Saturday, July 7, 2018

Perpusdes Cahaya Ilmu Alasnyiur Terbaik Nasional

Perpusdes Cahaya Ilmu Alasnyiur Terbaik Nasional


kraksaan online



Posted: 06 Jul 2018 04:44 PM PDT
JOGJAKARTA,KRAKSAANONLINE.COM – Perpustakaan Desa (Perpusdes) Cahaya Ilmu Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk dinilai berhasil dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Perpusdes ini tidak hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku saja, tetapi berfungsi sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat berbasis Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

Dalam hal ini Perpusdes Cahaya Ilmu memfasilitasi ketersediaan informasi baik melalui buku maupun internet. Fasilitasi penyediaan informasi bisa berupa pelatihan, workshop maupun kegiatan-kegiatan lainnya. Semua aktivitas tersebut dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.



Atas capaian tersebut, Perpusdes Cahaya Ilmu Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk menjadi perpustakaan terbaik se-Indonesia dalam program PerpuSeru oleh Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI).

Penghargaan ini diserahkan dalam kegiatan Peer Learning Meeting Nasional PerpuSeru 2018 dengan tema "Transformasi Perpustakaan Berkelanjutan Menuju Literasi Untuk Kesejahteraan" di Hotel Royal Ambarrukmo Jogjakarta, Kamis dan Jum'at (5-6/7/2018).

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada Perpusdes Sang Juara Desa Kedungrejoso Kecamatan Kotaanyar sebagai pemenang Lomba Cerita Impact Kategori Tulisan.

Kepala Desa Alasnyiur Hasan Basri mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dengan keberhasilan tersebut. "Tentu kita sangat bangga dan keberhasilan ini tidak lepas dari peran pengelola perpusdes serta seluruh elemen masyarakat," katanya.

Menurut Hasan Basri, di Perpusdes Cahaya Ilmu sekarang bukan hanya memberikan pelayanan untuk membaca, tetapi bisa dikembangkan dan diintegrasikan dengan kegiatan masyarakat. Serta sudah disiapkan komputer dan jaringan internet. Sehingga masyarakat bisa mengakses sesuatu dengan lebih mudah dan bisa belajar langsung praktek.



"Di Perpusdes Cahaya Ilmu, manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Dimana masyarakat bisa langsung mencari informasi yang selama ini masih belum diketahui. Misalnya belajar untuk produk olahan makanan dan minuman. Dari sini mereka pun berkreasi hingga akhirnya berhasil beberapa produk makanan dan minuman," terangnya.

Ke depan Hasan Basri mengaku akan memperbaiki segala kekurangan yang ada dan meningkatkan sarana dan prasarana serta pelayanan yang ada sesuai dengan kualifikasi nasional yang terakreditasi. "Nantinya kami akan mengundang Tim Visitasi Akreditasi Perpustakaan Nasional RI ke Perpusdes Cahaya Ilmu Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sudah terakreditasi nasional," jelasnya.

Hasan Basri menambahkan saat ini Perpusdes Cahaya Ilmu memiliki koleksi 5.000 buku dengan 300 judul. Disamping juga penyediaan informasi melalui jaringan internet. "Kami berharap keberadaan Perpusdes Cahaya Ilmu ini mampu meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Serta mampu menambah ilmu pengetahuan melalui jaringan internet karena sudah dilengkapi Wifi," harapnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo Budi Purwanto mengaku sangat bersyukur sekaligus bangga atas prestasi yang diraih oleh Perpusdes Cahaya Ilmu Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk sebagai Perpusdes Terbaik nasional tahun 2018 dan Perpusdes Sang Juara Desa Kedungrejoso Kecamatan Kotaanyar sebagai pemenang Lomba Cerita Impact Kategori Tulisan.

"Selamat dan sukses, mudah-mudahan prestasi ini bisa semakin meningkatkan semangat bagi seluruh pengelola Perpusdes Cahaya Ilmu Desa Alasnyiur dan Perpusdes Sang Juara Desa Kedungrejoso dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," harapnya.

Menurut Budi Purwanto, program PerpuSeru ini dicanangkan oleh Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Untuk di Kabupaten Probolinggo sendiri, baru menjadi sasaran pada tahun 2016 melalui Dispersip yang saat itu masih menjadi Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo.

"Tetapi mulai Juli 2018, program ini sudah berakhir. Sehingga diharapkan semua desa yang ada di Kabupaten Probolinggo dapat replikasi program PerpuSeru ini dengan cara mengembangkan perpusdes di masing-masing desa," jelasnya.

Budi Purwanto menerangkan Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk baru bergabung dalam program PerpuSeru pada tahun 2017. Sementara Desa Kedungrejoso bergabung pada tahun 2018.

"Insya Allah sampai dengan tahun 2018 ini, sudah terdapat 15 desa sasaran program PerpuSeru oleh Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Program ini merupakan salah satu support dalam pengentasan kemiskinan dengan memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan melalui buku dan IT," pungkasnya. (Zidni Ilham)

BACA :

Posted: 06 Jul 2018 04:57 PM PDT
KRAKSAANONLINE.COM - Artis cantik, Nissa Sabyan (19) yang lagi naik daun yang berpenampilan Anggun, sholehah, dan ramah senyum serta pintar membawakan lagu-lagu sholawat Nabi yang bernuansa islam, bakal hadir menghibur rakyat Kabupaten Probolinggo.



