Thursday, December 20, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Info Lowongan Kerja, Dibutuhkan Accounting Staff Di PT Catur Karsa Inkrisuba Paiton

Posted: 20 Dec 2018 03:08 AM PST


Pemkab Peringati Hari Nusantara, Hari Bela Negara Dan Hari Ibu Secara Bersamaan

Posted: 19 Dec 2018 08:15 PM PST

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperingati Hari Nusantara ke-18, Hari Bela Negara ke-70 dan Hari Ibu ke-90 dalam sebuah apel bersama di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (20/12/2018) pagi. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.

Sebagai Komandan Upacara adalah Budi Utomo dari Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Pembaca teks Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 adalah Evi Yuliati dari DPPKB, pembaca teks Ikrar Bela Negara adalah Kepala Dinas Perhubungan Doddy Nur Baskoro dan pembaca sejarah singkat Hari Ibu adalah Amalia Etiq Primahayu dari DPPKB Kabupaten Probolinggo. Sementara perwira upacara adalah Kepala Bakesbangpol Agus Mukson. Dimeriahkan pula paduan suara SMAN 1 Kraksaan dan Koorsik Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Peringatan Hari Nusantara ini mengambil tema "Perwujudan Kesatuan Nusantara yang Utuh Melalui Deklarasi Juanda Menuju Poros Maritim Dunia". Sementara peringatan Hari Bela Negara mengangkat tema "Indonesia Tanah Airku Tercinta Kan Ku Bela Sepanjang Masa". Sedangkan peringatan Hari Ibu mengambil tema "Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-laki Dalam Membangun Ketahanan Keluarga Untuk Kesejahteraan Bangsa".

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono, para Staf Ahli, Asisten serta Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam sambutannya Bupati Tantri menyampaikan momentum peringatan Hari Nusantara tahun 2018 tidak terlepas dari perjuangan bangsa Indonesia untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara kepulauan yang pertama kali tercetus melalui Deklarasi Djoeanda pada 13 Desember 1957.

"Konsep deklarasi ini mendasari perjuangan bangsa Indonesia untuk menjadi rezim negara kepulauan. Atas dasar ini Indonesia memandang laut sebagai jati diri bangsa serta laut sekaligus merupakan pemersatu dan perekat bangsa," katanya.

Terkait peringatan Hari Bela Negara Bupati Tantri menegaskan wujud bela negara itu artinya kita harus sekuat tenaga mempertahankan makna pembangunan berkelanjutan baik dalam konteks sosial maupun alamiah. Dalam konteks sosial, kemampuan generasi milenial mengantisipasi kecepatan perubahan dunia, tidak boleh terlepas dari pondasi budaya, kearifan lokal dan nilai-nilai luhur bangsa.

"Tugas bela negara tentulah bukan tugas yang ringan seiring dengan makin kompleknya tantangan yang dihadapi. Namun saya yakin melalui sinergi antar segenap elemen yang sipil, yang militer, yang menjalankan usaha, yang belajar dan mengajar, yang mewartakan berita hingga yang menjadi teladan masyarakat. Kita semua mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, mandiri, adil dan makmur serta berkepribadian dalam kebudayaan," tegasnya.

Sehubungan dengan peringatan Hari Ibu, Bupati Tantri menjelaskan Nawa Cita sebagai salah satu agenda nasional. Berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi dan berdampak kepada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan dan anak seperti terjadinya kekerasan, bentuk-bentuk perlakukan diskriminatif dan lain-lainnya. Peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai, karakter dan budi pekerti. Ketahanan keluarga sekaligus menjadi pondasi dalam menerapkan kehidupan yang harmonis, damai dan religius.

"Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perempuan dan laki-laki keduanya adalah parthnership sejoli yang saling memahami fungsi, seiring sejalan sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan penghargaan atas inovasi BCA (Bank Cletong dan Air Kencing Ternak) sebagai TOP 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Jawa Timur kepada drh Amir Syarifuddin dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo. (Zidni Ilman)

Tahun Politik 2019, Indonesia Aman dari Segala Ancaman

Posted: 19 Dec 2018 08:12 PM PST

SURABAYA - Jangan Suriahkan Indonesia...!" Demikian tema Diskusi publik yang digelar oleh Lembaga Kajian Strategi dan Pembangunan Pemerintah (L-KSP) di aula Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Rabu (19/12).

