang memiliki peranan yang sangat strategis dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah," katanya. (Ilham)

Thursday, January 2, 2020

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


PORTAL PROBOLINGGO : Meski Di Guyur Hujan , Giat Car Free Days Berjalan Penuh Ceria

Posted: 01 Jan 2020 04:39 PM PST


KRAKSAAN – Penuh semangat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengawali hari pertama kalender baru tahun 2020 dengan menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Diponegoro di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan, Rabu (01/01/2020) pagi.

Meskipun diwarnai dengan suasana rintik hujan namun masyarakat pengunjung dan seluruh elemen yang bertugas nampak antusias meramaikan jalannya CFD awal tahun ini. Termasuk deretan stand produk UKM dan IKM yang juga memilih untuk tetap bertahan pada posisi masing-masing.

Pemandangan serupa juga nampak pada komunitas penggemar senam Zumba yang selama ini memang selalu antusias memeriahkan CFD. Semangat mereka selalu berhasil membawa serta masyarakat pengunjung untuk ikut berolahraga bersama.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengemukakan bahwa melalui instruksi Bupati Probolinggo pihaknya mendapatkan tugas untuk mengawal jalannya CFD selama satu tahun ke depan. Dengan komitmen dan visi misi untuk menciptakan ruang dan wadah bagi masyarakat Kota Kraksaan dan sekitarnya untuk beraktifitas olahraga rekreatif bersama keluarga dengan nyaman dan aman.

Untuk memeriahkan even CFD pertama pada awal tahun ini, Dishub menggandeng Dinas Kesehatan untuk memberikan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pelayanan pengobatan. Sementara dari Dishub melaksanakan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui pembagian helm SNI gratis kepada para pengunjung CFD.

"Keberhasilan penyelenggaraan hari bebas kendaraan bermotor di Kota Kraksaan adalah bukti komitmen dan kerjasama berbagai unsur mulai dari Pemerintah Daerah dan para stakeholder. Semoga CFD betul-betul menjadi salah satu solusi untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat, nyaman dan bersih di Kabupaten Probolinggo khususnya Kota Kraksaan," kata mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo ini.

"Selain itu dengan rutinnya pelaksanaan CFD ini mudah-mudahan terus menstimulasi munculnya lapak/stand UKM/IKM Kabupaten Probolinggo lebih banyak lagi dalam rangka untuk menggerakan perekonomian masyarakat," imbuhnya. (dra)



Anung Widiarto : "UMKM harus mampu menjawab tantangan digitalisasi Jaman"

Posted: 01 Jan 2020 07:17 PM PST


KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus berupaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku UKM di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya dengan membantu dan memfasilitasi pemasaran UKM secara online.

Fasilitasi pemasaran UKM berbasis online sudah dimulai sejak awal tahun 2019 dengan mendatangkan sejumlah narasumber. Harapannya mampu memotivasi para pelaku UKM untuk bisa memasarkan produk-produknya secara online.

"Di era revolusi industri 4.0 sekarang ini, UMKM harus mampu menjawab tantangan digitalisasi jaman yaitu Internet Off Thing (IOT) dan Artificial Intelegency (AI) yang mewarnai kehidupan industri dan merembet pada perilaku keseharian masyarakat," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto.

Menurut Anung, era revolusi industri 4.0 notabene adalah era ekonomi kreatifitas yang membangun sebuah ekonomi kompetitif. Siapa yang lincah dialah yang akan menjadi pemenang. Dimana manusia mengendalikan teknologi dan memanfaatkannya menjadi suatu potensi ekonomi yang sangat bernilai.

"Cukup smartphone dalam genggaman tangan, semua tindakan ekonomi dapat dilakukan menjadi sebuah peluang usaha ekonomi kreatif dengan nilai ekonomis yang sangat tinggi," jelasnya.