Melejitnya artis religi ini, tak hanya di Indonesia namun kini Anissa Sabyan juga terkenal ke negri jiran Malaysia, hingga ke negara eropa Amerika serikat.

Artis mungil dan cantik, Nissa Sabyan, yang nama asli Khairunissa itu, melejit namanya setelah bergabung dengan musik aliran gambus Sabyan, dari Jakarta dan bakal menghibur rakyat Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Langkah itu dilakukan sebagai salah satu bentuk tasyakuran karena HATI memenangkan Pilkada berdasarkan rapat pleno terbuka yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.



Ketua Tim Pemenangan HATI, H. Rifa'i menyebut bahwa mengundang musisi Khoirun Nisa' berikut Grup Sabyan-nya sudah direncanakan jauh-jauh hari. Namun rencana itu akan direalisasikan jika HATI mampu menumbangkan rival politiknya, A. Malik Haramain – KH. Muzayyan Badri (MMC) dalam pilkada Kabupaten Probolinggo 2018.

"Insya Allah kami akan mengadakan sholawatan bersama anak muda, kami akan mengundang grup musik yang sedang populer, Nisya Sabyan. Untuk tempat, insya Allah berlokasi di Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu," kata H, Rifai saat ditemui di kantor DPD Nasdem Kabupaten Probolinggo, Kamis (5/7/2018).

Hanya saja, H. Rifai, belum menjelaskan kepastian waktu pelaksaan konser musik religi itu. Sebab, kata Ketua DPD Nasdem Kabupaten Probolinggo ini, pihaknya masih akan menggelar rapat koordinasi internal. "Insya Allah setelah pelantikan, jika tidak ada perubahan," jelasnya.(*)

BACA :


Posted: 06 Jul 2018 05:03 PM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM - Kamis sore,( 05/07/18 ) Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mendapatkan sebuah kejutan dari para wartawan dari berbagai media yang ada di Kota Probolinggo terkait dengan HUT Bhayangkara yang ke 72. Berawal dari "pertengkaran" yang terjadi antar wartawan di Lobby Polresta Probolinggo, Kapolres yang berniat untuk melerai kejadian tersebut malah mendapatkan surprise berupa kue ucapan HUT Bhayangkara yang ke – 72 dari para wartawan.



Kapolresta Probolinggo mengungkapkan bahwa dirinya tidak menduga sama sekali bahwa para wartawan dari berbagai media memberikan kejutan di HUT Bhayangkara ini. Kapolres juga berharap, bahwa sinergitas dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin antara Polresta Probolinggo dengan rekan – rekan wartawan harus bisa tetap terjaga. Karena, wartawan juga memiliki peran yang sangat penting dalam membantu tugas pokok Polri dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman kondusif di wilayah Kota Probolinggo.



"Terima kasih atas ucapannya, semoga kedepan, bisa tetap terjaga tali silaturahmi diantara polri dan rekan – rekan wartawan. Dan kami berharap, agar rekan – rekan media tetap membantu kepolisian untuk tetap menjaga situasi di wilayah hukum Polresta Probolinggo ini agar tetap aman dan kondusif pasca pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018", Ucap Kapolresta.

Farid, wartawan dari JTV mengungkapkan semoga sinergitas yang sudah baik ini agar tetap terjaga. Farid juga berharap, semoga kedepan, Polri bisa lebih baik dalam melakukan tugas – tugas pokok dalam melayani masyarakat dengan harapan kedepan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin besar.

"Selamat HUT Bhayangkara yang ke – 72 untuk Polri. Semoga kedepan bisa lebih baik dalam segala hal", Ucap Farid.(*)

BACA :


Thursday, July 5, 2018

 Ini Hasil Perhitungan Resmi KPU Pilkada Dan Pilgub 2018 Kabupaten Probolinggo

Ini Hasil Perhitungan Resmi KPU Pilkada Dan Pilgub 2018 Kabupaten Probolinggo


kraksaan online


Posted: 04 Jul 2018 04:25 PM PDT
KRAKSAANONLINE.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo, Rabu (4/7/2018) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Probolinggo tahun 2018.

Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo KPU Kabupaten Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo M. Zubaidi didampingi Komisioner, Sekretaris dan seluruh jajaran KPU Kabupaten Probolinggo.



Rapat pleno terbuka ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Moh. Yasin, Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Zaini Gunawan, sejumlah Kepala OPD dan Forkopimka se-Kabupaten Probolinggo.

Hadir pula Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Probolinggo dan para saksi dari 2 (dua) pasangan calon (paslon) baik dari Pilgub Jawa Timur maupun Pilbup Probolinggo pada Pilkada serentak tahun 2018.