Dalam Diskusi publik tersebut turut hadir, Dr.H.Suis Qoim Abdullah,M.FiI.I,Dosen Pasca Sarjana,Abd.Holil,S.Hum,Gerakan Pemuda Ansor Surabaya, Nafik Muthorin,MA.Hum, Pemuda Muhammadiyah,Serta Abdurrohman wahid Direktur L-KSP.

Acara tersebut disambut antusias dan dihadiri ratusan Mahasiswa UINSA yang tergabung dari beberapa organisasi. Serta dihibur penampilan selebgram ternama Veve Zulfikar.

Sampai saat ini hastag atau tagar #JanganSuriahkanIndonesia. masi jadi tranding topic di Media sosial.

Dosen Pasca Sarjana Suis Qoim menjelaskan, seminar tersebut merupakan bagian dari gerakan menolak segala upaya yang bisa menjadikan Indonesia luluhlantak seperti Suriah.

Edukasi politik kepada masyarakat sangat diperlukan untuk memahamkan masyarakat terkait mekanisme politik.

"Politik itu adalah hal yang biasa. Biasa dimana ada adu ide, gagasan, pemikiran dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, hal yang paling fundamental agar Indonesia tidak jatuh ke dalam kondisi seperti Suriah, yakni tidak mempolitisasi agama.

Sementara itu Abdurrohman wahid Direktur L-KSP mengatakan adanya potensi perpecahan dalam kerukunan sosial di Indonesia menjelang Pemilu 2019.

Meski begitu, hal itu hanyalah potensi dan tidak terlalu besar jika masyarakat mampu untuk memahami mekanisme politik, khususnya generasi milineal yang akan menduduki 48% dari pemilih pada pemilu 2019, harus diberikan pemahaman, segala usaha memakai agama untuk kepentingan politik harus ditolak.

Wahid juga Menampik keras segala gerakan makar yang mengatas namakan agama, bahasa dan simbol agama memang efektif untuk mengelabui masyarakat, seperti akhir-akhir ini ramai terkait pembakaran bendera.

Padahal menurut Wahid tidak ada teks Al-quran maupun hadist yang mendukung klaim tersebut.
Ia menyatakan demikian, melihat adanya beberapa kelompok yang gemar menggunakan mimbar masjid untuk hujatan politik sudah kelewatan dalam menyudutkan Pemerintahan.

Dia menekankan, gerakan literasi harus dimasifkan di kelompok manapun untuk mencegah kerukunan sosial terpecah belah.

"Jika gerakan Literasi ini tidak dilakukan maka kerukunan sosial akan terpecah belah, dan akan menjadi semakin rentan," ujarnya.(*)

Wednesday, December 19, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Bupati Tantri Resmikan Puncak Seruni Point

Posted: 19 Dec 2018 09:03 AM PST

SUKAPURA - Tahun ini puncak Seruni Point di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura berbenah. Demi mempermudah akses pengunjung dilakukan renovasi berupa pembangunan infrastruktur dengan menggunakan anggaran dari Kementerian Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat RI senilai Rp 5 miliar.

Setelah selesai direnovasi, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE meresmikan wisata baru Puncak Seruni Point yang ditandai dengan pengguntingan untaian bunga di pintu tangga awal, Selasa (18/12/2018) pukul 08.00 WIB di Seruni Point Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.

Dari tangga awal hingga menuju Puncak Seruni Point memiliki 256 anak tangga, puncak spot dan juga 4 (empat) gapura bisa dijadikan tujuan untuk menikmati wisata keindahan alam berupa keindahan Gunung Bromo, indahnya perbukitan dan juga menikmati sunrice maupun sunset di puncak Seruni Point utama.

