Monday, June 4, 2018

 Buka Bersama Hj Sinta Nuriyah, Baznas Salurkan 400 Paket Sembako

Buka Bersama Hj Sinta Nuriyah, Baznas Salurkan 400 Paket Sembako


kraksaan online


Posted: 04 Jun 2018 04:03 PM PDT
PAITON,KRAKSAANONLINE.COM – Dialog kebangsaan dan buka bersama istri mendiang mantan Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paiton, Minggu (3/6/2018) sore membawa berkah tersendiri bagi masyarakat yang berada di Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton.

Pasalnya dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menyalurkan sedikitnya 400 paket sembako kepada kaum dhuafa yang ada di Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton. Total anggaran yang digelontorkan untuk penyediaan 400 paket sembako ini mencapai Rp 30 juta.



Penyerahan ratusan paket sembako tersebut secara sombolis dilakukan oleh Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid didampingi Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH., M.Hum dan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ny. Tri Juningsih Tjahjo Widodo. Serta Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil.

Tiap paket sembako ini berisi beras 3 Kg, mie instans 5 bungkus, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 Kg dan teh celup 1 kotak. Pengadaan paket sembako ini berasal dari dana zakat yang dihimpun mulai bulan Januari 2018 dan dana pengumpulan insidental.

"Penyaluran paket sembako ini bertujuan untuk menyerahkan hak kepada para kaum dhuafa. Dengan kata lain, penyerahan hak kaum dhuafa ini bisa juga untuk berbagi kebahagiaan. Karena dengan menerima haknya maka dia akan merasa bahagia," kata Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil.



Menurut Muzammil, momentum bulan suci Ramadhan ini mendatangkan orang untuk berkumpul itu sangatlah sulit tanpa ada iming-iming sesuatu. Atas dasar itulah, maka dalam kegiatan buka bersama Hj. Sinta Nuriyah ini dimasukkanlah program dari Baznas Kabupaten Probolinggo.

"Kami berharap manakala ada program lagi, mustahiqnya benar-benar mustahiq kategori fakir dan miskin. Jadi hindari adanya pendistribusian sembako kepada mustahiq yang samar-samar. Tetapi untuk penyerahan di TPI Paiton ini sudah tepat sasaran. Sementara yang muda-muda datang karena mewakili orang tuanya yang sudah renta dan tidak mampu untuk berjalan," pungkasnya. (Zidni Ilham)


Posted: 04 Jun 2018 02:16 AM PDT






Posted: 04 Jun 2018 02:11 AM PDT






Posted: 04 Jun 2018 01:26 AM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM - Sudri (26) warga Desa Jorongan Kabupaten Probolinggo harus mendekam dibalik juriji selama 5 tahun guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, pasalnya pria ini ketangkap ketika hendak menjual satwa yang di lindungi berupa burung nuri kepala hitam (Lorius lory) di medsos facebook.



Sudri berhasil di tangkap dirumahnya beserta barang bukti dua ekor burung nuri kepala hitam beserta kadang oleh petugas Satreskrim Polres Probolinggo, yang menyamar sebagai calon pembeli.Sabtu (02/06/2018).

Sementara itu , Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengungkapkan, terciumnya kasus penjualan satwa dilindungi ini, berawal dari informasi yang menyebar di akun FB milik tersangka. Sehingga petugas langsung melakukan penyelidikan dan mendatangai rumah pelaku dengan menyamar sebgai pembeli.



"Kami malakukan penangkapan dan membawa barang bukti berupa dua ekor burung nuri kepala hitam (Lorius lory) beserta kandangnya, satu unit HP berisi Akun FB atas nama 'Anjar Madura'yang digunakan tersangka untuk menjual satwa langkah ini," jelasnya, Senin (4/6/2018).

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat Pasal 40 ayat 2 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf a UU No. 05 tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan dikenakan hukuman 5 tahun penjara.(*)



Posted: 04 Jun 2018 04:09 PM PDT
Oleh : Tim Liputan Polresta Probolinggo

JURNAL WARGA PROBOLINGGO - Untuk mendorong para generasi muda untuk menjadi generasi yang berkualitas, Jajaran Polresta Probolinggo berupaya untuk aktif memberikan dorongan, motivasi dan bimbingan kepada para pelajar di wilayah Kota Probolinggo. Hal ini lah yang dilakukan oleh Sat. Binmas Polresta Probolinggo pada Senin pagi, (04/06/18 ). Bertempat di SMK Negeri 1 Kota Probolinggo, Sat. Binmas Polresta menghadiri kegiatan Pondok Ramadhan yang diadakan di sekolah tersebut.



Dalam kesempatan tersebut Aiptu Gatot Anggota Sat. Binmas Polresta menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Para siswa harus bisa memanfaatkan bulan Ramadhan yang datang ini dengan sebaik – baiknya dengan cara berlomba – lomba untuk beribadah guna mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Aiptu Gatot juga menyampaikan, bahwa pada bulan Ramadhan, siswa juga harus menghindari segala kegiatan yang negatif yang dapat merusak hikmah di bulan Ramadhan ini. Kenakalan remaja, Hoax, Hate Speech, adalah segelintir contoh kegiatan yang bisa menjerumuskan siswa ke dalam hal yang negatif yang dapat merusak masa depan mereka.