Yakni, paslon Hj. Khofifah Indar Parawansa-Dr Emil Elestianto Dardak, M.Sc (Kerja) dan paslon Drs. H Saifullah Yusuf-Hj Puti Guntur Soekarno, S.IP (Gusti) untuk Pilgub Jawa Timur serta paslon Hj Puput Tantriana Sari-Drs. HA. Timbul Prihanjoko (Hati) dan H Abdul Malik Haramain, M.Sc-H Mohammad Muzayyan, M.HI (MMC).



Setelah dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi, masing-masing PPK secara bergantian membacakan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang dilakukan di masing-masing kecamatan. Dimana hasil penghitungan suara tersebut diambil dari dalam kotak suara yang digembok oleh masing-masing PPK.

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU Kabupaten Probolinggo, untuk Pilgub Jawa Timur tahun 2018, paslon nomor 1 (Kerja) memperoleh 331.939 suara, paslon nomor 2 (Gusti) memperoleh 260.066 suara, jumlah seluruh suara sah 592.005 suara, jumlah suara tidak sah 36.937 suara serta jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah 628.942 suara.

Sementara hasil penghitungan suara untuk Pilbup Probolinggo tahun 2018, paslon nomor 1 (Hati) memperoleh 345.473 suara, paslon nomor 2 (MMC) memperoleh 254.337 suara, jumlah seluruh suara sah 599.810 suara, jumlah suara tidak sah 29.086 suara serta jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah 628.896 suara.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi mengungkapkan bahwa tingkat kehadiran masyarakat di Kabupaten Probolinggo pada saat pemungutan suara sangat mencapai 74%. Jumlah ini masih berada di atas nasional yang mencapai 73,023% dan Provinsi Jawa Timur 68%.

"Untuk tingkat kehadiran masyarakat ke TPS (Tempat Pemungutan Suara), kita berada di urutan 7 tertinggi di Jawa Timur. Masyarakat yang tidak hadir bukan golput, tetapi karena sakit atau kesibukan pekerjaan," katanya.

Zubaidi mengaku bersyukur karena rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Jawa Timur dan Pilbup Probolinggo dapat berjalan dengan baik sesuai dengan PKPU Nomor 01 tahun 2016 bahwa rekapitulasi dimulai tanggal 4-6 Juli 2018 dan PKPU Nomor 09 tahun 2018 tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara.

"Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik dan lancar. Kalaupun ada keberatan itu tidak pada angka perolehan, tetapi keberatan lebih pada hal administrasi. Misalnya karena ada stip X, memakai pensil maupun C1 KWK yang difotocopy. Namun itu tidak menghalangi hasil rekapitulasi penghitungan suara," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima berita acara rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Jawa Timur dan Pilbup Probolinggo secara simbolis oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi didampingi Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Zaini Gunawan dan Forkopimda Kabupaten Probolinggo. (Zidni Ilham)

BACA :



Wednesday, July 4, 2018

 Demi Jatiurip Semakin Hidup Bersama KKN UM

Demi Jatiurip Semakin Hidup Bersama KKN UM


kraksaan online


Posted: 04 Jul 2018 12:12 AM PDT
Oleh : Ulfiatul Jannah
Universitas Negeri Malang 2018
JURNAL WARGA PROBOLINGGO - Universitas Negeri Malang (UM) tahun ini mengirimkan 26 mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. KKN di daerah Probolinggo ini merupakan salah satu jenis KKN yaitu KKN pulang kampung. Mahasiswa dapat mengabdi di daerah asal dan program disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Jadi, 26 mahasiswa ini berasal dari Kabupaten dan Kota Probolinggo dari Paiton hingga Leces.



KKN atau pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 45 hari mulai 19 Mei hingga 9 Juli 2018. Selama 45 hari tersebut mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jatiurip. Sesuai pernyataan yang disampaikan oleh Kepala Desa Jatiurip, Bapak Saleh Kusni saat sambutan upacara pembukaan (22/5) bahwa hal yang perlu dikembangkan ialah keaktifan kembali karang taruna. Oleh karena itu dengan empat divisi yaitu Divisi Keagamaan, Pendidikan, Kesehatan Jasmani dan Rohani serta Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, banyak sasaran kegiatan ialah karang taruna selain perangkat desa dan masyarakat pada umumnya.

Divisi pendidikan melaksanakan pelatihan public speaking dan power point, pelatihan mengetik 10 jari untuk perangkat desa serta program pondok ramadhan aktif dan kreatif dengan berbasis IT. Divisi Ekonomi dan Kesejateraan Masyarakat melaksanakan pelatihan pencatatan BUMDes, seminar copywriting dan seminar strategi pemasaran UMKM berbasis online. Sedangkan divisi Keagamaan mengadakan penyuluhan memandikan dan mengafani jenazah, pelatihan tilawatil Quran bagi anak tingkat SD, serta membersihkan dan memfasilitasi masjid. Selain itu divisi Kesehatan Jasmani dan Rohani mengadakan pembinaan olahraga sepak bola dan voli, penyuluhan kesehatan balita dan lansia. Selain yang disebutkan di atas, terdapat program kerja bersama yaitu Peringatan Nuzulul Quran dan Santunan Anak Yatim.