Pada tangga terakhir, Puncak Seruni Point lantai 1 (satu) terdapat tempat peristirahatan atau tempat untuk bersantai. Untuk lantai kedua tempat spot utama digunakan untuk pengambilan gambar atau view untuk berfoto selfie dan menikmati indahnya matahari terbit maupun keindahan Gunung Bromo.

Usai dilaksanakan pengguntingan untain bunga dan penandatanganan prasasti, Bupati Tantri menuju puncak Seruni Point didampingi oleh sejumlah pejabat OPD Kabupaten Probolinggo sekaligus menikmati indahnya pemandangan Gunung Bromo. Berfoto-foto di spot utama puncak Seruni Point memiliki kesan tersendiri dengan view luar biasa.

Bupati Tantri menyampaikan dengan diresmikannya puncak Seruni Point ini menjadi salah satu alternatif jujukan wisata dan dapat menambah jujukan wisata yang ada di Kecamatan Sukapura yang nantinya dapat menambah daya tarik dan lebih diminati wisatawan.

"Infrastruktur menjadi faktor utama demi kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke puncak Seruni Point. Hal ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang akan terus ditingkatkan secara bertahap," katanya.

Menurut Bupati Tantri, kawasan Bromo Tengger akan terus berbenah sebagai destinasi tanpa henti. Artinya akan terus dilakukan pengembangan dan inovasi terhadap potensi yang ada. Dalam hal ini Pemkab Probolinggo bersama Pemerintah Desa akan mendukung penuh pengembangan potensi wisata yang ada. "Dengan meningkatnya potensi wisata di Kecamatan Sukapura, tentunya akan meningkatkan pula perekonomian masyarakatnya," jelasnya.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo menambahkan setelah dilakukan perbaikan atau renovasi akses menuju Puncak Seruni Point sangat mudah.

"Para pengunjung wisata tidak akan mengalami kesulitan menuju spot utama puncak Seruni Point untuk menikmati keindahan Gunung Bromo dan menikmati sunrise," ujar Supoyo. (y0n0/Yuli)

Tuesday, December 18, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


12 Ribu Pohon Mangrove, Ditanam oleh HCML Bentuk Peduli Lingkungan

Posted: 18 Dec 2018 04:17 AM PST

PASURUAN – Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) kembali menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Setelah sukses menanam 8.000 bibit pohon mangrove di tahun 2017, kali ini HCML menanam 12.000 bibit pohon mangrove di garis pantai Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Kegiatan yang digelar untuk memeringati Hari Lingkungan Hidup Dunia atau World Environment Day (WED) 2018 ini didahului dengan pembersihan sampah plastik di garis pantai. Kegiatan penanaman 12.000 bibit pohon mangrove dan pembersihan sampah yang dilakukan, Selasa (18/12/2018) pagi dan diikuti perwakilan SKK Migas Jabanusa, menejemen dan karyawan HCML, Muspika dan warga masyarakat Desa Semare.

"Selain sebagai upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup, mencegah meluasnya erosi dan abrasi di garis pantai, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan hidup di kalangan pegawai HCML. Karena itu, karyawan kita libatkan dalam peringatan World Environment Day 2018 ini," kata Manager HSE, Rockyanto Sasabone.

Dijelaskan, kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup sudah menjadi kegiatan rutin HCML setiap tahun sejak 2014. Kegiatan sebelumnya dilakukan di Cilebut – Bogor pada tahun 2014, pada 2015 di Cibinong - Bogor, 2016 di Kampus UI Depok, dan di tahun 2017 di lokasi sekitar Gas Metering Station (GMS) HCML yang ada di Desa Semare - Pasuruan.

Vice President Production HCML Perkasa Sinagabariang menambahkan, selain melibatkan karyawan, kegiatan menanam 12.000 bibit pohon mangrove dan membersihkan areal pantai dari sampah plastik ini juga berkerja sama dengan LSM Desa Semare yakni Kelompok Mangrove Samudra.