"Di bulan yang penuh berkah ini, mari sama – sama kita berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jangan melakukan hal – hal yang aneh – aneh yang malah dapat merugikan adek – adek sendiri", Ucap Aiptu Gatot.

Kepala Sekolah SMKN 1 Probolinggo Didik Purwandi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sat. Binmas Polresta atas kedatangannya dan bersedia memberikan materi kepada siswa – siswi SMKN 1. Didik juga mengungkapkan, kegiatan ini juga merupaka salah satu cara sekolah untuk menangkal agar para pelajar tidak terpengaruh dengan paham radikalisme yang dapat mengarahkan mereka kepada tindak pidana terorisme.

"Terima kasih atas kedatangan bapak, Semoga materi yang bapak sampaikan kepada siswa – siswi kami bisa memberikan mereka pencerahan agar kedepan, mereka bisa tumbuh menjadi generasi muda penerus bangsa yang berkualitas", Ucap Kepsek.(Choirul)


Posted: 04 Jun 2018 03:18 AM PDT
Oleh : Doni NurDiansyah
           ( Univeristas Negeri Malang )

JURNAL WARGA PROBOLINGGO - Di Balai Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (03/06/2018) pagi terlihat mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang (UM) sedang mengarahkan ibu-ibu PKK yang mulai berdatangan untuk mengikuti Sosialisasi Bank Sampah.

Sosialisasi Bank Sampah yang dihadiri oleh 60 anggota PKK Desa Sentong diadakan dengan tujuan untuk menyadarkan warga tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah menjadi barang yang ekonomis.



Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB tersebut disampaikan oleh H. Abdul Manaf, M.Pd selaku Direktur Utama Bank Sampah Desa Krejengan. Materi yang disampaikan tentang pengenalan dan pengetahuan dasar mengenai Bank Sampah, antara lain pengertian bank sampah serta manfaatnya, alur pengelolaan bank sampah, dan sistem pembagian hasil dalam sistem bank sampah. Hal yang menarik dalam sosialisasi ini adalah penggunaan bahasa Madura interaktif, selain itu ada sesi menyanyikan mars Bank Sampah Desa Krejengan bersama dengan ibu-ibu PKK.

"Ibu-ibu, Bank Sampah ini bukan hanya sekadar tentang uang yang menjadi tujuan akhirnya, tetapi bagaimana kita bisa menjaga lingkungan desa agar tetap bersih dan segar. Maka, hal ini tidak bisa terwujud tanpa adanya kerja sama dan kesadaran ibu-ibu disini. Makanya bu, ayo bangun! Bangun!" ujar Pak Manaf.

Pak Manaf menyampaikan bahwa setelah melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya (organik dan anorganik) yang kemudian akan dipisahkan lagi berdasarkan jenis bahan, dilakukan penyetoran sampah ke Bank Sampah, kemudian ditimbang. Petugas akan mencatat jenis dan bobot sampah setelah penimbangan. Hasil pengukuran tersebut lalu dikonversikan ke dalam nilai rupiah dan ditulis di buku tabungan yang nantinya dipergunakan sebagai kas RT.



Tabungan bank sampah juga dapat dimodifikasi menjadi beberapa jenis : tabungan hari raya, tabungan pendidikan, hingga tabungan umroh.
Harapan dengan adanya sosialisasi ini, warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan dapat bersama-sama membangun Bank Sampah dan berkomitmen untuk menjalankan Bank Sampah secara berkelanjutan. Selain itu, bukan hanya Desa Sentong dan Kecamatan Krejengan saja, namun seluruh desa di Probolinggo diharapkan dapat menerapkan Bank Sampah.

Di akhir acara, Ibu Kepala Desa Sentong Hj. Ana Hotimah S.Ag selaku Ketua PKK Desa Sentong menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN UM yang telah mengadakan sosialisasi Bank Sampah sebagai satu solusi permasalahan sampah di Desa Sentong juga mengajak ibu-ibu PKK untuk membangun Bank Sampah dengan kesadaran dan komitmen.(*)


Posted: 03 Jun 2018 08:15 PM PDT
PAITON,KRAKSAANONLINE.COM – Bulan suci Ramadhan sebagai momentum peningkatan iman dan taqwa, juga untuk mengembangkan rasa kebenaran, kejujuran dalam kehidupan berbangsa, serta memperkuat kearifan dan kebijaksanaan kita dalam menyikapi segala permasalahan bangsa Indonesia dewasa ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Ibu Negara Republik Indonesia (RI) ke – 4, Dra. Hj. Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid, SH. M.Hum dalam dialog kebangsaan pada acara buka puasa bersama masyarakat Kabupaten Probolinggo di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paiton, Minggu (03/06/2018) petang.

"Jika kita semua bisa menumbuhkembangkan semua itu maka InsyaAllah kita pasti bisa menanggulangi semua permasalahan khususnya krisis kebangsaan yang saat ini tengah menghantui negara Indonesia," tegas istri mendiang Gus Dur ini.