Minggu (1/7/2018), telah diselenggarakan acara Halal Bihalal dan Pisah Kenang KKN UM di Balai Desa Jatiurip. Acara ini dihadiri oleh bapak dan ibu kepala desa, perangkat desa, Ketua Kelompok Tani dan Karang Taruna serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Muslihati. Beliau juga berasal dari Desa Jatiurip sehingga telah mengenal seluk beluk Jatiurip. Acara ini juga diisi ceramah agama oleh KH Abdul Wasik Hannan. Beliau mengingatkan hadirin untuk selalu mengejar ridho Allah dengan begitu urusan dunia akan mengejar kita, bukan sebaliknya.
Sambutan dan penerimaan yang baik dari masyarakat sekitar membuat mahasiswa KKN nyaman dan lancar dalam melaksanakan kegiatan. Antusiasme masyarakat juga terlihat dengan mengikuti atau menghadiri acara yang diadakan mahasiswa. Keramahan masyarakat juga menjadikan mahasiswa mudah mengikuti cara bermasyarakat Jatiurip yang kental akan agama.(*)

BACA :


Tuesday, July 3, 2018

 Info Lowongan Kerja Probolinggo, Bengkel Tomo

Info Lowongan Kerja Probolinggo, Bengkel Tomo


kraksaan online


Posted: 03 Jul 2018 04:28 AM PDT







Posted: 02 Jul 2018 05:28 PM PDT
Tim Kampung KB Sunda Kepala , saat menerima kunjungan tim verifikasi dari Pemprov Jatim. Sabtu, (30/06/2018).
BESUK,KRAKSAANONLINE.COM - Belum genap satu tahun Kampung Keluarga Berencana (KB) Sunda Kelapa desa Alasnyiur kecamatan Besuk terbentuk, namun dengan ditunjang semangat gigih aparatur desa, stakeholder dan para kader yang telah terbentuk sebelumnya, keberadaanya kini pun menuai banyak pujian.

Tidak hanya pujian, tapi apa yang telah menjadi kiat suksesnya itu diharapkan untuk dapatnya segera direplikasi oleh kampung KB lainnya. Hal ini terungkap setelah kampung KB ini masuk sebagai 6 (enam) besar nominator Lomba Kampung KB tingkat provinsi Jawa Timur dimana sebelumnya harus bersaing dengan 748 Kampung KB yang terbentuk di 38 Kabupaten/Kota.



Tentu saja mereka tidak puas sampai disini, masih tersisa 6 (enam) nominator yang kini dinilai dalam lomba tingkat regional ini, yaitu Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, Kabupaten Mojokerto dan Kota Blitar.

"Sejauh pengamatan kami, Kampung KB Sunda Kelapa telah memenuhi 5 (lima) indikator yang menjadi kriteria utama dalam penilaian Lomba Kampung KB ini yaitu aspek dukungan komitmen, dukungan lintas sektor, dukungan program, peran serta masyarakat, dan pengelolaan Kampung KB, " jelas dr. Anang Budi Yoelijanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPKPP) Kabupaten Probolinggo, Rabu (3/7/2018).

Anang menerangkan eksistensi dan prestasi yang ditunjukkan Kampung KB Sunda Kelapa adalah satu bukti nyata jika konsep pembangunan berbasis kampung KB ini dilaksanakan secara komprehensif dan tepat maka tidak hanya membawa prestasi, manfaat serta dampak positif nya pun akan di rasakan langsung oleh masyarakat desa setempat.



bersamaan dengan semangat ini pula, Anang menargetkan akan segera mencanangkan minimal 15 kampung KB berikutnya pada tahun ini. jika itu benar-benar terlaksana maka pada tahun 2018 ini kabupaten Probolinggo akan memiliki 39 kampung KB.

"Harapan terbesar kami, program kampung KB ini bisa di aplikasi ke seluruh desa agar manfaat Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil, dan wilayah nelayan," tandasnya.

Sementara Camat Besuk Teguh Prihantoro mengungkapkan, baginya kampung KB Sunda Kelapa sudah menjadi juara sejati dalam even ini, pasalnya program yang dijalankan didalamnya benar-benar telah di rasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya beberapa terobosan yang telah diterapkan di kampung KB Sunda Kelapa sangat layak untuk mendapatkan apresiasi. diantaranya adalah program Desa Layak Anak, Generasi Anti Narkoba, integrasi PPL pertanian, serta program pepuseru yang sudah di manfaatkan untuk belajar dan praktek langsung.

Tidak cukup itu, satu lagi yang patut di banggakan dengan adanya kampung KB di wilayahnya ini adalah lahirnya pengrajin batik tulis di Desa Alasnyiur. "Konsep pembangunan SDM dengan pola integrasi bersama OPD terkait adalah kekuatan dasar pada program kampung KB. Lihat saja batik yang di pakai perangkat desa, PKK, BPD, LKD itu semua adalah produk batik tulis Alasnyiur," ucapnya bangga.