"Lewat kegiatan pelestarian lingkungan hidup yang melibatkan karyawan dan warga ini, kami berharap bisa meningkatkan hubungan baik antara SKK Migas dan HCML, sebagai pelaku industri hulu migas, dengan pemerintah dan masyarakat lokal. Teman-teman Kelompok Mangrove Samudra tidak hanya menyediakan bibit, tetapi juga akan membantu merawat bibit mangrove ini selama satu tahun penuh agar tumbuh bagus," kata Perkasa.

Tak pelak, meski peserta kegiatan penanaman bibit mangrove dan pembersihan sampah plastik lebih didominasi oleh karyawan HCML, beberapa pejabat pemerintah dari tingkat desa sampai dengan propinsi juga diundang untuk terlibat dalam kegiatan ini.

Seperti pernah diberitakan, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia tahun 2017, HCML atas dukungan SKK Migas melakukan penanaman 8.000 bibit pohon mangrove. Dengan demikian, HCML sudah menanam 20.000 bibit pohon mangrove di sepanjang garis pantai Desa Semare.

"Penanaman bibit mangrove ini bagian dari komitmen HCML untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup. Ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan dan arahan dari SKK Migas Semoga bibit mangrove tumbuh bagus sehingga kualitas lingkungan hidup bisa kita tingkatkan," tambah Manager HSE, Rockyanto Sasabone.

Menjadi Motivasi

Sementara itu, Kepala Desa Semare Yazid berterima kasih pada HCML karena menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup di Desa Semare. Ia melihat kegiatan membersihkan sampah plastik dan penanaman mangrove bisa menjadi motivasi bagi warga Desa Semare untuk memelihara kebersihan dan menghargai lingkungan hidup.

"Desa Semare masih banyak kekurangan, keberadaan dan aktivitas HCML di Desa Kami ini menjadi penyemangat bagi warga untuk bisa maju, mengejar ketertinggalan dan menggapai kemakmuran," katanya.

Yazid menambahkan, sengaja meminta HCML memusatkan kegiatan di depan dermaga. Alasannya, dermaga penangkap ikan dari papan kayu yang dibangun HCML beberapa tahun silam itu akan dikembangkan warga menjadi Caffe Laut Semare (CLS).

"Caffenya dibangun dengan dana swadaya. Ditargetkan bisa dibuka pada bulan Februari 2019. Untuk bisa menjadi eco wisata laut, lingkungannya harus lebih hijau dan menarik, karena itu kegiatan pembersihan sampah plastik dan penanaman mangrove dipusatkan di lokasi ini. Lima tahun lagi, mangrove-nya pasti sudah tinggi dan meneduhkan lingkunga," katanya. (tus)

Monday, December 17, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Laporan Hasil Computer Assisted Test SKB Pemerintah Kabupaten Probolinggo

Posted: 16 Dec 2018 09:44 PM PST

Berikut laporan hasil Computer Assisted Test ( CAT )  Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB) Pemerintah Kabupaten Probolinggo Tahun 2018.

Saturday, December 15, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


24 Kecamatan Yang Tergabung Dalam Paguyupan Camat Ikut Bersihkan Rumah Warga

Posted: 15 Dec 2018 07:54 AM PST

TIRIS – Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang merusak rumah warga dan menelan korban jiwa di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris pada 10 Desember 2018 lalu mengundang perhatian dan mendapatkan empati dari 24 Camat yang tergabung dalam Paguyuban Camat Kabupaten Probolinggo.

Sabtu (15/12/2018), Paguyuban Camat ini mendatangi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris sekaligus untuk menyerahkan bantuan logistik. Para Camat ini berangkat pada pukul 07.00 WIB dari Kantor Kecamatan Pajarakan. Namun ada juga yang langsung bertemu di Kantor Kecamatan Tiris untuk selanjutnya ke Posko Penanggulangan Bencana Tiris.

Bantuan logistik yang diserahkan terdiri dari 50 sak beras, 100 karton mie instan, 500 buah baju layak pakai dan 50 Kg gula pasir. Bantuan ini diserahkan kepada korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor Tiris melalui Posko Bencana.

Selain menyerahkan bantuan, para Camat ini turun langsung berbaur dengan para relawan membersihkan rumah warga dari tumpukan lumpur yang dibawa banjir bandang. Bahkan sebagian Camat juga ikut membantu di dapur umum Tagana Kabupaten Probolinggo.