Di tengah merebaknya permasalahan yang sedang dialami negara Indonesia dewasa ini, Ny. Hj. Sinta mengutarakan keresahannya melaui dialog khas penuh keakraban. Dalam kegiatan itu tidak hanya umat islam saja yang hadir, namun juga dihadiri oleh perwakilan umat Kristen, Katholik, Hindu, Budha, Konghuchu, serta perwakilan etnis dan suku selain Jawa Madura yang merupakan mayoritas penduduk Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan itu ia mengajak semua yang hadir untuk introspeksi diri. Saat ini menurutnya, masyarakat Indonesia banyak yang telah kehilangan hati nurani, jati diri, dan perasaan, serta lunturnya nilai kemanusian dan kebangsaan. "Saat ini banyak fitnah ditebar, suara kebencian dan berita bohong dimana – mana, belum lagi bom bunuh diri dimana mana. Apa sebenarnya yang tengah terjadi pada bangsa kita, apa penyebabnya?" katanya dalam salah satu dialognya.

"Ikatan tali persaudaraan yang dulu diciptakan para leluhur kita termasuk Gus Dur, kini kian longgar ikatannya, benang – benang sulamannya telah tercerai – berai, dan terputus berserakan, akibatnya keutuhan, kerukunan dan persatuan bangsa Indonesia terancam dan menjadi porak poranda," imbuhnya.

Lebih lanjut dalam dialog kebangsaan itu, Ny. Hj. Sinta mengingatkan perlunya untuk senantiasa merawat keutuhan pilar kebangsaan melalui kegiatan bernuansa kebhinekaan Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali ikatan tali kasih, semangat toleransi, tolong menolong dan persaudaraan antar sesama bangsa Indonesia.

"Ini yang seharusnya selalu kita lakukan agar bangsa Indonesia tetap terjaga persatuan dan kesatuannya, sebagaimana negara Indonesia diikat oleh UUD 1945 dan dasar negara Pancasila. NKRI harga mati, Pancasila dasar negara!," tandasnya diikuti seluruh yang hadir saat itu.

Sementara Penjabat (Pj.) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo SH, M.Hum mengungkapkan apresiasi terhadap kehadiran dan kegiatan yang telah rutin dilakukan oleh Ny. Hj. Sinta Nuriyah sejak mendiang Gus Dur aktif menjabat sebagai Presiden RI sampai saat ini.

"Atas doa dan kecintaan Ibu terhadap masyarakat Kabupaten Probolinggo selama ini kami ucapkan banyak terimakasih, semoga kita semua semoga selalu mendapatkan barokah dan rahmat dari Allah Swt," ungkap Tjahjo Widodo.



Dalam sambutanya ia juga mengungkapkan rasa bangga atas sosok KH. Abdurrahman Wahid sebagai guru bangsa Indonesia yang selama hidupnya senantiasa memberikan bimbingan dan arahan kepada seluruh rakyat Indonesia.

"Sejauh pengamatan kami di Kabupaten Probolinggo, begitu banyak prestasi yang telah dicapai, masyarakatnya luar biasa dalam meningkatkan ibadahnya, luar biasa persatuan dan kesatuannya, luar biasa dalam membina putra dan putrinya. Semoga mereka ada yang bisa mencontoh guru bangsa kita ini," tutupnya sembari memimpin pembacaan surat Alfatehah untuk mendiang Gus Dur.

Kegiatan bernuansa kebhinekaan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, KH. Munir Cholili, Ketua Yayasan Puan Amal Hayati sekaligus pengasuh Ponpes Syekh Abdul Qadir Jaelani (SAQA) Hj. Badiatus Sholehah, dan Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo. KH Shihabudin Sholeh. (Hendra)


Posted: 04 Jun 2018 08:42 AM PDT
Oleh : Tim Liputan Polres Probolinggo

JURNAL WARGA PROBOLINGGO - Bertempat di Jalan Raya Bromo tepatnya Desa lambangkuning, Kecamatan lumbangh, kabupaten  Probolinggo dilaksanakan pembagian takjil Kelampok Anshor dan banser kecamatan Lumbang bergabung bersama Polsek Lumbang,  . Minggu (03/06/2018).

Jumlah paket takjil yang dibagikan sebanyak 1000 paket berupa snack dan diberikan kepada pengguna jalan yang melewati Jalan raya Bromo yang sedang melaksanakan ibadah puasa dan berada di jalan



Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pam dan atur lalu lintas dari personil Polsek Lumbang Polres Probolinggo, situasi aman dan kondusif.

"Inilah bentuk pelayanan kepada masyarakat sebagai pengayom dan suatu kebahagiaan tersendiri karena bisa saling membantu demi kelancaran sebuah acara mulia di hari Ramadhan seperti ini" ungkap personil Polsek Lumbang Polres Probolinggo yang kali ini diwakili BRIPKA DADANG AGUNG WIJAYA.

Kapolsek Lumbang AKP HARMANI, S.H mengatakan kegiatan bagi takjil merupakan kegiatan yang positif karena kadang saat dijalan orang masih belum sempat untuk beli makanan maupun snack waktu maghrib tiba. Jadi sangat bermanfaat kegiatan yang dilakukan oleh Personil Anshor dan Banser kecamatan Lumbang bersama Polsek Lumbang ini sebagai pembatal puasa mereka saat Adzan Maghrib mereka masih dalam perjalanan.