Lebih lanjut Teguh sangat mendukung untuk pengembangan salah satu program yang di inisiasi Presiden Joko Widodo ini. Program ini kata ia memungkinkan bagi masyarakat untuk merasakan kehadiran pemerintah diantara mereka untuk membangun serta mengupayakan pemberdayaan masyarakat.

"Akhirnya mereka sadar bahwa program pembangunan ini adalah untuk masyarakat itu sendiri. Dan selanjutnya feed back yang kita terima adalah begitu antusiasnya mereka menjalankan seluruh program yang di tawarkan seperti PKK, posyandu, kelompok tani, PHBS, semua terasa begitu hidup dan penuh semangat," pungkasnya. (Hendra)

BACA :

Monday, July 2, 2018

 Info Kerja Probolinggo, PT Campina Ice Cream

Info Kerja Probolinggo, PT Campina Ice Cream


kraksaan online


Posted: 02 Jul 2018 04:26 AM PDT

Posted: 02 Jul 2018 01:36 AM PDT
DRINGU,KRAKSAANONLINE.COM – Rencana areal tanam tembakau musim tanam (MT) tahun 2018 seluas 10.774 hektar. Dengan asumsi rencana produksi sebesar 12.929 ton dan asumsi produktivitas 1,2 ton/Ha. Luasan lahan tersebut membutuhkan benih sekitar 215.480.000. Dimana perkiraan kebutuhan per hektar sekitar 20 ribu benih dengan jarak tanam 100 cm x 50 cm.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari melalui Kasi Tanaman Perkebunan Semusim Evi Rosellawati.

"Dari rencana areal tanam tembakau tersebut, tentunya harus disediakan benih tembakau yang berkualitas baik dari penangkar maupun petani sendiri. Oleh karena itu kita intens memonitoring ketersediaan benih tembakau di penangkar selaku produsen benih tembakau yang berkualitas, " katanya.



Menurut Evi, saat ini di Kabupaten Probolinggo terdapat 3 (tiga) penangkar benih tembakau. Yakni, Rachmad Yogi Samantha dari Kelompok Tani Cempiring Desa Karanganyar Kecamatan Paiton, Kelompok Tani Barokah IV Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran dan Hari Susanto dari Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran.

"Selain itu, petani-petani tembakau juga sudah melakukan pembenihan secara mandiri, baik untuk varietas Paiton VO maupun Jawa. Sehingga kebutuhan benih tembakau ini sudah bisa dipenuhi baik melalui penangkar maupun kelompok tani," terangnya.

Menurut Evi, selama ini pihaknya secara rutin sudah melakukan pembinaan kepada para penangkar benih maupun kelompok tani baik melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan swadaya.

"Benih yang terjamin kualitasnya biasanya diperoleh dari penangkar benih karena sudah disertifikasi. Hanya saja setiap penangkar hanya mampu menghasilkan benih sekitar 1 hingga 2 juta saja. Sisanya dilakukan oleh petani sendiri, tetapi bijinya dari penangkar yang sudah bersertifikat," jelasnya.

Evi mengharapkan dari rencana areal tanam seluas 10.774 hektar ini bisa terealisasi secara maksimal sesuai dengan kebutuhan gudang. Sehingga hasil panen tembakau bisa aman dan terbeli semua oleh pihak gudang dengan harga yang tinggi.



"Sebagai gambaran bahwa pada tahun 2017 lalu, dari rencana areal tanam seluas 10.774 hektar, realisasinya mencapai 7.609 hektar. Tetapi itu tidak penting asalkan tidak ada gejolak dan hasil panen tembakau bisa terbeli semua oleh pihak gudang. Harapan akhirnya tentu kesejahteraan petani bisa meningkat," pungkasnya. (Zidni Ilham)

BACA :

Posted: 02 Jul 2018 05:05 PM PDT
DRINGU,KRAKSAANONLINE.COM - Selama 2 (dua) hari terhitung mulai Minggu dan Senin (1-2/7/2018) terdapat ribuan peserta yang mendaftar dan juga dilakukan memeriksaan mata oleh tenaga medis JFF (John Fawcett Foundation) Bali dalam bakti sosial yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo di halaman Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu.



Dari hasil pemeriksaan terdapat 125 orang peserta yang siap dioperasi oleh dokter spesialis mata Surabaya yang bekerjasama dengan JFF. Sementara target pemeriksaan yang telah ditentukan sebanyak 2.300 orang dan target operasi katarak hanya 200 orang.
BACA : 

PMI-JFF Gelar Bakti Sosial

"Kemampuan untuk pelaksanaan operasi dalam setiap hari sebanyak 50 orang peserta. Jika target yang ditentukan oleh JFF hingga melebihi 200 peserta, maka perlu dilakukan penjadwalan ulang oleh tim JFF dan penjadwalan ulang itu mendapat penanganan operasi selanjutnya atau dengan waktu yang ditentukan oleh JFF," kata Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Asy'ari.



Bakti sosial berupa operasi katarak dan pemeriksaan mata gratis ini dilakukan untuk membantu masyarakat dibidang sosial dan kemanusiaan khusunya kesehatan mata. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan hingga Jum'at (6/7/2018) mendatang.