Koordinator Lapangan Paguyuban Camat Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan bantuan ini murni berasal dari para Camat yang ada di Kabupaten Probolinggo untuk membantu meringankan beban penderitaan korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang ada di Kecamatan Tiris.

"Bantuan logistik ini merupakan bentuk rasa empati dan kepedulian dari para Camat yang ada di Kabupaten Probolinggo. Ini adalah bentuk bakti sosial kami dan murni panggilan hati untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris," katanya.

Dengan sigap dan kompak, para Camat ini mengambil cangkul dan bergotong royong membersihkan sisa lumpur yang menumpuk di depan rumah warga. Sebagian lagi ada yang mengangkat hasil cangkulan lumpur tanah dengan menggunakan karung bekas.

"Kami ingin masyarakat tahu bahwa Camat akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Meskipun bantuan ini tidak seberapa, tetapi kami bersyukur bisa ikut membantu meringankan beban para korban bencana alam di Kecamatan Tiris," pungkasnya. (Zidni Ilman/Melody)

Karang Taruna Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang Tiris

Posted: 15 Dec 2018 03:31 AM PST

TIRIS – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang sedang terkena musibah bencana, Karang Taruna (Katar) Kabupaten Probolinggo menyerahkan bantuan logistik kepada korban banjir bandang dan tanah longsor yang berada di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, Sabtu (15/12/2018).

Penyerahan bantuan logistik ini diikuti puluhan pengurus Karang Taruna Kabupaten Probolinggo. Kedatangannya disambut oleh petugas Posko Penanggulangan Bencana dan pengurus Karang Taruna Kecamatan Tiris. Secara simbolis bantuan ini diserahkan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili.

Bantuan logistik yang diserahkan terdiri dari 1 kuintal beras, 40 kg gula, mie instan, makanan ringan serta sejumlah uang. Bantuan ini diperoleh dari hasil pengumpulan seluruh pengurus Karang Taruna di Kabupaten Probolinggo.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengungkapkan pemberian bantuan logistik dari keluarga besar Karang Taruna ini bertujuan untuk membantu meringankan beban para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Tiris.

"Semoga apa yang kami lakukan ini bisa memberikan motivasi dan semangat untuk para korban bahwa mereka tidak sendirian. Masih ada kami keluarga besar Kabupaten Probolinggo yang siap membantu saudara kita, khususnya korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Tiris," ujarnya.

Tidak hanya sekedar menyerahkan bantuan logistik kepada korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 10 Desember 2018 tersebut, dalam kesempatan itu para pengurus Karang Taruna Kabupaten Probolinggo juga melihat secara langsung dampak dari bencana tersebut. Terlihat sisa-sisa lumpur dan pohon tumbang yang terhanyut terbawa arus banjir.

"Kami datang kesini untuk melihat secara langsung dampak dari banjir bandang dan tanah longsor sekaligus menghibur para korban agar senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT," pungkasnya.(Zidni Ilman/Melody)

Info Lowongan Kerja Di Bengkel Tomo

Posted: 15 Dec 2018 03:21 AM PST

Persyaratan
Min umur 28 Thn
Min pendidikan SMP
mempunyai SIM C

Kirim segera
Lamaran Anda ke
Bengkel Tomo
Jl Deandless Pabean Dringu
Info lebih lanjut hub .
Bapak Tomo 081-359-539260

Lamaran terakhir dikirim 20 Desember 2018

Friday, December 14, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Bupati Tantri Pastikan Penanganan Bencana Banjir Lebih Cepat

Posted: 14 Dec 2018 09:37 AM PST

TIRIS – Untuk kedua kalinya Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE, hari ini Jum'at (14/12/2018) pagi, kembali mengunjungi desa Andungbiru kecamatan Tiris pasca diterjang bencana banjir dan tanah longsor cukup hebat tiga hari yang lalu.