"Selain turut membagikan takjil, anggota yang berjaga juga melakukan pengamanan pengaturan arus lalu lintas ini dilaksanakan untuk mengantisipasi adanya kemacetan dan Laka lantas mengingat giat dilaksanakan di jalan Raya yang padat kendaraan," ujar AKP HARMANI, S.H Kapolsek Lumbang. ( WPH )

Sunday, June 3, 2018

 Ratusan Komunitas Anak Embungan Kecamatan Besuk Buka Bersama

Ratusan Komunitas Anak Embungan Kecamatan Besuk Buka Bersama


kraksaan online


Posted: 03 Jun 2018 03:38 PM PDT

BESUK,KRAKSAANONLINE.COM – Sebagai bentuk berbagi empati dalam satu rasa, Camat Besuk Teguh Prihantoro mengadakan buka bersama Komunitas Anak Embungan (AE) di Desa Alas Tengah Kecamatan Besuk, Minggu (3/6/2018) sore.



Buka bersama ini diikuti oleh 50 orang anggota AE dari total 120 anggota Komunitas AE. Kegiatan ini juga diisi dengan siraman rohani oleh Pembina AE Habib Ahmad bin Abdurrahman Baaly.

Perhatian dan support pembinaan terhadap anak-anak muda saat ini menjadi agenda dan perhatian penting dalam rangka merawat generasi muda aset SDM masa depan bangsa, menyelamatkan mereka dari berbagai ancaman degradasi moral, rendahnya ilmu wawasan dan tumbuhnya bibit-bibit perpecahan, permusuhan dan bahkan munculnya faham-faham yang dapat menyeretnya pada penyimpangan perilaku, sikap dan pada akhirnya berhadapan dengan hukum.

Dalam kesempatan tersebut Habib Ahmad bin Aburrahman Baaly berpesan agar AE terus istiqomah dalam ibadah, majelis sholawatan dan memperbaiki serta siap bertutur kata yang baik, apalagi kepada orang tua dan guru.

Sementara Camat Besuk Teguh Prihantoro menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semangat yang ditunjukkan oleh anggota Komunitas AE yang tetap kompak dalam kegiatan ibadah untuk mengisi di bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah.

"Harapannya, ayo kita niatkan dan semangat di bulan suci Ramadhan ini untuk merubah image tentang remaja anak muda yang saat ini lebih dikesankan negatif, anarkis dan lain sebagainya melalui kegiatan yang positif. Perbaiki akhlak budi pekerti, tingkatkan ibadah, berbakti pada orang tua dan sehatkan pergaulan," harapnya.



Secara terpisah Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo yang juga aktif memberi pembinaan, dialog dan silaturrahim sekaligus berdiskusi via medsos (media sosial) berharap untuk terus aktif menghadiri kegiatan dan menyehatkan organisasi sebagai wadah silaturrahim, tukar pendapat dan saling tukar informasi, termasuk akses lapangan usaha ekonomi dan pekerjaan.

"Kami selalu tetap dekat dan bersama mereka. Sebagai pengurus dan anggota MUI Kecamatan Besuk, kami merasa terpanggil dan empati memberi support semangat dan pembinaan khususnya membangun team work dan menyehatkan organisasi remaja dan pemuda sesuai norma, ketentuan dan regulasi yang sah," katanya. (Zidni Ilham)


Posted: 03 Jun 2018 12:17 AM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM  - Syaifullah Tamliha yang merupakan anggota DPR RI, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kantor PC NU Kabupaten Probolinggo, Minggu (3/05).



Acara ini dihadiri oleh para tokoh Muslimat NU serta Pengurus Pusat HIDMAT dan, Pengurus Wilayah serta pengurus tingkat daerah yang meliputi Kota/Kabupaten Pasuruan-Probolinggo dan Lumajang serta Kraksaan dan Bangil.

Syaifullah Tamliha mengatakan, adapun Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia, Pancasila merupakan dasar negera yang tak bisa di rubah, dan sebagai pandangan hidup bangsa, kemudian NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengertian tentang hukum dan semua yang terkait dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan, demi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara," ucapnya.



Menurut politisi yang berangkat lewat Dapil I Kalimantan Selatan ini mengatakan, salah satu persoalan yang saat ini menjadi pergumulan bangsa adalah persoalan moral masyarakat. Berbagai kejahatan makin marak terjadi di mana-mana, hal ini disebabkan oleh merosotnya moral warga bangsa. Belum lagi persoalan ancaman dari bangsa-bangsa lain terhadap kedaulatan NKRI.