Kegiatan bakti sosial PMI Kabupaten Probolinggo dilakukan dengan prinsip kesemestaan (universal) menerima peserta dari berbagai daerah. Dimana untuk pelaksanaan screening dimulai pada hari minggu (1/7/2018) pukul 07.00 WIB. Sedangkan pelaksanaan operasi katarak dimulai hari Senin (2/7/2018) dan ditutup dengan kegiatan Post Op pada hari Jum'at (6/7/2018). (Mujiono)

BACA :

Posted: 02 Jul 2018 04:08 PM PDT
BESUK,KRAKSAANONLINE.COM - Dalam waktu dekat, Kecamatan Besuk akan segera memiliki layanan pendidikan anak usia 0-2 tahun melalui Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Rencananya layanan ini akan dilaunching (rilis) secara resmi pada 10 Juli mendatang di Pendopo Kecamatan Besuk.

Senin (2/7/2018) dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) persiapan launching rintisan Pos PAUD. Layanan pendidikan anak usia 0-2 tahun ini akan mengambil tema "Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan".



"Dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo, baru Kecamatan Besuk yang mendapatkan kuota layanan pendidikan usia 0-2 tahun melalui Pos PAUD," kata Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo.

Tentunya ini tidak terlepas dari usaha dan ikhtiar yang dilakukan oleh PKBM Insan Cendekia yang sudah terakreditasi A dan pembinaan Penilik Diktara Kecamatan Besuk. "Sinergi dan koordinasi lintas sektor, membuahkan hasil bersama 7 desa binaan rintisan Pos PAUD. Meliputi, Bago, Alasnyiur, Sindetanyar, Besuk Kidul, Besuk Agung, Randujalak dan Alaskandang," tegasnya.



Peresmian rintisan Pos PAUD ini rencana akan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolingggo Dewi Korina yang ditandai dengan pengguntingan pita. Sekaligus penyerahan APE secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Usai peresmian nantiya akan dilanjutkan dengan workshop penyusunan SOP (Standart Operasional Prosedur) penerimaan peserta didik baru dan SOP penyambutan murid PAUD di sekolah. Pesertanya ditargetkan sebanyak 50 orang peserta. (Zidni Ilham)

BACA :

Posted: 01 Jul 2018 05:42 PM PDT
DRINGU,KRAKSAANONLINE.COM – Dalam rangka membantu masyarakat yang sedang mengalami gangguan dalam indera penglihatannya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan John Fawcett Foundation (JFF)Denpasar, Bali mengadakan bakti sosial di Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu, Minggu hingga Jumat (1-6/7/2018).

Bakti sosial ini diikuti oleh ribuan peserta baik dari dalam maupun luar Kabupaten Probolinggo. Sejak pukul 06.30 WIB, mereka sudah mulai berdatangan dengan harapan bisa mendapatkan nomor antrian awal. Ternyata begitu sampai masih ada yang datang lebih pagi lagi.



Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Asyari didampingi sejumlah pengurus PMI Kabupaten Probolinggo. Serta I Nyoman Wardhana atau yang biasa disapa Komang.

"Ini merupakan kegiatan bakti sosial, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Terutama pengobatan bagi yang mengalami gangguan penglihatan, bagi yang bacanya memerlukan kacamata maka akan diberi bantuan kacamata baca, jika hasil pemeriksaan ada katarak, maka akan dilakukan operasi katarak disamping juga penggantian bola mata, " kata Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Asyari.

Menurut Asyari, bakti sosial ini ditargetkan diikuti oleh 2.000 orang yang berasal dari dalam maupun luar Kabupaten Probolinggo. Mereka akan ditangani oleh 26 petugas medis dan paramedis. Tetapi khusus operasi katarak targetnya adalah 200 orang.

"Paling tidak setiap harinya bisa dilakukan operasi katarak kepada 50 orang. Tetapi jika nantinya lebih dari 200 orang maka akan dijadwal kembali atau dilakukan operasi di Bali. Sehingga harapannya mereka bisa melihat kembali dengan baik," jelasnya.

Mantan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Probolinggo ini menyampaikan bahwa bakti sosial ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu masyarakat, khususnya yang berasal dari keluarga tidak mampu, sehingga kesehatan matanya bisa pulih kembali.

"Harapan ke depan, jika memang kegiatan ini ada manfaatnya maka PMI akan mengadakan kembali. Semoga kegiatan ini bisa membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan. Bagi yang operasi katarak, jangan lupa untuk kontrol atau memeriksakan secara rutin sehingga pasca operasi tidak ada keluahan dan bisa sempurna lagi, " harapnya.



Sementara Komang dari JFF menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahun kedua yang digelar oleh JFF bekerja sama dengan PMI Kabupaten Probolinggo. Dimana tahun pertama, kegiatan ini diserbu oleh ribuan masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan penglihatannya.

"Terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh masyarakat, terutama masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan mata. Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," katanya.