Kali ini Bupati Tantri sengaja hadir bersama Sekda Probolinggo Soeparwiyono dan beberapa Kepala OPD dengan dua target, pertama, memberikan arahan percepatan penanganan bencana, dan kedua, mengunjungi lagi dua poskotis, berdialog dengan warga dan memberikan bantuan berupa sarung, mukena, jilbab dan sembako bersama bantuan lain yang sebelumnya telah dihimpun di Poskotis.

Selain itu, perhatian utamanya adalah selain pada empat pos kesehatan darurat juga pada keberadaan dua unit dapur umum disekitar pemukiman warga yang sudah beroperasi sejak awal untuk melayani kebutuhan makan warga terdampak dan seluruh personil yang terlibat dalam pemulihan desa Andungbiru.

Evaluasi dan koordinasi singkat bersama satker dan tim Satgas Bencana juga dilakukan untuk menentukan langkah strategis dalam rangka pemulihan desa Andungbiru dan masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Bupati Tantri menegaskan dua langkah prioritas yang harus segera di upayakan setelah menjamin tercukupinya logistik dan kebutuhan masyarakat sehari – hari. Prioritas selanjutnya adalah membuka akses jalan yang lumpuh akibat tertutup material banjir dan tanah longsor serta melakukan pembersihan material lumpur di sekitar pemukiman warga.

"Setelah itu secepatnya akan kita upayakan pemulihan infrastruktur utama, mulai dari pembangunan jembatan serta pembangunan dan rehab rumah warga yang hanyut dan rusak parah. Saat ini tambahan ekscavator sedang menuju kemari untuk membackup proses pemulihan tersebut," jelas Tantriana Sari.

Lebih lanjut Bupati Tantri menjelaskan bahwa bantuan – bantuan selanjutnya pasti ada, selain sembako bantuan ini juga akan berupa bantuan stimulan untuk meringankan beban masyarakat utamanya yang rumahnya rusak berat dan hanyut.

"Alhamdulillah secara keseluruhan proses pemulihan sudah berjalan baik, seluruh penanganan yang dilakukan oleh BPBD bersama TNI/Polri dan masyarakat berjalan dengan cepat dan sigap. Tinggal menunggu proses selanjutnya yang sudah dikerjakan secara all out oleh tim Satgas," pungkasnya

Sementara Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menambahkan, dalam Evaluasi dan koordinasi singkat juga ditekankan untuk kemungkinan terjadinya bencana serupa di beberapa wilayah pegunungan di Kabupaten Probolinggo yang memang rawan bencana.

Hal ini juga menjadi perhatian bersama mengingat saat ini masih baru awal musim penghujan namun sudah sangat berpotensi bencana banjir dan tanah longsor. "BPBD bersama TNI/Polri dan Instansi terkait segera mengupayakan back up bantuan informasi dan sosialisasi kepada warga masyarakat khususnya yang berada di wilayah potensi bencana seperti Tiris, Krucil, Sumber dan Sukapura agar lebih waspada," terangnya. (Trisianto/Yuli)

Pemkab Probolinggo Lampaui Target Pembangunan Seribu RTLH Per Tahun

Posted: 14 Dec 2018 12:13 AM PST


MARON – Memperhatikan data capaian rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 7 tahun terakhir (2012-2018) pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo, Bupati Probolinggo Hj P Tantriana nampak sumringah.

Data tersebut terpampang pada saat pelaksanaan tasyakuran Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa dan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)/RTLH Warga Kecamatan Maron, Kamis (13/12/2018) pagi di balai desa Pegalangan.

Dari kurun waktu 7 tahun sejak 2012 itu Tercatat total 12.798 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang sudah di rehab dengan mengalokasikan anggaran dari APBD, APBN, dana desa serta bantuan dari Program TNI.

Dalam sambutannya Bupati Tantri mengemukakan prestasi ini adalah salah komitmen Pemerintah Daerah Probolinggo untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui program rehab RTLH. Keberhasilan ini boleh dibilang sebagai bayar janji Bupati Tantri pada saat kampanye politik pada tahun 2012 yang lalu, salah satunya adalah akan membangun minimal seribu RTLH pertahun.