"Empat Pilar Kebangsaan merupakan jawaban guna mengatasi persoalan-persoalan yang timbul dewasa ini. Rasa nasionalisme sebagai warga negara harus dipupuk dan dikembangkan,"pungkasnya.(*)


Posted: 02 Jun 2018 08:11 PM PDT




Dibutuhkan Guru Mapel Biologi
Di MA Ummul Quro Probolinggo Persyaratan :

1. Muslim/muslimah
2. Alumni S1 Pendidikan BIOLOGI
3. Siap minimal 2 hari di sekolah
4. Pengalaman menjadi Tentor SBMPTN
5. Usia Maximal 35 Tahun
6. Siap mengikuti TEST
7. Disiplin dan Berjiwa Pendidik

Info lebih lanjut Hub 082233859371
Lamaran dapat dikirim ke :
MA Ummul Quro
Jl Raya Bantaran No 39 Desa Kropak
Kec Bantaran Probolinggo 67261
Posted: 02 Jun 2018 07:30 PM PDT
Oleh :Tim Liputan Kodim 0820 Probolinggo

JURNAL WARGA PROBOLINGGO - Pemilik toko bernama Ibu Pujiati merasa beruntung dengan adanya kegiatan Pra TMMD di desanya, Desa Wedusan Kecamatan Tiris. Pasalnya, kedatangan anggota TNI dari Kodim 0820/Probolinggo yang melaksanakan kegiatan pra TMMD di desanya membawa berkah dengan berbelanja di tokonya.



Dalam kesehariannya, masyarakat yang berbelanja bisa dikatakan tidak seramai masyarakat di desa lain. Maklum, tingkat pendapatan masyarakat di desa tersebut masih rendah. Malah, untuk memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari mereka memanfaatkan hasil kebunnya.

Barang dagangan yang dijual di tokonya adalah kebutuhan pokok serta makanan dan minuman ringan. "Tidak ada penghasilan lainnya kecuali mengandalkan toko ini untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Bu Pujiati.



Dia adalah warga asli setempat yang tokonya terlintasi pembangunan jalan program pra TMMD sehingga dapat menambah penghasilannya. Tidak hanya Bu Pujiati, hal senada terucap dari warga sekitar yang berbelanja di tokonya. Kebahagian itu bertambah sebab jalan yang biasa dilaluinya untuk berbelanja barang dagangannya ke kota, bila sudah rampung akan mulus dan nyaman dilewati. (*)


Posted: 03 Jun 2018 12:27 AM PDT
Oleh : Redaksi UNUJA

JURNAL WARGA PROBOLINGGO, Semarak Ramadhan yang diadakan Pondok Mahasiswi (Pomasi) UNUJA, selama sepekan sejak Sabtu (24/05) berlangsung meriah. Kegiatan yang telah diagendakan setiap tahun itu diikuti lebih dari 500 mahsiswi dari tiga Fakultas di lingkungan UNUJA.



Kajian ilmiah yang dijadwalkan mengenai topik-topik yang relevan dengan keadaan pemudi masa kini. Misalnya mengenai religi, kesehatan, relationship, kekeluargaan, motivasi, emotional bonding, hypnotherapy, leadership dan lain-lain.

"Kajian diberikan sebagai wahana character building. Kita ingin menjawab keraguan bahwa Perguruan Tinggi di pesantren tidak progresif dalam meningkatkan keilmuan. Justru kolaborasi pesantren dan kampus mampu membentuk generasi ulil albab, generasi yang balance antara dzikir, pikir dan amal sholeh", terang Ketua Pomasi, Hj. Khodijatul Qodriyah, M.Pub.



Kegiatan ini telah berjalan pada tahun kedua, bila tahun sebelumnya Kajian Ramadhan berlangsung selama tiga pekan, tahun ini menyesuaikan dengan jadwal akademik kampus UNUJA.

"Tahun lalu, kita berkumpul dan bersatu masih dalam lingkup tiga Perguruan Tinggi (Stikes, STT dan IAI) Nurul Jadid. Maka, tahun ini semakin terasa kebersamaan dan solidaritas mahasantri dalam semangat keilmuan", imbuh Ketua Pomasi yang juga dosen Public Speaking Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UNUJA ini. (Honai-HumPro)



source

Saturday, June 2, 2018

 Pemkab Raih Piagam Penghargaan Paramesti

Pemkab Raih Piagam Penghargaan Paramesti


kraksaan online


Posted: 01 Jun 2018 08:53 PM PDT
JAKARTA,KRAKSAANONLINE.COM – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menerbitkan Perbup (Peraturan Bupati) Probolinggo Nomor 26 tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berbuah prestasi.

Pemkab Probolinggo menerima Piagam Penghargaan Paramesti tahun 2018 sebagai bentuk apresiasi dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.





Piagam Penghargaan Paramesti ini diberikan langsung oleh Dirjen Pencegahan Pengendalian Penyakit Anung Sugihantono kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mewakili Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH. M.Hum, Kamis (31/5/2018). Penyerahan piagam penghargaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Internasional.

Dalam Piagam Penghargaan Paramesti tersebut disebutkan bahwa Kabupaten Probolinggo menerima penghargaan ini karena telah menetapkan Perbup Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Diharapkan dapat segera menetapkan Peraturan Daerah (Perda) serta implementasinya.






Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengaku sangat bersyukur atas diraihnya penghargaan Paramesti tersebut. Harapannya penghargaan ini bisa terus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi cakupannya terhadap keberadaan KTR.