Usai dibuka, satu persatu masyarakat yang sudah mendaftar langsung melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan ini selanjutnya mereka terbagi dalam 3 (tiga) kategori. Yakni operasi katarak, mendapatkan obat dan mendapatkan kacamata gratis. (Zidni Ilham)

BACA :

Sunday, July 1, 2018

 Launching Ngopi Kebangsaan Dan Kerjasama Pengembangan Potensi Daerah

Launching Ngopi Kebangsaan Dan Kerjasama Pengembangan Potensi Daerah


kraksaan online


Posted: 01 Jul 2018 03:39 PM PDT

SURABAYA,KRAKSAANONLINE.COM – Dalam rangka semakin menggelorakan semangat kebangsaan sekaligus menjalin kerjasama fasilitasi pengembangan potensi daerah, Minggu (1/7/2018) digelar acara launching Ngopi Kebangsaan dan Penandatangan Kesepakatan Bersama Pengembangan Potensi Daerah antara Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL) Komisariat Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.



Acara yang dilaksanakan di Fortunate Coffe The Samator Surabaya ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum, Bupati Bondowoso Drs. H. Amin Said Husni, Ketua IKAL Lemhanas Komisariat Jawa Timur Rahmat Harsono dan Ketua Dewan Pembina IKAL Hayono Isman.

Ketua IKAL Lemhanas Komisariat Jawa Timur Rahmat Harsono menjelaskan bahwa ngopi adalah tradisi Bangsa Indonesia yang sudah ada sejak dulu sebagai sarana memperbincangkan beragam persoalan.

Tradisi ngopi ini juga dilakukan oleh hampir semua kalangan dari yang muda sampai tua, dari masyarakat biasa sampai pejabat tinggi dan tradisi ngopi ini nyaris tidak mengenal status sosial. "Luas dan berakarnya tradisi ngopi ini, tentu akan sangat baik kalau dijadikan media untuk menyemaikan semangat kebangsaan," ujar Rahmat yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Aneka Gas Industri.

Acara launching yang dilanjutkan dengan halal bihalal ini juga diisi dengan penandatangan kesepakatan bersama IKAL Komisariat Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupatan Probolinggo dan Pemerintah Kabupatan Bondowoso terkait fasilitasi pengembangan dan pemasaran potensi unggulan daerah.

Ditambahkan Rahmat, kesepakatan bersama itu merupakan bentuk pengabdian alumni Lemhanas dalam rangka ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Probolonggo dan Kabupaten Bondowoso.

Sementara itu, Pj. Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo menyambut baik terlaksananya acara tersebut. Menurutnya Ngopi Kebangsaan merupakan terobosan dalam menumbuhkembangkan dan semakin menggelorakan semangat kebangsaan khususnya di kalangan generasi muda.

Terkait penandatangan kesepakatan bersama, Pj. Bupati R. Tjahjo Widodo menegaskan hal tersebut sebagai upaya untuk mengembangkan potensi daerah guna memperkuat ketahanan ekonomi Kabupaten Probolinggo. "Semua pihak harus saling mendukung dan mempererat kerjasama dalam rangka meningkatkan daya saing potensi daerah Kabupaten Probolinggo," ujarnya.



Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama meliputi bidang pariwisata, pendidikan, kesehatan, perindustrian dan perdagangan, lingkungan hidup, pertanian, perikanan dan peternakan serta bidang lain yang dianggap relevan. Kesepakatan bersama ini akan berlangsung dalam jangka waktu 12 tahun.

Rencana tindak lanjut dari kesepakatan bersama ini adalah perjanjian kerjasama antara IKAL Jatim dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Probolinggo tentang Faislitasi Pengembangan Produk Unggulan Daerah Kabupaten Probolinggo.

Di sela-sela acara launching para undangan juga bisa melihat, mencicipi dan membeli produk unggulan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Bondowoso. Produk unggulan Kabupaten Probolinggo yang ditampilkan adalah aneka olahan bawang merah produksi "Hunay" dari Kecamatan Dringu. Sementara Kabupaten Bondowoso menampilkan produk unggulan berupa kopi Robusta dan kopi Arabika.(Yono)

BACA :


Posted: 01 Jul 2018 03:35 PM PDT
BESUK,KRAKSAANONLINE.COM – Program Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Alasnyiur , Kecamatan Besuk dikunjungi tim verifikasi lomba Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Timur, Sabtu (30/6/2018).

Kunjungan visitasi ini menyusuli setelah Kampung KB "Sunda Kelapa" berhasil masuk 6 (enam) besar nominasi Kampung KB terbaik tingkat provinsi Jawa Timur dan kemudian berhak mewakili Kabupaten Probolinggo dalam Lomba Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Timur kali ini.



Selain tim verifikasi, turut serta dalam kunjungan itu Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Yenrizal Makmur SP. MM. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto bersama segenap pejabat Forkopimka Besuk.

Dalam sambutannya Yenrizal Makmur sangat mengapresiasi antusias warga masyarakat yang sangat tinggi terhadap adanya program Kampung KB di Desa Alasnyiur. Hal ini terlihat dari besarnya keterlibatan masyarakat dan meriahnya penyambutan yang dilakukan.