"Alhamdulillah atas pertolongan dan kemudahan yang diberikan oleh Allah kita mampu melebihi target, sampai dengan tahun 2018 ini jika dirata – rata, pemerintah kabupaten Probolinggo telah membangun RTLH sebanyak 1.828 unit rumah per tahunnya," jelas Bupati Tantri.

Lebih lanjut Bupati Tantri menerangkan, keberhasilan ini tidak lain karena dorongan dan motivasi bersama untuk mewujudkan salah cita – cita rakyat Kabupaten Probolinggo yang menginginkan berkehidupan sehari – hari yang aman, nyaman, dan tercukupi segala kebutuhan. Salah satu kebutuhan penting menurut Bupati Tantri adalah rumah yang layak untuk tempat tinggal keluarga.

"Mohon doanya agar seluruh proses pembangunan pemerintahan di Kabupaten Probolinggo sampai dengan 5 tahun mendatang diberi kelancaran dan kemudahan. Tentu juga dengan dukungan pemerintahan kecamatan dan desa, serta seluruh rakyat Kabupaten Probolinggo," pungkasnya. (Trisianto/Yuli)

Kunjungi Lokasi Tol Leces – Tongas, Segera Perbaiki Infrastruktur Yang Rusak

Posted: 14 Dec 2018 12:09 AM PST

TONGAS – Dengan adanya pembangunan proyek Jalan Tol (Pasuruan-Probolinggo) Paspro, Beberapa infrastruktur yang akan dilakukan perbaikan, Bappeda Kabupaten Probolinggo setelah melakukan audiensi Progress rehabilitasi Infrastruktur yang rusak akibat pembangunan tersebut, Dilanjutkan dengan kunjungan kelokasi pembangunan Infrastruktur Tol dari Leces sampai Tongas.

Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko meninjau lokasi pembangunan proyek Jalan Tol (Pasuruan-Probolinggo) Paspro didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lahan Proyek Tol Paspro Agus Minarno dan perwakilan pihak kontraktor PT. Waskita Karya yang mengerjakan proyek Jalan Tol Paspro.

Bukan hanya meninjau kondisi jalan Tol, Wabup Timbul jugq ingin mengetahui infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat pembangunan Tol dan segera dilakukan perbaikan sebelum diresmikan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo.

Mulai tanggal 21 September 2018 sampai 2 Januari 2019 akan dilakukan uji coba jalan tol. Dengan gratis masyarakat dapat membawa kendaraan roda 4 (empat) mencoba melewati tol yang selesai dibangun mulai dari Leces hingga menuju tol Tongas. Untuk kendaraan truk tidak diperbolehkan melakukan uji coba tersebut.

Menurut Wabup Timbul, permasalahan kerusakan infrastruktur yang terdampak proyek jalan tol dapat diatasi dengan baik dan segera dilakukan perbaikan, sehingga infrastruktur yang menjadi kebutuhan terpenting bagi masyarakat tidak mengalami kendala nantinya.

PPK Tol Paspro Agus Minarno menyampaikan, pembangunan Jalan Tol Leces – Tongas akan segera dibuka. Langkah awal yang terhitung mulai tanggal 21 September 2018 sampai 2 Januari 2019 akan dilakukan uji coba jalan tol, setelah itu dilanjutkan dengan uji layak operasi sebelum peresmian nanti.(y0n0/si2l)

Bupati Tantri Kunjungi Lokasi Terdampak Banjir Bandang Di Tiris

Posted: 14 Dec 2018 12:06 AM PST

TIRIS – Musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan deras beberapa hari yang lalu, terjadi di wilayah Desa Andung Biru dan Desa Tiris Kecamatan Tiris, Senin (10/12/2018)

Sebagai respon cepat penanganan bencana tersebut, Rabu (12/12/2018) Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE dan Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengunjungi lokasi banjir bandang yang telah merusak beberapa rumah dan infrastruktur (jembatan) di Desa Andung Biru dan Desa Tiris.