"Kawasan Tanpa Rokok atau KTR adalah kawasan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan produksi, penjualan, iklan promosi dan atau penggunaan rokok. Artinya, kawasan tersebut harus benar-benar terbebas dari rokok. Karena dengan KTR, maka perokok maupun orang lain tidak boleh terpapar oleh asap rokok. Sehingga bagi yang ingin merokok asapnya harus langsung ke udara," ungkapnya.

Menurut Shodiq, dalam Perbup Nomor 26 tahun 2016 Tentang KTR disebutkan bahwa ada beberapa tatanan KTR yang harus terbebas dari asap rokok. Yakni, tempat pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar (sekolah), tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat umum dan perkantoran Pemerintah Daerah.

"Penetapan KTR ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dari bahaya asap rokok bagi perokok aktif maupun pasif, memberikan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat serta bebas dari asap rokok, melindungan kesehatan masyarakat dari dampak buruk merokok, mencegah perokok pemula serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Hingga saat ini jelas Shodiq, sudah ada 40 sekolah yang menjalankan program KTR dari target 445 sekolah SMP dan SMA negeri/swasta di Kabupaten Probolinggo. KTR tertinggi saat ini berada di wilayah Puskesmas Leces. Dari target 13 lembaga sudah terealisasi sebanyak 10 lembaga.

"Saat ini kami melakukan sosialisasi kepada kepala puskesmas dan guru-guru, tahun 2018 bisa lebih dikembangkan lagi. Karena dalam aturannya 30% dari total sekolah sudah harus menerapkan KTR," pungkasnya. (Zidni Ilham)

Posted: 01 Jun 2018 07:48 PM PDT






Informasi pendaftaran lebih lanjut dan registrasi online, kunjungi official site di career.inka.co.id/berpengalaman

Registrasi dibuka mulai tanggal 31 Mei - 9 Juni 2018

Ketentuan lengkap rekrutmen dapat diunduh pada link di bawah ini




Unduh Ketentuan Rekrutmen.pdf


This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Friday, June 1, 2018

 Selama Ramadhan, Satpol PP Gelar Patroli Gabungan

Selama Ramadhan, Satpol PP Gelar Patroli Gabungan


kraksaan online


Posted: 01 Jun 2018 09:13 AM PDT
KRAKSAANONLINE.COM - Selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo melakukan patroli gabungan. Patroli gabungan ini terdiri dari 8 personil Satpol PP, 2 personil TNI, 2 personil Denpom, 2 personil Polri dan 2 personil Banser.

Sasaran patroli gabungan adalah melakukan patroli mulai dari tanggal 26 Mei hingga 14 Juni 2018. Personil ini dibagi dalam 2 (dua) regu yang berpatroli secara bertahap di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Dimana setiap regu beranggotakan sebanyak 8 orang personil.





Patroli gabungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Probolinggo Nomor : 451/146/426.33/2018 Tanggal 16 Mei 2018 Perihal menjaga situasi dan kondisi wilayah Kabupaten Probolinggo yang kondusif menghadapi bulan suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi melalui Koordinator Team Reaksi Cepat (TRC) Budi Utomo mengungkapkan sasaran dari patroli gabungan ini adalah melakukan survey larang untuk melarang masyarakat untuk memproduksi, menyimpan dan mengedarkan petasan. Serta sweeping ke tempat-tempat prostitusi, karaoke dan hiburan malam dan tempat mangkalnya anak-anak muda.

"Kebetulan pada patroli gabungan pertama akhir pekan lalu, saat melintas di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kraksaan, kami menemukan 14 anak muda sedang pesta miras (minuman keras). Ketika kami dekati ternyata mereka juga membawa senjata tajam (sajam)," ungkapnya.





Menurut Budi, setelah temuan itu akhirnya 14 anak muda ini diinterogasi di lokasi. Setelah didata dan diberikan pembinaan, mereka kemudian dibawa ke Mapolres Probolinggo untuk bisa diproses lebih lanjut, terutama anak muda yang membawa sajam.

"Intinya kami hanya melakukan pendataan dan memberikan pembinaan. Tetapi jika ranahnya sudah kearah kriminal, tentunya akan kami serahkan kepada pihak yang berwenang agar bisa diproses lebih lanjut, " jelasnya.

Budi menegaskan patroli gabungan ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, damai dan tentram bagi masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

"Melalui patroli gabungan ini kami berharap kriminalitas di Kabupaten Probolinggo bisa berkurang. Selain itu, kenakalan remaja juga bisa diminimalisir dengan baik. Disamping juga penyakit masyarakat, lambat laun bisa terus berkurang," harapnya.

Demi mewujudkan hal tersebut terang Budi, pihaknya juga sudah melakukan pembinaan kepada para mucikari maupun PSK agar jangan sampai melakukan praktek prostitusi di bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah. Bahkan dalam kesempatan tersebut, para mucikari dan PSK sudah menandatangani surat pernyataan kesanggupan.

"Jika sampai melanggar surat pernyataan kesanggupan tersebut, maka kami tidak akan segan-segan untuk mengambil tindakan tegas. Sudah kami sampaikan jika sampai ada PSK yang terjaring razia, maka mereka akan langsung kita kirim ke Kediri. Sementara bagi mucikari akan langsung diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, " pungkasnya. (Zidni Ilham)


Posted: 01 Jun 2018 06:56 AM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM - Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi (rakor) sinkronisasi rintisan program desa vokasi, SKB Kraksan melakukan mapping lokasi desa vokasi di Desa Randujalak Kecamatan Besuk, Kamis (31/5/2018).