"Kita lihat dengan adanya Kampung KB anak-anak kita juga bisa mempresentasikan kreatifitas mereka dalam seni. Hal ini merupakan bagian dari pembangunan SDM di Kampung KB. Ini merupakan salah satu manfaat adanya Kampung KB," katanya.

Melihat dari dekat keberadaan Kampung KB yang usianya belum genap dua tahun namun telah memiliki prestasi yang membanggakan ini, Yenrizal menilai bahwa Kampung KB Sunda Kelapa ini sedang berproses dan mengarah menuju Kampung KB ideal. Oleh sebab itu harus dioptimalkan peran kader dalam mensosialisasikan pengetahuan KB, kesehatan reproduksi dan kesehatan balita.



"Kampung KB yang ideal harus memiliki perencanaan-perencanaan dalam membangun rumah tangga, dengan jalan meningkatkan SDM dan pengetahuan suami istri dalam rangka menyiapkan generasi berikutnya yang lebih berkualitas baik fisik maupun kecerdasanya," ungkapnya.

Terkait dengan hasil penilaian, hal senada juga diutarakan oleh ketua tim verifikasi Dra. Ernawati MM. Menurutnya, secara nyata belum banyak terlihat hasil dari program yang telah dimiliki Kampung KB Sunda Kelapa. Namun yang menjadi catatan positif adalah adanya effort dan upaya untuk menuju ke arah tersebut.

"Meski masih tergolong baru, namun apa yang telah mereka upayakan sejauh ini menurut kami sangat luar biasa. Selain itu mereka juga sudah mampu melihat permasalahan-permasalahan di desa kemudian menentukan solusi tepat yang diperlukan," jelas Ernawati ketika meninjau Sekretariat Kampung KB Sunda Kelapa.

Ernawati menambahkan, point utama yang menjadi perhatian khusus tim adalah melihat pada progres program kerja dan kemanfaatannya. Kehadiran tim saat ini kata dia juga berfungsi sebagai pendampingan dalam melihat permasalahan dan membantu menyelesaikanya.

"Intinya kami melihat persoalan apa yang sedang dihadapi desa dan jangan sampai membuat suatu program yang tidak bisa match dengan persoalan yang sedang dihadapi masyarakat tersebut," pungkasnya. (Hendra)

BACA :

Posted: 01 Jul 2018 03:31 PM PDT
SUKAPURA,KRAKSAANONLINE.COM – Setiap bulan purnama pada bulan Kasada jelang upacara ritual Yadya Kasada yang merupakan adat budaya masyarakat Tengger di kawasan Gunung Bromo, diselenggarakan malam resepsi perayaan Yadya Kasada, Jum'at (29/6/2018) malam di Pendopo Agung Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.



Kegiatan malam resepsi jelang upacara Yadya Kasada kerap dilakukan setiap tahun yang diikuti puluhan masyarakat Tengger sebagai salah satu rangkaian upacara adat umat Hindu. Acara malam resepsi Yadya Kasada ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum dan Tim Calender of Event Kementerian Pariwisata Made Iriawan Wira Adikusuma.

Resepsi Yadya Kasada 2018 ini, Dukun Sutomo selaku Dukun Pandita Tengger mengukuhkan Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo beserta Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ny Tri Juningsih Tjahjo Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono beserta istri, Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Kav. Depri Rio Saransi, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad beserta istri dan Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Jatim Yenrizal Makmur beserta istri yang dinobatkan sebagai warga kehormatan Suku Tengger.



Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko menyampaikan, kegiatan Yadya Kasada 2018 ini merupakan bagian untuk sporting Pemerintah Daerah terhadap kearifan lokal adat dan budaya masyarakat Tengger. Karena, budaya adat Tengger dapat mendongkrak terhadap kunjungan wisata. Event-event penting yang diminati meliputi 3 (tiga) event meliputi Eksotika Bromo, Jazz Gunung dan event di setiap malam tahun baru di Bromo adalah Tajuk Night Karnival.

Sementara Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo menyatakan, budaya yang dilakukan masyarakat Tengger ini harus terus didukung dan dilestarikan. Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus berkomitmen memberikan dukungan terhadap upacara adat keagamaan masyarakat Tengger. Momentum ini dapat dijadikan sebagai falsafah hidup dan pedoman khususnya masyarakat Tengger.

"Semua ini merupakan implementasi dukungan lintas sektoral dan masyarakat dalam rangka pengembangan destinasi wisata, sadar wisata dan sapta pesona. Kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang dilakukan berupa pengembangan destinasi wisata, pengembangan obyek wisata, peningkatan sarana dan prasarana yang memadai peningkatan cakupan promosi dan publikasi wisata melalui berbagai media," ungkapnya.

Pada malam resepsi Yadya Kasada diakhir acara, para tamu undangan yang hadir menyaksikan persembahan pementasan sendra tari dan pementasan Roro Anteng dan Joko Seger yang mengisahkan legenda asal usul masyarakat Tengger. (Mujiono)

BACA :