Turut hadir meninjau lokasi, Danrem 083/Baladika Jaya Malang Kolonel Inf. Bagus Suryadi Tayo dan Dandim 0820 Probolinggo Imam Wibowo. Anggota TNI/Polri yang terjun langsung membantu masyarakat di lokasi bencana banjir bandang membersihkan dan membuat jembatan baru yang bersifat sementara untuk kelancaran transportasi masyarakat.

Selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistiyanto, Kepala Dinas Pendidikan Dewi Korina dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Rr. Retno Ngastiti Djuwitani juga hadir dilokasi

Dampak banjir yang tergolong parah di Desa Andung Biru yakni di Dusun Lawang Kedaton dan Dusun Kedaton. Petugas medis Puskesmas Tiris, Satuan Petugas (Satgas) Tagana BPBD Kabupaten Probolinggo dan petugas yang menangani bencana alam dari Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo berada dilokasi setelah terjadinya bencana banjir untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Bupati Tantri langsung menggelar rapat terbatas dengan beberapa OPD terkait penanganan bencana ini dengan cepat dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE menjelaskan, langkah awal yang dilakukan oleh BPBD menyediakan penampungan seluruh korban bencana dan menyediakan makanan dengan gizi yang layak. Untuk penanganan jangka pendek, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berupaya menggunakan alat beratnya untuk menyelesaikan masalah membuka akses jalan sekaligus pembangunan jembatan darurat didesa Andung Biru dan Desa Tiris.

Sedangkan penanganan jangka menengah yang akan dilakukan adalah relokasi beberapa rumah warga dan dilaksanakan kajian khusus terhadap kondisi rumah yang terlalu dekat dengan sungai. Sedangkan jumlah kerugian yang terdampak bencana banjir bandang ini masih belum final dan masih dilakukan pendataan.

Saat melaksanakan rapat terbatas, Bupati Tantri menghimbau kepada OPD terkait agar penanganan permasalahan dampak banjir bandang dilaksanakan dengan cepat. Sudah ada 5 (lima) titik pos pelayanan telah dibuka untuk melayani masyarakat dan juga mengevakuasi ibu hamil yang akan melahirkan dalam waktu dekat dan juga penanganan balita yang beresiko agar supaya tidak mengalami masalah. (y0no/Si2l)

Wednesday, December 12, 2018

kraksaan online

kraksaan online

kraksaan online


Info Lowongan Kerja Giant Ekstra Probolinggo

Posted: 11 Dec 2018 08:04 PM PST


Info Lowongan Kerja JNE Express Area Pandaan Pasuruan

Posted: 11 Dec 2018 07:59 PM PST



Pemasangan Gilder Di Jembatan Randu Merah Di undur , Ini Alasannya

Posted: 11 Dec 2018 07:54 PM PST

PAITON - Pemasangan balok girder jembatan Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo diundur. Pemasangan yang sebelumnya dijadwalkan pada Rabu-Kamis (12-13/12/2018) diundur sehari menjadi Kamis-Jum'at (13-14/12/2018).

Hal itu sudah di viralkan di medsos Facebook, twitter, whattups mengenai perubahan jadwal pemasangan gilder di jembatan Randu Merak, Paiton, melalui selebaran gambar himbaun dari satlantas polres probolinggo.

Sementara itu,Tommy Ardiansyah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Probolinggo-Situbondo, mengatakan bahwasannya hal pengunduran itu sudah di koordinasikan dengan satlantas polres probolinggo.

"Karena alat crane yang akan digunakan untuk memasang balok girder mengalami kerusakan, sehingga terpaksa diundur,kami tidak berani mengambil resiko dan apabila di paksakan sesuai jadwal lama (13 s/d 14 Desember 2018)itu tetap dipasang sesuai jadwal,selain membahayakan, hasil yang didapat juga tidak akan maksimal" Jelasnya.

Seperti yang di informasikan, pada tanggal 12-13 Desember, kontraktor proyek berencana memasang balok girder penyanggah jembatan. Pemasangan girder membuat jalur pantura arah Probolinggo – Situbondo ditutup sementara, sebagai gantinya kendaraan roda dua dan empat dialihkan ke jalur alternatif.(*)