Sebanyak 100 kaum perempuan warga Desa Randujalak akan mengikuti program PKH-P (Pendidikan Kecakapan Hidup-Khusus Perempuan). Mereka dipetakan dalam 5 (lima) kelompok tersebar di 4 (empat) dusun meliputi Dusun Giran, Krajan, Gardu dan Kosambi. Program PKH-P yang diusulkan melalui SKB Kraksaan dan telah disetujui oleh Direktorat PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI.

Dalam mapping lokasi tersebut, Kepala SKB Kraksaan Herry Eko Purnomo bersama Tim Pamong Belajar mengadakan kunjungan lapang ke Desa Randujalak didampingi Di dampingi Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo. Turut hadir memberi arahan dan support semangat Camat Besuk Teguh Prihantoro.





Kepala SKB Kraksaan Herry Eko Purnomo menyampaikan 4 (empat) point penting yang akan digarap selama 4 (empat) bulan ke depan. Pertama aneka essa sadru dan sagon. Kedua, branding kemasan yang bagus. Ketiga, sistem market online. Keempat, berproduksi sepanjang tahun, tidak musiman.

Sementara Camat Besuk Teguh Prihantoro berharap program PKH-P ini menjadi stimulasi bagi Desa Randujalak untuk lebih maju, mandiri, kreatif dan inovatif, terutama pasca kegiatan nantinya bisa terwujud sentra usaha ekonomi produktif yang melahirkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). "Bahkan semangatnya harus menjadi desa obyek wisata kuliner sebagai icon Kecamatan Besuk," katanya.

Bagi Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo, tentu hal ini bisa menjadi obyek pembinaan, sebagai penjamin mutu dan evaluasi dampak agar pelaksanaan berjalan baik, lancar dan sukses.

"Target program ini diharapkan home industri sadru dan sagon di Desa Randujalak semakin meningkat pesat serta menjadi icon obyek wisata kuliner yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, " ujarnya. (Zidni Ilham)


Posted: 31 May 2018 06:54 PM PDT
PROBOLINGGO,KRAKAAANONLINE.COM - Masjid Al-Qubro, di Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mendadak geger. Pasalnya, terdapat sebuah kardus aneh dan ditengarai berisi bom oleh warga, Kamis (31/5/2018).

Menanggapi laporan dari masyarakat, Polresta Probolinggo, mendatangkan tim penjinak bom (jibom) Brimob Cabang Malang, untuk mengamankan kardus yang menggegerkan warga, yang berisi alumunium, yang diduga bagian dari bahan peledak.

Penemuan kardus itu pertama kali ditemukan oleh ,Jono (takmir masjid) saat itu membersihkan masjid, dan menemukan sebuah bungkusan misterius, Lantas melaporkan ke pihak Satpam pabrik yang lokasinya di samping masjid, kardus itu dicek menggunakan metal detector dan berbunyi.

"Tidak tahu siapa pemilik atau yang menaruh kerdus itu. Karena di masjid itu tidak ada cctv, tahunya bungkusan itu ada di teras masjid," tutur Jono.

Tim Jibom yang datang ke lokasi, langsung melakukan pengecekan dan sterilisasi di sekitar masjid. Yang selanjutnya, kardus yang diduga berisi bom itu diamankan.

"Begitu kami mendapat laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan tim penjinak bom Brimob Malang. Saat dilakukan pengecekan memang di dalamnya ada unsure alumunium, benda itu masih diamankan," kata Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal.(*)
Posted: 31 May 2018 10:57 PM PDT
PROBOLINGGO,KRAKAAANONLINE.COM - Rabu malam (30/05/18)Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (Densus 88/ AT) beserta Jajaran Polresta Probolinggo kembali menangkap satu terduga teroris lainnya, setelah menangkap 4 terduga teroris pada malam sebelumnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kali ini yang ditangkap diketahui berinisial WDP (35), warga kelahiran Surabaya, yang tinggal di Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.



Tim Densus 88 dengan dibantu Polresta Probolinggo mendatangi konter dan rumah terduga teroris tersebut sekitar pukul 23.25 WIB. Sehari-harinya, WDP dikenal seorang wiraswasta yang membuka usaha konter HP. Letaknya hanya beberapa meter di sisi selatan simpang empat Pilang.

"Saya terus terang kaget mas, ternyata ia terduga teroris. Pantesan ia jarang sekali membaur dengan warga. Kalau sehari-harinya ia usaha konter ponsel, ya servis dan aksesorinya," ujar Singgih Wijanarko, salah satu tetangga.



Ruas jalan Brantas dari simpang empat Pilang diberi garis polisi dan steril dari kendaraan yang melintas. Sedangkan dari sisi selatan rumah plus konter terduga, dipasang garis polisi sampai sekitar 25 meteran. Proses penggeledahan di konter HP yang rolling dor-nya bercat biru itu berlangsung ketat.