Anung menerangkan, disadari benar bahwa saat ini UMKM harus memiliki kesiapan dan bekal sumber daya yang memiliki kesiapan dan bekal sumber daya yang handal yang didasari oleh tekad untuk siap berubah dalam mensikapi tantangan kekinian dan mewujudkan UMKM naik kelas berbasis go digital.

"Untuk merealisasikan hal tersebut, kehadiran dunia online dengan berbagai media sosial dan marketplace harus dimanfaatkan secara optimal oleh UMKM untuk membangun pasar, meningkatkan promosi dan pemasaran yang diyakini dapat meningkatkan branding dan omset usaha," terangnya.

Namun kenyataannya jelas Anung, masih banyak para pebisnis yang belum terjun ke dalam dunia online ini. Bahkan mereka masih bingung dan belum tahu harus memulai darimana. Justru inilah kondisi yang sering terjadi pada UMKM. Seperti asal broadcast tapi tidak mendapatkan cash, buat iklan panjang tapi tidak ada yang baca, sudah coba membuat promo menarik tapi tidak ada yang melirik, sudah membuat iklan pusing-pusing tapi tidak closing, menyebarkan promosi jualan malah dilaporkan SPAM, produk bagus tapi bingung jualannya serta sulit dalam menyusun iklan yang berhasil.

"Teknik, strategi dan cara pengelolaan sebuah bisnis berpengaruh besar dengan omset yang dicapai. Apalagi sekarang era digital sudah berkembang sangat pesat, untuk memasarkan sebuah produk atau jasa pun tidak harus menggunakan tempat luas dan modal yang begitu besar. Cukup dilakukan di rumah dengan bermodalkan smartphone," tegasnya.

Anung menambahkan, walaupun digital sudah berkembang begitu pesat namun kenyataannya masih banyak para pebisnis yang belum terjun ke dalam dunia online ini. Bahkan mereka masih bingung dan belum tau harus memulai darimana.

"Oleh karenanya, kami terus memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM dengan harapan bisa membuka wawasan dan berbagai pengalaman para praktisi bisnis sukses dalam dunia marketing serta membantu penjual hingga pebisnis dalam meningkatkan skill penjualan, sehingga mampu mencapai target yang ingin dicapai," pungkasnya. (Ilham)


Wednesday, January 1, 2020

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


PORTAL PROBOLINGGO : Selamatkan Hutan Lindung, KPH Probolinggo Reboisasi 1.677 hektar

Posted: 31 Dec 2019 10:37 PM PST

Ft: KPH Probolinggo kompak Muspika Kuripan melakukan penananam tanaman di hutan lindung Desa Wonoasri Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Istimewa.

PROBOLINGGO BKPH (Badan Kesatuan Pemangku Hutan) Probolinggo bersama Muspika Kuripan mensukseskan tanaman Rehabilitasi Hutan Lindung (RHL) mencapai 1.677 hektar. Kemarin, KPH Pronolinggo mengadakan penanaman serempak di Resort Pemangku Hutan (RPH) Bantaran Bkph Probolinggo
Dengan adanya penanaman serentak itu, diharapkan masyarakat bisa menikmati buah tanaman MPTS atau taanaman buah buahan. Selain itu, untuk menghindari dampak bencana Banjir,longsor, daan lainnya. Serta penyelamatan sumber mata air yang ada untuk kehidupan masyarakat banyak.
"Reboisasi ini sebagai upaya rehabilitasi hutan lindung (RHL). Tahun ini, kami dari KPH Probolinggo menanam tanaman MPTS seluas 1.677 hektar," kata Administratur KPH Probolinggo Imam Suyuti.
Imam mengatakan, hutan lindung dibawah KPH Probolinggo sekitar 34,212,0 ha. Sedangkan luas kawasan hutan sendiri sekitar 84,263,6 ha. Pihaknya, ingin menyelamatkan semua kawasan hutan. Hanya saja, tahun ini fokus pada reboisasi hutan lindung. (Iz)