"Ya kami bersama Densus 88 sedang melakukan penggeledahan di rumah WDP, salah satu terduga teroris," kata Kapolresta Probolinggo. AKBP. Alfian Nurrizal.

Kapolresta Probolinggo menghimbau agar warga Kota Probolinggo tetap tenang dan tidak panik atas kegiatan yang dilaksanakan oleh tim Densus dan Jajaran Polresta Probolinggo. Kapolresta juga mengatakan agar warga Kota Probolinggo juga mewaspadai isu hoax yang mungkin akan menyebar terkait dengan terorisme yang ada di Kota Probolinggo.(choirul)


Posted: 31 May 2018 10:45 PM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menunjuk 4 (empat) orang pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong karena pejabat sebelumnya pensiun. Yakni, Inspektorat, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip).

Surat Perintah (SP) pejabat Pelaksana Tugas (Plt) tersebut diserahkan oleh Penjabat Bupati (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH. M.Hum pada kegiatan tasyakuran yang diadakan di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (30/5/2018) sore.



Keempat pejabat tersebut diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono sebagai Plt Inspektur Kabupaten Probolinggo, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Mahbub Zunaidi sebagai Plt Kepala Disperindag, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan Achmad Arif sebagai Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Budi Purwanto sebagai Plt Kepala Dispersip.



Penunjukan ini dilakukan melalui sejumlah pertimbangan. Sehingga diharapkan para Plt Kepala OPD yang ditunjuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik mungkin. (Zidni Ilham)



Posted: 31 May 2018 10:35 PM PDT
PROBOLINGGO,KRAKSAANONLINE.COM - Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH. M.Hum didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ny. Tri Juningsih Tjahjo Widodo melepas 5 (lima) orang pejabat purna tugas di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (30/5/2018) sore.





Kelima pejabat tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sekaligus Plt Inspektur Tanto Walono, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Asyari, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Raharjo, Asisten Administrasi Umum Erlin Setiawati serta Direktur RSUD Tongas drg. Kamaliyah Tjipluk Pudji Lestari.

Pelepasan pejabat purna tugas ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Ny. Sudjilawati Soeparwiyono, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Kegiatan ini diawali dengan pemberian tali asih dari Paguyuban Camat yang diserahkan oleh Camat Paiton M. Yasin, Dewan Pimpinan (DP) Korpri yang diserahkan oleh Ketua DP Korpri Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono serta Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo.

Dalam sambutannya Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah purna tugas dengan harapan apa yang sudah dilakukan selama ini dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT dan memasuki purna tugas dengan khusnul khotimah.

"Kepala ASN yang sudah memasuki purna tugas saya meminta agar jangan pernah berhenti untuk terus mengabdi bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Terima kasih atas pengabdian yang diberikan selama ini dengan tulus dan ikhlas," ujarnya.

Tjahjo Widodo juga memberikan apresiasi atas pengabdian yang dilakukan selama ini bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Probolinggo, sehingga Kabupaten Probolinggo bisa mendapatkan banyak sekali penghargaan baik oleh pemerintah pusat, provinsi maupun lembaga lainnya.

Sementara Sekda Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono menyampaikan bahwa pejabat yang purna tugas ini selama ini sudah banyak berbuat bagi Kabupaten Probolinggo. Sehingga sudah sepantasnya jika ada pejabat yang purna tugas dilakukan pelepasan untuk menghormati jasa-jasa dan pengabdian yang sudah diberikan.

"Beliau ini sudah lulus dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah saya menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdiannya selama ini," katanya.

Sedangkan perwakilan pejabat purna tugas Asyari mengaku tidak pernah menyangka begitu besar perhatian Pemerintah Daerah terhadap pejabat yang sudah mau memasuki purna tugas. Dirinya merasa terhormat atas kegiatan pelepasan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan harapan kebaikannya dibalas oleh Allah SWT.

"Rata-rata kami mengabdi untuk nusa, bangsa, negara dan masyarakat Kabupaten Probolinggo diatas 30 tahun. Saat pertama kali masuk ke jajaran ASN, awalnya niatnya mengabdi dan bukan bekerja. Bahkan sampai saat ini kami komitmen terus mengabdi kepada masyarakat," ungkapnya.

Meskipun sudah bukan bagian dari ASN lagi, tetapi Asyari menegaskan akan tetap menyatu sebagai keluarga besar Pemerintah Daerah dan mendarmabaktikan dirinya untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

"Waktu awal masuk sebagai ASN tahun 1985, jumlah karyawannya itu sangat sedikit sekali. Tetapi sekarang karyawannya sudah sangat banyak. Oleh karena itu apabila selama berinteraksi ada salah dan khilaf, saya mewakili teman-teman mohon maaf yang sebesar-besarnya," tegasnya.

Sebagai pengurus DP Korpri Kabupaten Probolinggo, Asyari juga memohon pamit karena secara otomatis juga akan keluar dari kepengurusan. "Terima kasih atas dukungan dan kerja samanya selama ini. Mohon doa supaya kami tetap diberikan kesehatan dan selalu bugar, umurnya barokah dan khusnul khotimah," harapnya. (Zidni Ilham)